• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tuding WHO Berlebihan, KH. Sofyan Yahya, MA : Tanpa Berpikir Kita Nurut Saja

bydejurnalcom
Kamis, 26 Agustus 2021
Reading Time: 2 mins read
KH. Sofyan Yahya, MA.

KH. Sofyan Yahya, MA.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung KH. Sofyan Yahya menuding Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah menekan seluruh negara dengan caranya menghadapi pandemi covid-19 yang berlebihan.

WHO menurut KH. Sofyan telah mengatur dan menekan dengan tanpa kebijakan, hingga masuk dalam ranah syariah. Yang diherankan KH. Sofyan, dengan kebijakan itu bangsa ini patuh saja tanpa berpikir.

“Kita ingat kasus corona pertama di Wuhan. Saya ingat saat itu Pak Jokowi sudah betul-betul cuek. Kemudian setelah sekarang di Wuhan ga apa-apa, malah di kita yang ribut, saling menjelekan. Padahal itu salah besar. Ini bukan salah pemerintah, bukan salah kebijakan. Memang kenyatan dunia seperti ini, ” terang KH. Sofyan Yahya saat pembukaan pembukaan acara Pembinaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, kemarin (25/8/2021).

BacaJuga :

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Dengan kondisi sekarang, menurut KH. Sofyan ada dua kiblat yang hancur. Pertama kiblat demokrasi yang dibangga-banggakan para politisi Amerika. Kubu kedua, terang KH. Sofyan Yahya, yakni Arab Saudi sebagai kiblatnya umat Islam dunia.

“Arab Saudi ternyata sekarang tidak bisa dipakai rujukan. Alhamdulillah di kita masih bebas. Coba di Arab Saudi sekarang yang boleh juma’atan itu di Masjidil Haram, pengeras suara tidak boleh. Solat Tarawih di kita masih banyak dibiarkan oleh pemerintah, di Arab Saudi setengah jam harus sudah bubar,” kata KH. Sofyan.

Tuduhan terhadap WHO seperti itu disampaikan pula saat mengisi ceramah di Masjid Al-Amin Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu kecamatan setempat, Kamis (26/8).

KH. Sofyan mengkritisi protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan saat ini terlalu berlebihan. “Kata WHO kalau solat dirapatkan covid akan masuk, kata Rasulullah kalau solat direnggangkan setan masuk. Siapa yang pernah ketemu dengan Rasulullah? Siapa yang pernah ketemu setan? Siapa yang pernah ketemu WHO?” tanya KH. Sofyan kepada yang hadir.

“WHO katanya, Rasul Katanya. Jika WHO bilang barisan solat dirapatkan corona akan masuk, kata Rasul Solat direnggangkan setan masuk mau ikut ke mana? Mau ikut Rasul atau WHO?”kata KH. Sofyan.

“Terus terang ini perutaran yang berlebihan, tanpa berpikir kita ikut saja. Coba bagaimana peraturan prokes sekarang. Kan cuci tangan pakai sabun katanya virus mati, Di luar sebelum masuk pakai hand sanitaser lagi, tapi kenapa salaman pake kepalan tangan, padahalkan sudah cuci tangan, ” kata KH. Sofyan Yahya.

“Peraturan prokes yang kedua, katanya pake masker. Kan pakai masker itu virus yang di dalam tak bisa keluar, yang di luar tak bisa masuk. Ya kalau sudah pake masker?Kenapa jaga jarak. Ya pake masker lah,” imbuh KH. Sofyan.

Menurut KH. Sopyan Ini terlalu ilmiah. Ia menilai kalau orang sudah terlalu ilmiah maka imannya berkurang. “Dia sudah lupa pada Allah dan akan bersandar dengan kemampuan berpikirnya. Beginilah menurut ilmu pengetahuan, sudah tidak ada yang menurut Allah, ” katanya.

“Dalam Al-Qur’an surat Saba disebutkan, siapa yang bisa menghalangi kehendak Allah. Kalau Allah berkendak baik atau buruk, siapa yang bisa menghalangi, ” pungkas KH. Sofyan Yahya. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Guna Mencapai Herd Imunity, 700 Orang Siswa Siswi SMKN 1 Rengas Dengklok Disuntik Vaksin

Next Post

Prihatin, Beberapa Puskesmas di Cianjur Kompak Tak Melayani Pasien Cabut atau Tambal Gigi Karena Alasan Ini

Related Posts

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026
Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy
deNews

Jalan Rusak Jadi Sorotan, DPRD dan Bupati Garut Sepakati Perbaikan Ruas Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy

Jumat, 21 Agustus 2026
Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga
deNews

Ciamis Dapat 561 Unit Bedah Rumah, Bupati Herdiat Dorong Gotong Royong Warga

Jumat, 21 Agustus 2026
Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal
deNews

Legislator F PKS DPRD, H. Dadang Suryana, S.Ip: Reses di Tengah Efisiensi Anggaran, Dewan Pastikan Aspirasi Warga Tetap Dikawal

Jumat, 21 Agustus 2026
Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027
deNews

Reses 55 Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadang Suryana: Aspirasi Warga Dikawal untuk Pembangunan 2027

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026

Urgensi Kabupaten Garut Memiliki Perda Pemajuan Kebudayaan

Jumat, 17 Oktober 2025

BPC HIPMI Purwakarta Berbagi dan Peduli Anak Yatim

Sabtu, 15 Maret 2025

Galian C Diduga Tanpa Ijin di Pagaden Masih Operasi, Peringatan Sat Pol PP Tak Digubris?

Rabu, 26 Mei 2021

Perkuat Sinergi, Polres Ciamis Gelar Laga Sepak Bola Persahabatan Bersama Insan Pers

Rabu, 14 Mei 2025

Ribuan Rumah di Kabupaten Bandung Masih Rasakan Gelap Gulita Ketika Malam, BAZNAS dan Brader Hadirkan Listrik Gratis

Senin, 28 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste