Jumat, 19 Juli 2024
BerandadeBisnisPTPN VIII Perbaiki Kinerja Keuangan Melalui EBITDA Transformation Program

PTPN VIII Perbaiki Kinerja Keuangan Melalui EBITDA Transformation Program

Dejurnal.com, Bandung – Sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja dan optimalisasi pendapatan PTPN VIII dibawah arahan Holding Perkebunan PTPN III (Persero), menyusun strategi korporasi yang disebut EBITDA Transformation Program.

Dengan luas wilayah ± 113 Ha tersebar di Provinsi Jawa Barat dan Banten PTPN VIII berkomitmen memberikan kontribusi untuk negara dan masyarakat.

EBITDA atau Earning Before Interest, Tax, Depresiation and Amortisation satu alat ukur untuk mengetahui kinerja korporasi, khususnya hasil aktivitas bersih di luar pengaruh aktivitas non cash dan pengaruh pajak serta bunga pinjaman.

Secara umum EBITDA dapat dihitung dengan menambahkan laba bersih dengan beban amortisasi/depresiasi, beban pajak, beban bunga, serta mengurangkan pendapatan bunga periode berjalan.

Namun , hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan evaluasi. Untuk melihat hasil aktivitas utama korporasi, dapat dilakukan modifikasi perhitungan yang diantaranya dengan mengeluarkan (mengurangkan) pendapatan lain-lain yang berasal dari aktivitas non komoditi utama, disposal aset, dan sebagainya.

Adapun hasil aktivitas korporasi PTPN VIII dipengaruhi pencadangan beban imbalan kerja sesuai PSAK 24 yang juga merupakan aktivitas non cash, sehingga dalam analisisnya menjadi catatan untuk perhatian lebih lanjut.

Dalam hal ini juga dapat dilakukan justifikasi diantaranya dengan mengkoreksi accrue beban imbalan kerja dalam perhitungan EBITDA dengan realisasi pembayarannya.
Prinsip model operasi PTPN Holding yang semua Strategic Holding, berubah menjadi Operating Holding, dimana PTPN VIII sebagai anak perusahaan diposisikan sebagai unit produksi, serta pengambilan keputusan strategis, keuangan, penjualan & pemasaran dilaksanakan oleh Holding Perkebunan Nusantara.

EBITDA Transformation Program mulai dilaksanakan i tahun 2020 s/d tahun 2024, dengan 9 program unggulan yaitu Revenue Enhancement, Zero Based Budgeting (ZBB), Organizational Exellence, Cash Control Tower, Procurement Exellence, Logistics Optimization, Operations Control Tower, Management Review Cycle (MRC), Strategic Tranformation Office (STO).

Direktur PTPN VIII Mohammad Yudayat menegaskan, seluruh transformasi harus berorientasi pada action untuk mendorong perubahan dengan berkomunikasi aktif, terbuka dan transparan.

Menurut Yudayat, Key Success Factors dalam transformasi adalah komitmen yang kuat untuk melakukan perubahan, memiliki tujuan bersama yang objektif dan jelas dengan KPI yang terukur sehingga memudahkan monitoring progress, memfokuskan tenaga dan pikiran untuk mencari solusi dengan belajar dari masa lalu dan berani mencoba hal baru .

Kesuksesan transformasi PTPN VIII membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal, semoga upaya perbaikan kinerja dapat segera mendapat hasil yang optimal untuk PTPN VIII yang lebih baik dan dapat memenuhi seluruh kewajiban kepada seluruh Stakeholders. *** Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI