• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Januari 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kiat Meraih Bahagia, Bagaimana Caranya?

bydejurnalcom
Kamis, 20 Februari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Kalau Anda ingin bahagia, diberi nikmat yang banyak? Kuncinya adalah bersyukur! Allah SWT berfirman dalam al-Qur’anulkarim;

“Lain syakartum la ajiidannakum = Jika kamu sekalian bersyukur, maka Kami (Allah) akan memberikan nikmat yang lebih banyak kepadamu.”
(QS.Ibrahim : 7)

BacaJuga :

Nakhoda Pararaja Kabupaten Sukabumi Dorong Kepala Staf Kepresidenan Hadir di Palabuhan Ratu

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Terkait Pos PAUD di Margahayu yang Digembok, Begini Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar Pasca Musyawarah

Hakekat syukur adalah memuji (orang) yang memberikan kebaikan dengan mengingat kebaikannya. Syukurnya hamba kepada Allah SWT adalah memuji kepadaNya dengan mengingat kebaikanNya, sedangkan syukurnya Allah SWT kepada hamba berarti Allah memuji kepadanya dengan mengingat kebaikannya. Perbuatan baik hamba adalah taat kepada Allah, sedangkan perbuatan baik Allah adalah memberikan kenikmatan dan pertolongan.

Hakekat syukur bagi hamba adalah ucapan lisan dan pengakuan hati terhadap kenikmatan yang telah diberikan Allah.

Ibn Qudamah, penulis kitab Ar-Risalatul Qusyairiyah fi ‘Ilmit Tashawwuf, membagi syukur dalam tiga bagian:

Pertama,syukur dengan lisan. Yakni mengakui kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT dengan sikap merendahkan diri.

Kedua,syukur dengan badan, yakni bersikap selalu taat (mengabdi) kepada Allah SWT.

Ketiga, syukur dengan hati. Yakni senantiasa selalu mengagungkanNya.

Dijelaskan,bahwa syukur dengan lisan adalah syukurnya orang yang berilmu. Ini dapat direalisasikan dalam bentuk perbuatan.

Syukur dengan hati adalah syukurnya orang yang ahli ma’rifat (mengenal Allah dengan mata batin). Ini dapat direalisasikan dengan semua hal ihwal secara konsisten.

Ulama mengatakan, syukur mengandung arti menggunakan pemberian Allah dengan sebaik-baiknya. Kita(manusia) dikaruniai tubuh yang sempurna dengan anggota badan yang lengkap (mata,telinga, hidung,mulut,tangan,kaki, dan yang lainnya). Maka kita patut mensyukurinya. Menurut satu pendapat, yang dimaksud syukurnya kedua mata adalah menutupi cacatnya teman yang pernah kita lihat, sedangkan yang dimaksud syukurnya kedua telinga adalah menutupi cacatnya teman yang pernah kita dengar.

Sudah menjadi sunnatullah didalam kehidupannya manusia akan diuji dengan ujian yang baik dan ujian yang buruk. Allah SWT berfirman; “Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan,” (QS. Al-Anbiya : 35)

Ujian yang buruk, ada yang ringan ada pula yang berat,seperti: tertusuk duri, susah tidur, galau/gelisah, kehilangan,kecurian,kematian, percekcokan,dukacita, kesulitan hidup,dsb. Betapa banyaknya nikmat yang diberikan Allah sebagaimana juga banyaknya cobaan dan ujian Allah yang buruk.

Dengan adanya cobaan Allah yang buruk dan yang baik (yang tidak menyenangkan dan yang menyenangkan) akan memperlihatkan bagaimana perilaku seorang mukmin (orang yang mengaku beriman) yang diuji itu, apakah dalam menghadapi ujian tersebut dihadapinya sesuai dengan tuntunan Allah atau bertentangan?

Seorang mukmin manakala menghadapi ibtila atau ujian Allah yang buruk, seraya ia senantiasa mengucapkan kalimah istirja; inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun (Semua dari Allah dan kembali kepadaNya). Iapun akan tetap bersyukur yang dimanifestasikan dalam bentuk ; tahan menderita, tabah, sabar, berusaha mencari jalan keluar, tawakal berserah diri. Iapun senantiasa berdo’a dengan do’a karab (do’a kemalangan), adalah do’a yang selalu dipanjatkan oleh Nabi Yunus AS tatkala berada didalam perut ikan hiu (ikan Nun) yang menelannya, do’a tersebut adalah sbb: “laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz dzaalimiin (Tiada Tuhan melainkan Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya hamba ini termasuk golongan orang yang menganiyaya diri sendiri).” (QS Al Anbiya : 87).

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur (abdan syakuura). Baarakallaahu lii walakum.***

(Lili Guntur)
Cp. 0812 2003 5207

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Desa Wangisagara Wakili Kecamatan Majalaya pada Lomba BBGRM

Next Post

Disperkimtan Menerima Pengajuan Anggaran Tahun 2021 Rp 21 Miliar

Related Posts

Mantan Kades Marsel H.Epi Setuju dengan Ketua Komisi D Pendidikan Harus Berjalan
deNews

Mantan Kades Marsel H.Epi Setuju dengan Ketua Komisi D Pendidikan Harus Berjalan

Rabu, 21 Januari 2026
Mayoritas Dapur MBG di Ciamis Belum Miliki PBG, DPMPTSP Imbau Segera Lengkapi Perizinan
deNews

Mayoritas Dapur MBG di Ciamis Belum Miliki PBG, DPMPTSP Imbau Segera Lengkapi Perizinan

Rabu, 21 Januari 2026
Bupati Herdiat Tekankan Sinergi Desa dan BPD dalam Pembinaan Pemerintahan Desa 2026 di Banjarsari
deNews

Bupati Herdiat Tekankan Sinergi Desa dan BPD dalam Pembinaan Pemerintahan Desa 2026 di Banjarsari

Rabu, 21 Januari 2026
Nakhoda Pararaja Kabupaten Sukabumi Dorong Kepala Staf Kepresidenan Hadir di Palabuhan Ratu
deHumaniti

Nakhoda Pararaja Kabupaten Sukabumi Dorong Kepala Staf Kepresidenan Hadir di Palabuhan Ratu

Rabu, 21 Januari 2026
Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Terkait Pos PAUD di Margahayu yang Digembok, Begini Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar Pasca Musyawarah
Parlementaria

Terkait Pos PAUD di Margahayu yang Digembok, Begini Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar Pasca Musyawarah

Rabu, 21 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Bupati Bandung Geber Tuntas Soreang Jadi Pilot Project Penurunan Stunting 2025

Sabtu, 29 November 2025

Digelar Tiap Bulan Ramadhan Berlian Fest, Kata Bupati Bandung Wahana Meningkatkan Minat Baca

Kamis, 13 Maret 2025

Hadir Bertujuan Pasarkan Produk UMKM, Kantor AIC Diresmikan Wakil Bupati Garut

Sabtu, 10 April 2021

Ahli Patah Tulang Hadir di Muarasanding Garut, Tanpa Tarif Tanpa Basa Basi

Minggu, 19 Desember 2021

Sekretaris Apdesi Bandung H. Dadang Suryana Berharap Penurunan Pagu Indikatif Tak Sentuh Desa

Kamis, 17 Februari 2022

KMP Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK, Usai Laporan Dugaan Korupsi DBHP Purwakarta ke KPK

Rabu, 26 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste