• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePolitik

Pembekalan Saksi NU Pasti Jalankan Protokol Kesehatan

bydejurnalcom
Sabtu, 21 November 2020
Reading Time: 3 mins read
Cecep Suhendar (tengah).

Cecep Suhendar (tengah).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Sekitar 13.000 orang saksi yang akan ditempatkan di 6872 TPS di Kabupaten Bandung sudah direkrut tim Pasangan Calon Bupati Bandung Hj. Kurnia Agustina (Teh Nia) – Usman Sayogi (NU Pasti Sabilulungan) yang diusung oleh Partai Golkar dan Gerindra serta sejumlah partai nonparlemen lainnya.

Ketua Tim Pemenangan NU Pasti Sabilulungan Cecep Suhendar menyatakan dari sejumlah itu akan ditempatkan 2 orang saksi di masing-masing TPS, juga nantinya akan ada saksi cadangan sebagai antisipasi jika ada saksi yang tidak bisa bertugas pada hari H. Disamping itu ada juga pemantau di tingkat desa dan kecamatan yang akan mengontrol kinerja para saksi tersebut.

Dalam perekrutan para saksi, kata Cecep ada kriteria yang diberlakukan, di antaranya batas antara 18-35 tahun, harus paham IT, karena pelaporan hasil penghitungan suara menggunakan aplikasi saksi pada HP Android.

BacaJuga :

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

“Kriteria tersebut mutlak, menerapkan standar saksi sesuai Badan Saksi Nasional (BSN) yang sudah disahkan dan dibentuk sehingga saksi ini merupakan lembaga yang permanen. Setiap perhelatan pesta demokrasi saksi ini akan terus menjadi orang di TPS tersebut, tidak bongkar pasang,” kata Cecep di sela pembekalan saksi untuk paslon Kurnia Agustina-Usman Sayogi di GOR Nen’sy Lembur Tegal, Desa Soreang, Sabtu (21/11/2020),

Cecep menjelaskan, sebelum para saksi tersebut diterjunkan ke lapangan, mereka diberi pembekalan. Kegiatan pembekalan berlangsung selama sepekan terakhir serempak di semua daerah pemilihan di Kabupaten Bandung dengan menjaankan Protokol Kesehatan covid 19.

Penyelenggaraan Pembekalan Calon saksi di Kecamatan Rancaekek Kab. Bandung diselenggarakan secara Termin, yang dibagi menjadi 2 Termin Peserta.

Untuk pelaksanaan kegiatan pembekalan saksi, kata Cecep di setiap kecamatan dilaksanakan dengan dua sesi, pagi dan siang, dan per sesi tidak lebih dari 50-70 orang untuk langkah pencegahan kerumunan di masa pandemi covid-19.

Materi yang diberikan untuk para saksi diantaranya penggalangan, dimana setiap saksi harus bisa menggalang massa untuk raihan suara NU Pasti Sabilulungan di tiap TPS tempat dia ditugaskan.

“Target minimal peraihan suaranya 51%, dan saksi merupakan bagian dari jaringan mereka yang nanti akan digunakan,” kata Cecep.

Materi kedua, sesuai dengan PKPU, saksi harus menguasai apa yang harus dilakukannya dari mulai sejak masuk jam tujuh pagi pembukaan di TPS, pemungutan suara, dan penghitungan suara.

“Mereka harus menyaksikan dan dibekali ilmu-ilmunya bagaimana pemungutan suara yang benar dan sesuai dengan aturan, sampai mengetahui suara sah dan tidak sahnya,” tambah Cecep.

Materi ketiga pelaporan, hasil dari pemungutan suara, tercatat dan dikirim melalui aplikasi saksi. “Itulah yang saya sebut tadi mereka harus menguasai IT dan sebagai bagian dari cost politik, seluruh biaya transportasi dan operasional selama mereka bertugas itu akan kami tanggung,” katanya.

Selain di Kecamatan Rancaekek, pembekalan saksi juga dilaksanakan di GOR Nency Soreang, sedangkan di Kecamatan Rancaekek jumlah keseluruhan peserta sebanyak 344 orang yang berasal dari 13 Desa dan 1,” tandas Cecep.
.
Perekrutan saksi dilakukannya melalui undangan kepada para kader Partai Golkar di tingkat desa, kemudian diseleksi, hanya kaum milenialnya yang direkrut. Baginya, saksi di TPS itu sangat penting demi kelancaran pelaksanaan Pilkada dan meminimalisir terjadinya kecurangan pada proses pemungutan suara dan penghitungan suara.

“Penting sekali ya, buat kelancaran Pilkada, buat kelancaran paslon kita, ya harus ada saksi,” ungkapnya.

Pria yang mengaku sudah tiga kali ikut terjun langsung pada proses Pilkada Kabupaten Bandung itu merasa sangat bersemangat pada Pilkada Kabupaten Bandung tahun ini. Pasalnya calon Bupati yang diusung partainya tahun ini adalah perempuan.

“Inilah bagian dari sejarah perubahan di Kabupaten Bandung, dari dulu kan bupatinya laki-laki, nah sekarang ada perempuan yang maju jadi calon bupati,” katanya.

Ia mengatakan isu-isu negatif yang menerpa pasangan NU seperti persoalan dinasti dan gender itu tidak terlalu berarti karena semua proses Pilkada itu nantinya dikembalikan lagi kepada masyarakat.

“Perempuan juga nggak apa-apa memimpin, kalau dia mampu, apalagi calon bupati kami itu sudah berpengalaman, kelak kalau beliau terpilih, kalau ada program yang kurang bagus ya diperbaiki, kalau program yang sudah bagus itu dipelihara,” tambahnya.

Sementara itu, Politisi Partai Golkar yang juga hadir sebagai pemateri dalam pembekalan saksi, Totong Syamsudin memaparkan, untuk di Kecamatan Soreang, ada sekitar 200 saksi yang direkrut. Nantinya mereka akan diberikan bekal pemahaman bahwa saksi itu adalah satu garda paling depan dalam tim sukses untuk memenangkan pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

“Jadi tetap saksi harus dibekali bagaimana dia itu mempunyai inovasi bahwa mampu juga meraih suara dilingkungannya itu sendiri, di TPS mereka sendiri, bahwa dengan adanya saksi tersebut itu mudah-mudahan saksi itu sendiri mampu meraup suara untuk pasangan Nu Pasti Sabilulungan,” paparnya.

Totong melanjutkan, saksi itu tidak hanya menjaga suara di TPS saja, saksi juga diberikan pembekalan tekhnis-tekhnis seerti cara pembuatan berita acara dan menjaga konstituen di lapangan agar tetap memilih paslon yang diusungnya.

“Mereka harus mampu mengajak dan meyakinkan konstituen yang akan memilih, diantaranya hal-hal itu dan masih banyak sekali tekhnisnya yang nanti akan diarahkan,” lanjutnya.

Untuk proses perekrutan saksi sendiri, ia menyebutkan semuanya di proses di tingkat pengurus desa (PD) dan pengurus kecamatan (PK) sebab merekalah yang paling mengetahui situasi di wilayah lingkungannya dan siapa saja yang layak untuk dijadikan saksi.***Sopandi

.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Subang Keluarkan Surat Edaran Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Next Post

Teten Sutendi : Saya Belum Menarik Surat Pernyataan Mengundurkan Diri, Tetap Mundur Dari Anggota BPD Cihuni

Related Posts

Seorang Pria  62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut
deNews

Seorang Pria 62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP  di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut
deNews

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Hari Keempat Pimpin Operasi Yustisi, Kapolres Garut Tak Bosan Ingatkan Warga Untuk Patuhi Protokol Kesehatan

Jumat, 18 September 2020

Oknum Wartawan Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Wakil Ketua Aliansi Media Massa Nasional Indonesia Kabupaten Garut

Jumat, 11 November 2022

Bermaksud Ziarahi Makam Godog, Satgas Covid-19 Garut Putar Balikan 7 Bis Rombongan Asal Bogor

Rabu, 30 Juni 2021

Monitoring Dampak Gempa Garut, Wabup Helmi Tinjau Pasirwangi

Sabtu, 4 Februari 2023

Legislator Yudha Puja Turnawan Turun Gunung Ikut Gotong Royong Perbaiki Irigasi dan Jalan Ambrol di Sukajaya

Jumat, 7 Maret 2025

Kondisi Arus Lalu Lintas Kembali Normal di Kawasan Puncak Bogor

Selasa, 25 April 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste