• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif

bydejurnalcom
Senin, 21 September 2026
Reading Time: 2 mins read
Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS – Tuberkulosis (TB) tak cukup dilawan dengan mengobati pasien yang sudah terdiagnosis. Pemerintah mendorong Kabupaten Ciamis bergerak lebih jauh dengan memperkuat pencarian kasus secara aktif, menyisir kontak erat, hingga memastikan masyarakat yang berisiko mendapat pemeriksaan sedini mungkin.

Pesan itu mengemuka saat Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ciamis, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis dan dirangkaikan dengan Monitoring Tracing TB Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Deklarasi Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

BacaJuga :

FTBI Jadi Wadah Mendorong Anak Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda

Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader dan sejumlah pemangku kepentingan.

Benjamin menekankan, penanganan TB harus dimulai dari hulu. Artinya, pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan atau dinyatakan terinfeksi.

Skrining, penemuan kasus secara aktif dan pemeriksaan kontak erat dinilai menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai penularan.

“Ketika pasien TB sudah dinyatakan sembuh, pemeriksaan terhadap keluarga dan kontak erat tetap perlu dilakukan karena risiko penularan masih ada. Penanganan TB tidak hanya perlu diperkuat dari sisi hilir, tetapi juga dari hulu,” ujar Benjamin.

Menurutnya, lingkungan terdekat pasien perlu menjadi perhatian karena kontak erat dapat memiliki risiko terpapar.

Karena itu, pelacakan tidak berhenti pada satu pasien, melainkan harus dilanjutkan kepada keluarga dan orang-orang yang memiliki hubungan kontak.

Pemerintah pusat pun mendorong keterlibatan perangkat kewilayahan hingga masyarakat. Camat, lurah, PKK, kader dan tenaga kesehatan diharapkan ikut menggerakkan warga agar bersedia menjalani skrining TB.

Langkah tersebut juga perlu ditopang fasilitas pemeriksaan yang memadai. Pemerintah pusat mendorong penguatan sarana di tingkat puskesmas, termasuk ketersediaan X-Ray untuk membantu pemeriksaan masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi lain, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengakui penanggulangan TB masih menjadi tantangan bagi daerah.

Pemkab Ciamis terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah kemampuan anggaran daerah yang terbatas.

Bupati mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana.

Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperkuat fasilitas kesehatan hingga tingkat puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu).

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat membantu peningkatan kualitas puskesmas maupun puskesmas pembantu (pustu),” katanya.

Penguatan penanganan TB di Ciamis kemudian dituangkan melalui Deklarasi Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Deklarasi tersebut tidak hanya menjadi simbol komitmen, tetapi diarahkan pada sejumlah langkah konkret.

Di antaranya memperkuat penemuan kasus, edukasi dan pencegahan, investigasi kontak, pemeriksaan dan pengobatan, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sesuai indikasi serta pendampingan pasien selama menjalani pengobatan.

Aspek sosial juga menjadi perhatian. Pengurangan stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB menjadi bagian dari komitmen agar masyarakat tidak takut memeriksakan diri maupun menjalani pengobatan.

Dengan pola penanganan yang lebih aktif, bupati berharap kasus TB dapat ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan bisa segera diberikan dan potensi penularan di lingkungan masyarakat dapat ditekan.

“Di Kabupaten Ciamis, penguatan deteksi dini ini menjadi pekerjaan bersama. Sebab, semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pula mata rantai penularan dapat diputus,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tahun ini 4.718 RTLH di Kabupaten Bandung Diperbaiki

Next Post

dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus

Related Posts

dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus
deNews

dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus

Senin, 21 September 2026
Tahun ini  4.718 RTLH di Kabupaten Bandung  Diperbaiki
deNews

Tahun ini 4.718 RTLH di Kabupaten Bandung Diperbaiki

Senin, 21 September 2026
37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 
deNews

37 Alsintan Aspirasi Rina Sa’adah Disalurkan ke Petani Ciamis untuk Hadapi Kemarau 

Senin, 21 September 2026
FTBI Jadi Wadah Mendorong Anak Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda
deNews

FTBI Jadi Wadah Mendorong Anak Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda

Senin, 21 September 2026
Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi
deNews

Dari Cikoneng, Rina Sa’adah Pastikan Banpangan Layak Dikonsumsi

Senin, 21 September 2026
Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis
deNews

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis

Senin, 21 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Pasangan NU Jadikan Sektor Pertanian 10 Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2020

Pemutaran Film Dokumenter Gunung Nagara : Menggali Objek Pemajuan Kebudayaan Peninggalan Masa Lalu

Rabu, 12 November 2025

Paripurna Penyampaian Laporan Pansus Tentang Rancangan Peraturan DPRD Tentang Tata Tertib Untuk Ditetapkan

Rabu, 16 April 2025

Reses Yudha Puja Turnawan di Pataruman : Jadi Wadah Dialog Aspiratif dan Aksi Nyata

Jumat, 4 Juli 2025

Kolaborasi Jasa Tirta II dalam Penanaman Pohon

Rabu, 15 Desember 2021

Dua Tahun Menunggu Warga Kampung Ciseupan Sekarang Teraliri Listrik

Senin, 4 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste