• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Warga Protes Pembangunan Mal Berakibat Sumur Kering

bydejurnalcom
Sabtu, 25 Juli 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com,Cianjur – Pembangunan mal City Plaza Cipanas rupanya masih menyisakan sejumlah pemasalahan . Salahsatunya puluhan sumur milik warga Kampung Balakang Rt 01 Rw 07 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas mengalami kekeringan hingga kesulitan mengkonsumsi air bersih di tengah kondisi pandemi Corona saat ini.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, tahapan pembangunan mal tersebut dimulai sejak awal tahun 2019 dengan mengundang perwakilan masyarakat. Namun setelah memperoleh Ijin Mandirikan Bangunan (IMB) hingga peletakan batu pertama oleh PLT Bupati Cianjur dan jajaran Direksi PT. Jakarta Intiland (PTJI) timbul permasalahan berkaitan dengan adanya kerusakan lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar lokasi.Menurut tokoh masyarakat setempat, H. Asep (60) sedikit nya ada 50 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak serius dari pembangunan mal itu di karenakan terjadinya sumur kering. Selain sulit mengkonsumsi air bersih juga tidak adanya sumber air lain yang memadai untuk digunakan warga.

“Saat ini ada satu sumur bor yang disediakan perusahaan tapi air nya masih bau dan belum layak dikonsumsi. Warga menginginkan air kembali mengalir normal sebagaimana sebelum adanya pembangunan mal ini, ” katanya yang di iyakan sejumlah warga lain.
Menurutnya.Apa yang menjadi keluhan warga ini tidak mengada-ngada sehingga tidak perlu dibenturkan dengan warga lain yang tidak terdampak. Malah pihaknya menyoroti rendahnya komitmen PTJI dalam merealisasikan kewajiban terhadap antisipasi dampak lingkungan.”Dalam dokumen kegiatan lingkungan PTJI itukan dimuat adanya upaya membangun sumur resapan sebanyak 21 unit dengan volume total 244 m2, nah ini satupun warga tidak melihat adanya itu. Tentu saja kalau itu dibangun lebih dulu, tidak akan terjadi sumur kekeringan ini, ” paparnya.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Senada juga dikatakan warga lain, Tatang (40) jika tuntutan warga mengenai ke tersediaan air merupakan hal yang lumrah. Pasalnya selama ini tidak pernah terjadi adanya kerusakan lingkungan semacam ini sebelum adanya pembangunan mal tersebut
” Tentu warga menyambut positif adanya pembangunan mal ini namun tidak berarti kalau ada kerusakan lingkungan lantas dibiarkan juga. Kita sudah layangkan surat protes kepada sejumlah instansi terkait termasuk Bupati Cianjur. Jika memungkinkan nantinya kita akan surati kementerian apabila tidak ada itikad baik PTJI, ” tegasnya.

Terpisah, Kades Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi mengaku sudah berupaya menghubungi PTJI namun mengalami kendala. Hingga akhirnya melakukan pembicaraan dengan perwakilan Kontraktor yang tengah mengerjakan pembangunan mal tersebut.
“Saya mengajukan permohonan untuk dibangun 10 sumur bor yang lokasinya berada di dalam lingkungan mal tapi kenyataan nya malah dibuatkan satu sumur saja berada di tanah milik warga. Saya malah bertanya-tanya apakah pesan kami disampaikan tidak oleh mereka yang ada disini karena kita sulit berkomunikasi langsung dengan PTJI,”bebernya.

Ia(kades) menambahkan bahwa keberadaan mal ini cukup penting karena nantinya mampu menyerap tenaga kerja. Disisi lain jika ada persoalan dengan masyarakat tentu saja tidak bisa dinafikan begitu saja. Kendati pihaknya mengalami kesulitan karena tidak ada pelimpahan dokumen berkaitan dengan tugas pemerintahan desa sebelumnya.
“Saya mengalami dilema karena di satu sisi harus mengamankan investasi namun disini lain harus mengakomodir kepentingan warga juga. Namun bagaimana pun juga saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencarikan solusi terbaik. Walaupun saya juga heran karena tidak ada pelimpahan dokumen apapun dari pejabat sebelumnya, ” tukasnya saat di temui di ruang kerjanya.Di tempat berbeda, mantan Pjs Kades Sindanglaya, Muchammad Muchtar mengaku jika PTJI dianggap kurang kooperatif. Lantaran sejak awal merencanakan pembangunan mal tersebut cukup sulit diajak berkomunikasi.
” Setahun saya menjabat itu PTJI hanya tiga kali berkomunikasi itu pun cukup sulit. Tentu saja saya kesulitan untuk menyosialisasikan kepada warga mengenai komitmen perusahaan. Kalaupun sekarang ini sumur warga jadi kering, tentu PTJI harus bertanggungjawab,”pungkasnya.*** Rikky Yusup

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Satlantas Polres Purwakarta Gelar Aksi Simpatik Bagikan Masker

Next Post

Penutupan Pelatihan Budidaya Padi Lembaga Pemasyarakatan Kls IIA Karawang dan Dinas Pertanian

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Desa Manyingsal Bagikan BLT Kepada Warga Terkena Dampak Covid-19

Selasa, 5 Mei 2020

Samping Alun – Alun Kecamatan Sukaresmi Dijadikan Tempat Buang Sampah, Sekretaris DLH Garut : Kami Sedang Berusaha Tangani Permasalah Sampah

Kamis, 29 Februari 2024

Polsek Ciparay Polresta Bandung Rutin Lakukan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental

Kamis, 6 Februari 2025

Bupati Bandung Imbau Guru dan Kepala Sekolah Fokus Mengajar

Rabu, 12 November 2025
Foto : Kapolres Ciamis AKBP, Akmal Turn Langsung Arus Lalulintas di Area Banjir Cijantung

Banjir di Cijantung : Kapolres Ciamis Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Warga Beri Apresiasi

Rabu, 12 Maret 2025

Sitorus : Kasus Proyek Revitalisasi Pasar Leles, Ada Dugaan Saling Mengamankan Diri

Sabtu, 10 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste