CIAMIS, deJurnal – Ada suasana berbeda dalam agenda Tarawih Keliling (Tarling) Bupati Ciamis di Kecamatan Cisaga, Jumat (27/2/2026).
Tak sekadar safari Ramadan, Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya memilih berbuka puasa di rumah warga Desa Danasari sekaligus menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Di tengah padatnya agenda Ramadan, orang nomor satu di Kabupaten Ciamis itu duduk bersila di lantai rumah sederhana milik warga.
Hidangan berbuka tersaji apa adanya. Namun di situlah makna Ramadan terasa lebih dalam hadir, menyapa, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat.
Momentum tarling yang biasanya identik dengan sambutan dan tausiyah, sore itu berubah menjadi ruang haru. Usai berbuka, Bupati Herdiat meninjau langsung tiga rumah warga yang akan diperbaiki melalui program rutilahu.
Tiga penerima bantuan tersebut yakni Ajum (Dusun Tamiang Kuning), Dewi Ratnasari (Dusun Sukaharja), dan Suniati (Dusun Sukamanah).
Kondisi rumah mereka memprihatinkan dinding lapuk, atap bocor, serta lantai rusak menjadi potret keseharian yang selama ini dihadapi.
Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp20 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah agar lebih aman dan layak huni.
Herdiat menuturkan, kehadirannya bukan sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi memastikan program benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat penting untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni,” ujar Herdiat.
Ia menambahkan, program rutilahu akan terus dilaksanakan secara bertahap agar semakin banyak warga kurang mampu di Kabupaten Ciamis mendapatkan hunian layak.
“Ini bentuk kepedulian kepada warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga rumahnya bisa segera diperbaiki dan keluarga tinggal lebih aman dan nyaman,” tambahnya.
Program rutilahu kata dia, menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera.
“Bantuan diberikan sesuai mekanisme dan hasil verifikasi lapangan,”katanya.
Langkah tersebut juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan, dengan penguatan pembangunan berbasis kesejahteraan sosial, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati Herdiat menambahkan, agenda tarawih keliling bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Kami memprioritaskan kesejahteraan masyarakat, baik melalui bantuan langsung maupun program rutilahu sesuai mekanisme. Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban dan membawa keberkahan di bulan Ramadan,” imbuhnya.
Sementara itu, Dewi Ratnasari tak kuasa menahan haru saat rumahnya didatangi langsung Bupati.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucapnya.
Kegiatan tarling di Cisaga pun menjadi lebih dari sekadar agenda rutin Ramadan. Di Desa Danasari, Ramadan hadir dalam wujud nyata kepedulian, kolaborasi, dan harapan baru bagi warga yang selama ini menanti rumah yang lebih layak untuk ditinggali. (Nay Sunarti)





















