• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Tuding WHO Berlebihan, KH. Sofyan Yahya, MA : Tanpa Berpikir Kita Nurut Saja

bydejurnalcom
Kamis, 26 Agustus 2021
Reading Time: 2 mins read
KH. Sofyan Yahya, MA.

KH. Sofyan Yahya, MA.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung KH. Sofyan Yahya menuding Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah menekan seluruh negara dengan caranya menghadapi pandemi covid-19 yang berlebihan.

WHO menurut KH. Sofyan telah mengatur dan menekan dengan tanpa kebijakan, hingga masuk dalam ranah syariah. Yang diherankan KH. Sofyan, dengan kebijakan itu bangsa ini patuh saja tanpa berpikir.

“Kita ingat kasus corona pertama di Wuhan. Saya ingat saat itu Pak Jokowi sudah betul-betul cuek. Kemudian setelah sekarang di Wuhan ga apa-apa, malah di kita yang ribut, saling menjelekan. Padahal itu salah besar. Ini bukan salah pemerintah, bukan salah kebijakan. Memang kenyatan dunia seperti ini, ” terang KH. Sofyan Yahya saat pembukaan pembukaan acara Pembinaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, kemarin (25/8/2021).

BacaJuga :

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Dengan kondisi sekarang, menurut KH. Sofyan ada dua kiblat yang hancur. Pertama kiblat demokrasi yang dibangga-banggakan para politisi Amerika. Kubu kedua, terang KH. Sofyan Yahya, yakni Arab Saudi sebagai kiblatnya umat Islam dunia.

“Arab Saudi ternyata sekarang tidak bisa dipakai rujukan. Alhamdulillah di kita masih bebas. Coba di Arab Saudi sekarang yang boleh juma’atan itu di Masjidil Haram, pengeras suara tidak boleh. Solat Tarawih di kita masih banyak dibiarkan oleh pemerintah, di Arab Saudi setengah jam harus sudah bubar,” kata KH. Sofyan.

Tuduhan terhadap WHO seperti itu disampaikan pula saat mengisi ceramah di Masjid Al-Amin Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu kecamatan setempat, Kamis (26/8).

KH. Sofyan mengkritisi protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan saat ini terlalu berlebihan. “Kata WHO kalau solat dirapatkan covid akan masuk, kata Rasulullah kalau solat direnggangkan setan masuk. Siapa yang pernah ketemu dengan Rasulullah? Siapa yang pernah ketemu setan? Siapa yang pernah ketemu WHO?” tanya KH. Sofyan kepada yang hadir.

“WHO katanya, Rasul Katanya. Jika WHO bilang barisan solat dirapatkan corona akan masuk, kata Rasul Solat direnggangkan setan masuk mau ikut ke mana? Mau ikut Rasul atau WHO?”kata KH. Sofyan.

“Terus terang ini perutaran yang berlebihan, tanpa berpikir kita ikut saja. Coba bagaimana peraturan prokes sekarang. Kan cuci tangan pakai sabun katanya virus mati, Di luar sebelum masuk pakai hand sanitaser lagi, tapi kenapa salaman pake kepalan tangan, padahalkan sudah cuci tangan, ” kata KH. Sofyan Yahya.

“Peraturan prokes yang kedua, katanya pake masker. Kan pakai masker itu virus yang di dalam tak bisa keluar, yang di luar tak bisa masuk. Ya kalau sudah pake masker?Kenapa jaga jarak. Ya pake masker lah,” imbuh KH. Sofyan.

Menurut KH. Sopyan Ini terlalu ilmiah. Ia menilai kalau orang sudah terlalu ilmiah maka imannya berkurang. “Dia sudah lupa pada Allah dan akan bersandar dengan kemampuan berpikirnya. Beginilah menurut ilmu pengetahuan, sudah tidak ada yang menurut Allah, ” katanya.

“Dalam Al-Qur’an surat Saba disebutkan, siapa yang bisa menghalangi kehendak Allah. Kalau Allah berkendak baik atau buruk, siapa yang bisa menghalangi, ” pungkas KH. Sofyan Yahya. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Guna Mencapai Herd Imunity, 700 Orang Siswa Siswi SMKN 1 Rengas Dengklok Disuntik Vaksin

Next Post

Prihatin, Beberapa Puskesmas di Cianjur Kompak Tak Melayani Pasien Cabut atau Tambal Gigi Karena Alasan Ini

Related Posts

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai
deNews

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai

Senin, 5 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih
deHumaniti

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81
depemerintahan

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81

Senin, 5 Oktober 2026
Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan
depemerintahan

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Ilustrasi Rudapaksa/freepik.com

Brigade Rakyat Soroti Kasus Pencabulan Balita di Garut, Dimana Upaya Antisipasi Pemda?

Kamis, 10 April 2025

Wow ! Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Garut Bakal Segera Terwujud

Sabtu, 9 September 2023
Foto : kantor Disnakkan ciamis

Produksi Telur dan Daging Ayam, Stock dan Permintaan Aman

Kamis, 6 Maret 2025

Warga Penerima BLT Sektor Perikanan Desa Cipeuyeum Keluhkan Adanya Potongan

Selasa, 13 Oktober 2020

Gempa Bumi Mag 5,1 Guncang Bayah, Getaran Terasa di Sukabumi

Minggu, 6 April 2025
Tangkapan layar : Audiensi Aliansi D'Ragam bersama BJB Garut, Kamis (6/1/2022)

Hasil Audiensi D’Ragam Bersama BJB Buka Tabir Pinjaman Bupati Garut Senilai Rp 16 Miliar

Jumat, 7 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste