• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Tak Berkategori

Cipanas Indah (CI) Butuh Perhatian Pemkab

by
Rabu, 20 Juni 2018
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut– Pasca Hari Raya I’dul Fitri 1439 H, libur panjang obyek wisata yang ada di Garut mengalami lonjakan pengunjung baik dari Garut maupun luar Garut tetapi lain halnya dengan obyek wisata pemandian  Cipanas Indah (CI) tidak seramai obyek wisata lain.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Asep Kasubag UPT Cipanas Indah ( CI ) saat dijumpai dejurnal.com  Selasa 19/6/2018 mengatakan,  liburan panjang pasca Lebaran obyek wisata pemandian Cipanas Indah pengunjung mengalami peningkatan akan tetapi tidak seramai yang sudah-sudah.” ungkapnya 

Ini semua ada beberapa faktor penyebab, kenapa Cipanas Indah (CI) tak seramai yang sudah-sudah,faktor pertama yaitu sekarang banyak pemandian-pemandian air panas dengan menawarkan pesona-pesona sarana penunjang yang bagus untuk menarik perhatian para pengunjung sehingga kami bisa dibilang kalah didalam bersaing.” keluhnya.

Faktor penyebab kurang ramainya pengunjung karena fasilitas sarana faktor penunjang obyek wisata Cipanas Indah kurang diperhatikan lanjut Asep, kalah dengan pemandian lain,mulai dari tata ruang bangunan yang kurang rapih dan terutama airnya tidak sepanas yang dulu,airnya mengalami perubahan yang dulu panas sekarang suam-suam kuku,jadi sipara pengunjung akan merasa kedinginan kalau sore hari apalagi malam hari,Trade mark Cipanas Indah jadi hilang.”jelasnya.

Untuk mengatasi hal ini supaya tidak berlanjut apalagi Cipanas Indah ini merupakan aset Pemda,kami harap adanya pembenahan fasilitas faktor sarana penunjang terutama airnya supaya aset pemda ini tetap ada dan bisa memberi kontribusi yang diandalkan PAD nya.” harapanya.

Keluhan yang sama apa yang disampaikan oleh Didin  warga Cibelik Garut Kota, kami bersama keluarga dan sanak keluarga dari Bandung ingin mandi di wisata air panas Cipanas Indah,karena harganya yang terjangkau oleh semua kalangan dan airnya panas enak kalau merendam tubuh untuk menghilangkan rasa kelah dan capai,ternyata apa yang saya harapkan tidak sesuai air Cipanas Indah yang dulu terkenal karena panasnya sekarang lain,airnya hanya hangat-hangat kuku.”keluhnya.

Kami jadi agak kecewa juga tentang perubahan ini,Cipanas Indah ini merupakan salah satu aset pemda,kalau seandainya ini dibiarkan tidak ada perbaikan tidak mustahil obyek wisata Cipanas Indah ini akan ditinggalkan oleh para pengunjung,ungkapnya”.(Udg)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pasca Lebaran Arus Mudik H+5 Yang Melintas Garut Ramai Lancar.

Next Post

Obyek Wisata Situ dan Candi Cangkuang Garut Meningkat Pasca Lebaran

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

PGRI Ciamis Lakukan Pengumpulan Donasi Untuk Korban Gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022

Pangatikan Dianggap Kecamatan Paling “Garang” Buat Camat

Selasa, 7 Januari 2020

Sukses Membangun Lingkungan Bersih, Kabupaten Ciamis Raih Adipura Kencana dari KLHK

Selasa, 5 Maret 2024

Setelah Videonya Viral Polisi Gercep Ringkus Pelaku Pengeroyok Di Situ Wanayasa

Minggu, 16 Maret 2025

Presiden RI Resmikan Serta Soft Launching Pelabuhan Patimban Subang

Minggu, 20 Desember 2020
Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

Paham NII Di Garut Berkembang Pesat, Diduga Dipelihara Elit Politik

Jumat, 14 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste