• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus

bydejurnalcom
Senin, 21 September 2026
Reading Time: 3 mins read
dr. Rizali Paparkan Capaian ACF TB di Hadapan Wamenkes, Ciamis Sudah Jangkau 180 Lokus
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS. Upaya Kabupaten Ciamis mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis (TB) mendapat perhatian dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Benjamin Paulus Octavianus, Senin (21/9/2026).

Di hadapan Wamenkes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr. H. Rizali Sofiyan memaparkan capaian Active Case Finding (ACF) TB yang diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) selama periode 13 Juli hingga 18 September 2026.

Paparan tersebut menunjukkan skrining TB telah diperluas ke 180 lokus yang tersebar di seluruh puskesmas di Kabupaten Ciamis dengan sekitar 18.000 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.746 peserta telah tercatat dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

BacaJuga :

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Pengajian Rutin Malam Jumat Masjid Al-Haq Margahayu, Ustad HM. Nurudin Bahas Keutamaan Salat Berjamaah dan Imamah

SMKS Bakti Kusumah Garut Terapkan Absensi Digital, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa

Pemaparan capaian itu mendapat apresiasi dari Wamenkes. Integrasi ACF TB dengan CKG dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan deteksi, karena pemeriksaan TB dapat dilakukan bersamaan dengan pelayanan kesehatan yang sudah lebih dekat dengan masyarakat.

dr. Rizali menjelaskan, penguatan penemuan kasus juga dilakukan melalui penelusuran terhadap kasus TB yang telah ditemukan.

Dari 365 kasus TB yang dilakukan tracing, petugas mengidentifikasi 1.321 kontak serumah dan kontak erat.

Selanjutnya, kontak tersebut ditindaklanjuti melalui proses skrining untuk menemukan kemungkinan kasus baru sekaligus mencegah penularan berlanjut di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, sebanyak 486 kontak menjalani skrining menggunakan X-Ray, dengan 400 orang teridentifikasi sebagai terduga TB dan 31 orang terkonfirmasi melalui pemeriksaan diagnosis TB. Sementara itu, 21 orang yang memenuhi kriteria telah memulai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

“Melalui ACF ini kita tidak hanya mencari kasus, tetapi juga menelusuri kontak erat dan kontak serumah. Tujuannya supaya kasus bisa ditemukan lebih cepat dan penularan dapat segera dicegah,” ujar Rizali dalam paparannya.

Skrining Menyasar Populasi Rentan

Selain tracing terhadap kontak pasien, Dinas Kesehatan Ciamis juga memperluas skrining kepada kelompok populasi rentan.

Dalam periode yang sama, sebanyak 15.798 orang dari kelompok populasi rentan tercatat menjalani skrining. Dari jumlah tersebut, 11.517 orang menjalani pemeriksaan menggunakan X-Ray.

Hasil skrining menunjukkan terdapat 2.721 orang yang masuk kategori terduga TB. Sebanyak 137 orang kemudian dilanjutkan ke pemeriksaan diagnosis, dan dari proses tersebut ditemukan 12 kasus TB.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa integrasi ACF TB dengan CKG tidak hanya diarahkan untuk menemukan pasien yang sudah bergejala, tetapi juga menyasar kelompok masyarakat yang memiliki faktor risiko.

Menurut dr. Rizali, pola tersebut akan terus dikembangkan dengan memperluas lokus ACF dan mengintegrasikannya dengan layanan CKG di puskesmas, posyandu maupun posbindu.

Penelusuran kontak juga akan diperkuat melalui pendekatan aktif, termasuk kunjungan dari rumah ke rumah.

Setiap kontak yang memenuhi kriteria akan diarahkan menjalani skrining, sementara masyarakat yang terindikasi sebagai terduga TB akan segera dirujuk untuk pemeriksaan diagnostik.

Tidak Berhenti di Penemuan Kasus

dr. Rizali mengatakan Dinas Kesehatan Ciamis menyiapkan sejumlah langkah lanjutan setelah kasus ditemukan. Pasien TB akan dipastikan mendapatkan pengobatan sesuai standar, sementara kontak serumah, kontak erat dan populasi berisiko yang memenuhi syarat akan mendapatkan TPT.

Pendampingan pengobatan juga akan melibatkan Pengawas Menelan Obat (PMO), kader dan keluarga. Pemantauan kepatuhan terapi serta kemungkinan efek samping menjadi bagian dari tindak lanjut agar pasien dapat menyelesaikan pengobatan sampai sembuh.

Program tersebut selanjutnya akan dipantau melalui evaluasi rutin, supervisi dan pelaporan. Dinkes juga akan menggunakan sistem informasi serta dashboard CKG untuk melihat perkembangan capaian sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.

Lebih lanjut dr. Rizali menuturkan, seluruh rangkaian tersebut diarahkan pada satu tujuan, yakni menemukan kasus sedini mungkin, memastikan pasien mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan di tengah masyarakat.

“Lanjutkan skrining, temukan kasus, lindungi keluarga dan bersama-sama wujudkan Ciamis bebas TBC,” menjadi semangat yang dibawa dalam penguatan program tersebut.

Selain memaparkan capaian ACF TB, dr. Rizali juga menyampaikan kondisi sarana pelayanan kesehatan dasar kepada pemerintah pusat.

Saat ini Kabupaten Ciamis memiliki 24 puskesmas rawat inap dan 13 puskesmas nonrawat inap, serta didukung puskesmas keliling dan puskesmas pembantu.

Dinkes Ciamis mengusulkan kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dasar dengan total nilai sekitar Rp48,9 miliar.

Penguatan fasilitas tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan program deteksi TB.

Sebab, penemuan kasus yang semakin luas harus ditopang kemampuan fasilitas kesehatan dalam melakukan pemeriksaan, diagnosis, pengobatan hingga pendampingan pasien.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemkab Ciamis, Dinas Kesehatan, puskesmas, kader, keluarga dan masyarakat, program ACF TB terintegrasi CKG ditargetkan terus diperluas agar penemuan kasus semakin cepat dan mata rantai penularan TB dapat ditekan. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Wamenkes Datang ke Ciamis, Deteksi TB Harus Lebih Agresif

Next Post

Wujudkan Keluarga Sejahtera dan Bebas Stunting, Pemkab Purwakarta Luncurkan Sosialisasi SILIKON

Related Posts

19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden
GerbangDesa

19 Tahun Kiprah Sosial Keluarga, Ully Emarita AD Jadi Sorotan di Pilkades Pagaden

Kamis, 5 November 2026
Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis
deEdukasi

Cegah Narkoba dan Perundungan Sejak Dini, Polres Purwakarta Edukasi Pelajar dan Orang Tua di SMPN 2 Maniis

Kamis, 5 November 2026
Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib
deNews

Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Garut Beri Bunga dan Reward kepada Pengendara Tertib

Kamis, 5 November 2026
Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar
deNews

Modal Hanya Rp2,5 Juta, Pedagang Lansia di Jalan Otista Garut Terancam Gulung Gerobak, Kasbon Pekerja Proyek Hotel Suminar Hampir Rp1,1 Juta Belum Dibayar

Kamis, 5 November 2026
Pengajian Rutin Malam Jumat Masjid Al-Haq Margahayu, Ustad HM. Nurudin Bahas Keutamaan Salat Berjamaah dan Imamah
deNews

Pengajian Rutin Malam Jumat Masjid Al-Haq Margahayu, Ustad HM. Nurudin Bahas Keutamaan Salat Berjamaah dan Imamah

Kamis, 5 November 2026
SMKS Bakti Kusumah Garut Terapkan Absensi Digital, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa
deNews

SMKS Bakti Kusumah Garut Terapkan Absensi Digital, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa

Kamis, 5 November 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Bupati Bandung Minta Penebangan Liar di Pengalengan Diproses Hukum

Sabtu, 29 November 2025

Dadan Nugraha: Saatnya Desa Ambil Alih Hutan lewat Skema KHDPK

Kamis, 19 Juni 2025

Cegah Kecelakaan Pelajar, Disdik Ciamis Gencarkan Larangan Motor untuk Siswa SD-SMP

Senin, 5 Mei 2025

KH. Aceng Abdul Mujib Sampaikan Belasungkawa atas Insiden dalam Pesta Rakyat Garut

Jumat, 18 Juli 2025

Ketua DPRD Garut : Hasil Rapim, E Tidak Bersalah Dan Tidak Melanggar Etika Serta Moral

Kamis, 14 Mei 2020

Wabup Putri Sebut Akan Ada Kejutan Dalam Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut 2026

Rabu, 12 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste