• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePraja

Karawang Raih Anugrah Parahita Ekapraya Utama dari Mentri PPPA

bydejurnalcom
Rabu, 13 Oktober 2021
Reading Time: 3 mins read
Karawang Raih Anugrah Parahita Ekapraya Utama dari Mentri PPPA
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Setelah sempat tertunda pada tahun 2020 lalu karena kondisi pandemi Covid 19, akhirnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, menuntaskan penilaian terkait Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Beberapa Kementrian/Lembaga, Pemerintah Propinsi, Kota dan Kabupaten di undang oleh Kementrian PPPA untuk menerima Piala dan piagam Anugerah Parahita Ekapraya tahun 2020. Anugerah Parahita Ekapraya adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat sebagai pengakuan atas komitmen, upaya dan prestasi lembaga serta pemerintah daerah provinsi/ kabupaten/kota atas pelaksanaan pembangunan yang menjamin kesetaraan dan keadilan gender mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan hasil yang dicapai bagi semua penduduk, laki-laki dan perempuan, melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG).

Penyerahan Anugerah Parahiya Ekapraya pada hari rabu 13 Oktober 2021 bertempat Kementerian Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak Republik Indonesia yang dilaskanakan secara daring di ikuti oleh Kementerian, lembaga Pemerintah Propinsi Kabupaten dan Kota penerima Anugerah Parahita Ekapraya. Dalam sambutannya Menteri Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Republik Indonesia Bintang Puspayoga mengatakan pembangunan yang dilaksanakan di Indonesia belum dirasakan setara oleh para perempuan penyebab adanya ketidaksetaraan itu antara lain karena kebijakan, program dan kegiatan pembangunan belum sepenuhnya memperhatikan adanya perbedaan kebutuhan, pengalaman, dan kondisi lainnya di masyarakat.

Baik itu yang bersifat kodrati maupun hasil kondisi sosial yang terjadi.Menurut Bintang, dalam konteks pembangunan, ketimpangan relasi kuasa yang terjadi antara perempuan dan laki-laki berdampak pada adanya kesenjangan di sejumlah bidang, diantaranya kesenjangan terhadap akses, partisipasi, kontrol, dan penerima manfaat pembangunan.

“Hal ini sangat mungkin terjadi karena masih ada para pemangku kepentingan serta pengambil keputusan baik dari unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, lembaga masyarakat dan dunia usaha yang masih menyamaratakan keberadaan masyarakat sebagai kelompok sasaran,” ujarnya

Lebih lanjut menurut Bintang, Kementerian PPPA pun melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi pengaursutamaan gender (PUG) di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk menghilangkan adanya kesenjangan antara perempuan dan laki-laki itu. Pemantauan dan evaluasi tersebut, kata dia, dilakukan dengan menggunakan indikator-indikator yang dapat mengukur pelaksanaan PUG dengan melihat aspek kelembagaan dan implementasi dari 7 prasyarat PUG.

Hal tersebut juga sekaligus sebagai bentuk apresiasi bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang dianggap berhasil mengimplementasikan PUG dalam program dan kegiatannya dengan memberikan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Pada penghargaan APE 2020 yang digelar 2021 tersebut, terdapat 13. kementerian/lembaga, 29 provinsi dan 266 kabupaten/kota yang penghargaan menerima Pada kesempatan ini, Kabupaten Karawang menjadi salah satu Kabupaten/Kota yang meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 kategori Utama, yang penyerahannya di saksikan langsung oleh Ibu Bupati Karawang yang di dampingi oleh Sekda, Asisten Pemerintahan, Kepala Bapeda, Kepala DP3A dan perwakilan Kepala Perangat Daerah lainnya. bertempat di Comand Centre Pemda Kabupaten Karawang. Anugerah tahun ini meningkat di bandingkan dengan raihan pada tahun 2018 kategori Madya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, usai mengikuti kegiatan mengaku bangga dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, Dunia Usaha, Organisasi Perempuan dan Lembaga Swadaya masyarakat yang telah mendukung pembangunan di Kabupaten Karawang dengan mengedapankan keseteraan dan keadilan

gender Sementara Kepala DP3A Kabupaten Karawang M. Ridwan Salam, S.Sos.MSi. saat mendampingi Bupati, mengatakan prestasi ini merupakan prestasi Pemerintah Kabupaten Karawang telah menunjukkan komitmen lewat 7 (tujuh) prasyarat PUG, yaitu komitmen lewat adanya peraturan daerah, kebijakan operasional atau teknis, terbentuknya kelompok kerja, focal point dan tim teknis, ketersediaan sumber daya manusia, dana serta sarana dan prasarana, adanya profil gender statistik gender, adanya panduan, modul dan bahan KIE, sertayang tidak kalah pentingnya dukungan masyarakat.

“Pada kesempatan kami ingin mengucapkan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Ibu Bupati Cellica Nurrachadiana, Bapak Wakil Bupati H. Aep Saepulloh, dan unsur Forkompimda yang telah memberikan bimbingan dan arahanya, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah yang telah mendukung penuh mulai dari pengisian instrumen dan penilaian lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala DP3A Kabupaten Karawang mengatakan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya yang akan dilakukan tahun ini merupakan evaluasi dan penilaian atas kinerja penerapan strategi pengarusutamaan gender yang dilaksanakan oleh Kementerian / Lembaga serta Pemerintah Propinsi Kabupaten/Kota dari Januari 2019 hingga 31 Desember 2020.

Sedangkan evaluasi lapangan untuk Kabupaten Karawang dilakukan verifikasi lapangan ini dilaksanakan dengan metode daring pada 5 April 2021 bertempat di lantai 3 gedung. Singaperbangsa Pemda Karawang, yang di ikuti langsung oleh Ibu Bupati Karawang.

Kepala Bapeda selaku Ketua Gugus Tugas, Anggota DPRD, Perangkat Daerah, Peguruan Tinggi dan perwakilan Dunia Usaha, dengan mengacu capaian 7 (tujuh) Komponen kunci Pengarusutamaan Gender yaitu :1). Komitmen, 2). Kebijakan, 3). Kelembagaan, 4). Sumber Daya Manusia dan Anggaran, 5). Alat Analisis Gender 6). Data Gender, 7). Partisipasi Masyarakat.***RF

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Bandung Wajibkan Berbahasa Sunda Tiap Hari Rabu

Next Post

Polres Ponorogo Kembali Salurkan Bantuan Tunai Kepada 434 PKL dan Warung

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Camat Pacet Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Tradisi dan Inspirasi Bangsa pada Peringatan HSN 2025

Senin, 27 Oktober 2025

Di Sukabumi Para Kades Mengeluh, Carut Marut Data Warga Miskin Masih Dipakai Acuan

Sabtu, 2 Mei 2020
Foto: Ist/ Sejumlah Mahasiswa UiTM mengikuti Kelas Bidang Farmasi Yang Diberikan Oleh Dosen Dari STIKes Muhammadiyah Ciamis

STIKes Muhammadiyah Ciamis Kirim Dosen Berikan Materi Kepada Mahasiswa UiTM Malaysia

Senin, 21 Oktober 2024

Kapolres Garut Pimpin Upacara Sertijab Rotasi Jabatan

Sabtu, 26 September 2020

Dansat Brimob Polda Jabar Turun Langsung Bantu Warga di Lokasi Jembatan Putus di Sukabumi

Minggu, 9 Maret 2025

Ketua GOW Ciamis Tekankan Peran Perempuan dalam Menguatkan Empat Pilar Kebangsaan

Jumat, 3 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste