• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kiat Meraih Bahagia, Bagaimana Caranya?

bydejurnalcom
Kamis, 20 Februari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Kalau Anda ingin bahagia, diberi nikmat yang banyak? Kuncinya adalah bersyukur! Allah SWT berfirman dalam al-Qur’anulkarim;

“Lain syakartum la ajiidannakum = Jika kamu sekalian bersyukur, maka Kami (Allah) akan memberikan nikmat yang lebih banyak kepadamu.”
(QS.Ibrahim : 7)

BacaJuga :

Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers

Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Ramadan 2026, Warga Diimbau Belanja Bijak demi Kendalikan Inflasi

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Hakekat syukur adalah memuji (orang) yang memberikan kebaikan dengan mengingat kebaikannya. Syukurnya hamba kepada Allah SWT adalah memuji kepadaNya dengan mengingat kebaikanNya, sedangkan syukurnya Allah SWT kepada hamba berarti Allah memuji kepadanya dengan mengingat kebaikannya. Perbuatan baik hamba adalah taat kepada Allah, sedangkan perbuatan baik Allah adalah memberikan kenikmatan dan pertolongan.

Hakekat syukur bagi hamba adalah ucapan lisan dan pengakuan hati terhadap kenikmatan yang telah diberikan Allah.

Ibn Qudamah, penulis kitab Ar-Risalatul Qusyairiyah fi ‘Ilmit Tashawwuf, membagi syukur dalam tiga bagian:

Pertama,syukur dengan lisan. Yakni mengakui kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT dengan sikap merendahkan diri.

Kedua,syukur dengan badan, yakni bersikap selalu taat (mengabdi) kepada Allah SWT.

Ketiga, syukur dengan hati. Yakni senantiasa selalu mengagungkanNya.

Dijelaskan,bahwa syukur dengan lisan adalah syukurnya orang yang berilmu. Ini dapat direalisasikan dalam bentuk perbuatan.

Syukur dengan hati adalah syukurnya orang yang ahli ma’rifat (mengenal Allah dengan mata batin). Ini dapat direalisasikan dengan semua hal ihwal secara konsisten.

Ulama mengatakan, syukur mengandung arti menggunakan pemberian Allah dengan sebaik-baiknya. Kita(manusia) dikaruniai tubuh yang sempurna dengan anggota badan yang lengkap (mata,telinga, hidung,mulut,tangan,kaki, dan yang lainnya). Maka kita patut mensyukurinya. Menurut satu pendapat, yang dimaksud syukurnya kedua mata adalah menutupi cacatnya teman yang pernah kita lihat, sedangkan yang dimaksud syukurnya kedua telinga adalah menutupi cacatnya teman yang pernah kita dengar.

Sudah menjadi sunnatullah didalam kehidupannya manusia akan diuji dengan ujian yang baik dan ujian yang buruk. Allah SWT berfirman; “Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan,” (QS. Al-Anbiya : 35)

Ujian yang buruk, ada yang ringan ada pula yang berat,seperti: tertusuk duri, susah tidur, galau/gelisah, kehilangan,kecurian,kematian, percekcokan,dukacita, kesulitan hidup,dsb. Betapa banyaknya nikmat yang diberikan Allah sebagaimana juga banyaknya cobaan dan ujian Allah yang buruk.

Dengan adanya cobaan Allah yang buruk dan yang baik (yang tidak menyenangkan dan yang menyenangkan) akan memperlihatkan bagaimana perilaku seorang mukmin (orang yang mengaku beriman) yang diuji itu, apakah dalam menghadapi ujian tersebut dihadapinya sesuai dengan tuntunan Allah atau bertentangan?

Seorang mukmin manakala menghadapi ibtila atau ujian Allah yang buruk, seraya ia senantiasa mengucapkan kalimah istirja; inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun (Semua dari Allah dan kembali kepadaNya). Iapun akan tetap bersyukur yang dimanifestasikan dalam bentuk ; tahan menderita, tabah, sabar, berusaha mencari jalan keluar, tawakal berserah diri. Iapun senantiasa berdo’a dengan do’a karab (do’a kemalangan), adalah do’a yang selalu dipanjatkan oleh Nabi Yunus AS tatkala berada didalam perut ikan hiu (ikan Nun) yang menelannya, do’a tersebut adalah sbb: “laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz dzaalimiin (Tiada Tuhan melainkan Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya hamba ini termasuk golongan orang yang menganiyaya diri sendiri).” (QS Al Anbiya : 87).

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur (abdan syakuura). Baarakallaahu lii walakum.***

(Lili Guntur)
Cp. 0812 2003 5207

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Desa Wangisagara Wakili Kecamatan Majalaya pada Lomba BBGRM

Next Post

Disperkimtan Menerima Pengajuan Anggaran Tahun 2021 Rp 21 Miliar

Related Posts

Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat-Obatan Terlarang Berhasil Diamankan Satres Narkoba Polres Garut
deNews

Seorang Pria Yang Diduga Pengedar Obat-Obatan Terlarang Berhasil Diamankan Satres Narkoba Polres Garut

Sabtu, 7 Maret 2026
Rangkaian HPN 2026, JITU Gelar Bukber dan Dialog Membangun Bangsa
deNews

Rangkaian HPN 2026, JITU Gelar Bukber dan Dialog Membangun Bangsa

Jumat, 6 Maret 2026
Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA
deNews

Disdukcapil dan Dinkes Ciamis Integrasikan Layanan Kelahiran, Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Dapat KK, Akta dan KIA

Jumat, 6 Maret 2026
Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers
deHumaniti

Tebar Kepedulian di Ramadan, KNPI Garut Gelar Jumat Berbagi Bersama Dispora dan Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Kawal Program Sekolah Rakyat, Ciamis Siapkan Lahan Demi Pendidikan Anak Miskin
deNews

Bupati Ciamis Terbitkan Surat Edaran Ramadan 2026, Warga Diimbau Belanja Bijak demi Kendalikan Inflasi

Jumat, 6 Maret 2026
Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Lansia Yang Terjatuh di Rest Area 130A Tol Cipali Dievakuasi Polwan

Sabtu, 5 April 2025

Amuk Massa Nelayan Pangandaran Mereda di Tangan Kapolres

Kamis, 24 Juli 2025

Bupati Lantik Dewan Pendidikan Garut Periode 2019-2024

Senin, 9 Desember 2019

STISIP Samudera Indonesia Selatan Wisuda Puluhan Sarjana Administrasi Publik

Sabtu, 11 Oktober 2025
ilustrasi

Saran Buat Pemudik Menuju Garut, Hindari Jalur Cukang Monteng-Cijapati

Minggu, 23 Maret 2025

PTSL, Bukti Keberpihakan Pemerintah Kepada Masyarakat Kecil

Selasa, 7 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste