• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

PGRI Ciamis Launching Buku “Perempuan-Perempuan Tangguh”, Angkat Peran Guru Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

bydejurnalcom
Sabtu, 3 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
PGRI Ciamis Launching Buku “Perempuan-Perempuan Tangguh”, Angkat Peran Guru Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Komitmen PGRI Kabupaten Ciamis dalam mendorong pemberdayaan dan literasi perempuan diwujudkan melalui peluncuran buku Perempuan-Perempuan Tangguh.

Kegiatan launching buku antologi puisi dan cerpen tersebut digelar di Wisma PGRI Kabupaten Ciamis lantai 2, Sabtu (3/1/2026).

Buku yang diterbitkan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”.

BacaJuga :

45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026

Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi

Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis

Karya tersebut merupakan hasil kreativitas 64 penulis perempuan dari lingkungan PGRI Kabupaten Ciamis, yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas, hingga perwakilan Dinas Pendidikan.

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Ciamis, Euis Cucu Sukmanah, menjelaskan bahwa buku ini merupakan antologi bersama yang memuat puisi dan cerpen dengan sudut pandang beragam tentang peran perempuan, khususnya guru perempuan dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah hari ini launching buku Perempuan-Perempuan Tangguh telah terlaksana. Buku ini merupakan kumpulan karya 64 penulis perempuan PGRI se-Kabupaten Ciamis. Karyanya bebas, ada puisi, cerpen, bahkan ada yang mengirim lebih dari satu karya, sesuai dengan tema peran guru perempuan dalam pendidikan,” ujar Euis.

Lebih lanjut Euis menuturkan, proses penyusunan buku hingga terbit memerlukan waktu cukup panjang karena sebagian besar penulis merupakan penulis pemula.

Dikatakan Euis PGRI sengaja memberikan pendampingan dan ruang belajar agar para guru perempuan berani mengekspresikan gagasan dan pengalaman hidupnya melalui karya tulis.

“Prosesnya cukup lama karena kita menghargai para penulis pemula, memberi arahan dan waktu. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. Bahkan bisa dikatakan ini menjadi salah satu yang pertama di Jawa Barat untuk PGRI,” ungkapnya.

Euis berharap, ke depan kegiatan literasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tergantung situasi dan program organisasi.

Menurutnya, guru harus menjadi teladan dalam mencintai literasi agar dapat menularkan semangat membaca dan menulis kepada peserta didik.

“Guru dituntut untuk mencintai literasi. Bagaimana anak-anak bisa cinta puisi dan karya tulis kalau gurunya sendiri tidak berani menulis. Paling tidak, ini menjadi motivasi bahwa ternyata mereka bisa,” tambahnya.

Euis menerangkan Buku Perempuan-Perempuan Tangguh dicetak perdana sebanyak 104 eksemplar dalam jumlah terbatas.

PGRI Kabupaten Ciamis membuka peluang cetak ulang dengan minimal pemesanan 50 eksemplar. Harga buku dipatok sekitar Rp140 ribu per eksemplar.

“Bagi masyarakat umum di luar anggota PGRI yang berminat, pemesanan dapat dilakukan langsung melalui Wisma PGRI Kabupaten Ciamis,” terangnya

Sementara itu, salah satu kontributor buku, Ely Mulyaningsih, S.Pd, yang merupakan Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, turut menyumbangkan karya puisi berjudul Buih dan Kaldu.

Puisi tersebut menggambarkan realitas keseharian perempuan yang menjalani banyak peran sekaligus.

“Puisi saya mengambil sudut pandang seorang ibu dengan segala kerepotannya. Dari rumah, mengurus anak, hingga pekerjaan di kantor. Judul Buih dan Kaldu itu menggambarkan aktivitas yang seolah tak pernah selesai,” tutur Ely.

Ia mengaku sempat ragu karena sudah lama tidak menulis puisi. Namun inspirasi justru datang dari pengalaman hidup sehari-hari sebagai perempuan.

“Puisi itu lahir dari kehidupan. Esensi buku ini adalah menggambarkan ketangguhan perempuan di berbagai peran dan situasi. Hampir semua penulis menuangkan kisah dirinya sendiri,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kerukunan Jadi Fondasi Bangsa, Bupati Ciamis Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag

Next Post

Refleksi 80 Tahun Kementerian Agama, Kemenag Garut Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Related Posts

Irvan Ahmad Dorong Raksa Rupa Sangkanhurip Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
deNews

Irvan Ahmad Dorong Raksa Rupa Sangkanhurip Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026
Pelantikan PERMATA dan SRIKANDI Purwakarta, Kapolres Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa
depemerintahan

Pelantikan PERMATA dan SRIKANDI Purwakarta, Kapolres Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa

Minggu, 11 Oktober 2026
Kancra Kayaking Tawarkan Sensasi Baru Menikmati Situ Wangi Ciamis
deNews

Kancra Kayaking Tawarkan Sensasi Baru Menikmati Situ Wangi Ciamis

Minggu, 11 Oktober 2026
45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026
deNews

45 Peserta PKBM Hidayah Galuh Ikuti Gladi Bersih TKA Paket C 2026

Minggu, 11 Oktober 2026
Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi
deNews

Gerak Suci Bangkit, Warisan Adjat Sudrajat Berburu Prestasi

Minggu, 11 Oktober 2026
Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis
deNews

Pasini Cup 2026 Siap Digelar di Cimari, Naratas Grup Kembali Dukung Turnamen Voli Ciamis

Minggu, 11 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Dua Kasus Viral, Kemenag Garut Himbau Calon Jamaah Umrah Waspadai Travel Bermasalah

Rabu, 26 November 2025

Ketua PP Tarkid : Proyek Pribadi Wakil Bupati Garut Tidak Kantongi IMB?

Kamis, 10 September 2020

Kejari Garut Gelar Sidang Isbat, Legalkan Pernikahan 19 Pasangan Warga

Rabu, 22 Oktober 2025

Perubahan SOTK, Humas Sekda Ganti Nama Jadi Protokol Dan Komunikasi Pimpinan

Selasa, 29 September 2020

Pembangunan Pasar Inpres Pagaden Kabupaten Subang Rampung Akhir Bulan Agustus 2024

Rabu, 24 Juli 2024

Dinilai Program BPNT Carut Marut, DPRD Garut Pertanyakan Peran Pemkab

Senin, 10 Februari 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste