Dejurnal.com, Garut – Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan mewarnai kegiatan Lomba Paduan Suara Wanita Syarikat Islam (WSI) Wilayah Jawa Barat yang digelar di Pendopo Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (7/11/2026).
Mengusung tema “Bersatu dalam Harmoni, Kokohkan Persaudaraan, Kobarkan Semangat Persatuan demi Kemajuan Wanita Syarikat Islam,” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi Wanita Syarikat Islam di wilayah Jawa Barat.
Tidak sekadar menjadi ajang unjuk kemampuan seni tarik suara, perlombaan tersebut juga membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga persatuan, membangun solidaritas, serta menumbuhkan semangat perjuangan kaum perempuan dalam memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.
Ketua Umum DPW Syarikat Islam Provinsi Jawa Barat, Dr. KH. Nandang Koswara, menyampaikan bahwa kegiatan paduan suara ini diharapkan mampu menciptakan suasana harmonis sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di antara seluruh anggota Wanita Syarikat Islam.
Menurutnya, paduan suara memiliki filosofi kebersamaan yang sangat kuat. Setiap peserta memiliki suara dan karakter berbeda, tetapi ketika dipadukan dengan keselarasan dan kekompakan, akan menghasilkan harmoni yang indah. Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan semangat organisasi dalam membangun persatuan di tengah keberagaman.
“Dengan adanya perlombaan ini, mudah-mudahan dapat memberikan nuansa harmoni bagi semua. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Ia menjelaskan, lagu-lagu bernuansa Islami yang dibawakan oleh para peserta bukan hanya menjadi sarana ekspresi seni dan kreativitas, tetapi juga mengandung pesan moral, nilai keagamaan, serta semangat positif untuk mendorong kemajuan kehidupan masyarakat.
Melalui lantunan lagu tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lebih jauh, Nandang berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat gerakan amar makruf nahi mungkar, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran melalui peran aktif organisasi serta kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Harapan ke depan, melalui kebersamaan ini kita dapat saling mendukung dalam menegakkan amar makruf nahi mungkar, sehingga tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, serta membawa negeri ini menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan agar Wanita Syarikat Islam tidak hanya berkembang sebagai organisasi, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam membangun kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.
Enam Kabupaten Ambil Bagian
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Bidang Organisasi, Lani Cahyani, menjelaskan bahwa perlombaan paduan suara tersebut diikuti oleh perwakilan dari enam kabupaten di Jawa Barat.
Beberapa daerah yang turut ambil bagian di antaranya Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Cirebon, serta daerah lainnya.
Para peserta yang tampil merupakan perwakilan hasil seleksi dari sekitar 20 cabang Wanita Syarikat Islam yang tersebar di wilayah Jawa Barat. Hal tersebut menunjukkan adanya antusiasme dan semangat kaderisasi yang terus tumbuh di lingkungan organisasi.
Lani menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini telah dirancang bukan semata-mata untuk mencari kelompok paduan suara terbaik, melainkan juga sebagai ruang pertemuan bagi para anggota untuk saling mengenal, membangun komunikasi, serta memperkuat hubungan kekeluargaan lintas daerah.

Menurutnya, seni paduan suara menjadi media yang efektif untuk menumbuhkan kekompakan. Setiap anggota dituntut mampu mengendalikan ego, mendengarkan satu sama lain, menjaga keselarasan nada, dan bekerja sama demi menghasilkan penampilan terbaik.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan pula dalam kehidupan berorganisasi, sehingga tercipta organisasi yang solid, saling mendukung, dan memiliki visi perjuangan yang sama.
“Tentu tujuan utama diselenggarakannya perlombaan ini adalah untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan di antara keluarga besar Wanita Syarikat Islam,” pungkas Lani.
Momentum Memperkuat Peran Perempuan
Pelaksanaan lomba paduan suara WSI Jawa Barat di Garut menjadi gambaran bahwa kegiatan seni dan budaya dapat menjadi sarana membangun kekuatan organisasi sekaligus mempererat persatuan.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, keberadaan organisasi perempuan seperti Wanita Syarikat Islam diharapkan terus mengambil peran strategis, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam pendidikan, pemberdayaan keluarga, penguatan karakter, dan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Melalui semangat bersatu dalam harmoni, WSI Jawa Barat diharapkan mampu melahirkan gerakan organisasi yang semakin solid, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sebab, persatuan bukan hanya tentang berkumpul dalam satu kegiatan, melainkan bagaimana setiap anggota mampu berjalan bersama, saling menguatkan, dan memberikan kontribusi nyata demi kemajuan organisasi serta kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.***Willyesha


















