• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Bupati DS Akan Buka Perguruan Tinggi NU di Kabupaten Bandung

bydejurnalcom
Minggu, 28 November 2021
Reading Time: 3 mins read
Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri acara Pelantikan Bersama Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Margaasih, di aula Pondok Pesantren Darul Ma'arif Desa Rahayu kecamatan setempat, Minggu (28/11/21). (Sopandi/dejurnal.com)

Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri acara Pelantikan Bersama Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Margaasih, di aula Pondok Pesantren Darul Ma'arif Desa Rahayu kecamatan setempat, Minggu (28/11/21). (Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri acara Pelantikan Bersama Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Margaasih, di aula Pondok Pesantren Darul Ma’arif Desa Rahayu kecamatan setempat, Minggu (28/11/2021).

Dalam kesempatam tersebut Dadang Supriatna menyampaikan niatnya mendirikan perguruan tinggi NU di Kabupaten Bandung. “Insyaalloh mulai tahun depan gedung PCNU akan dijadikan kampus perguruan tinggi di Kabupaten Bandung, ” kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Niat Kang DS membuka perguruan tinggi NU, karena dari penelaahannya, bahwa NU itu Ormas Islam besar tetepi belum mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa. Sehingga mulai dari sekarang NU harus bisa tampil dan mempunyai kader-kader yang terbaik di antaranya membuka perguruan tinggi dan sekolah-sekolah lainnya.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Memang setiap pesantren, lanjut Kang DS sudah memiliki TK / RA, MI, MTs, atau Aliyah, namun perguruan tinggi NU di Kabupaten Bandung belum ada.

“Insyaallah keluarga besar NU tahun depan akan membuka perguruan tinggi NU di Kabupaten Bandung. Mohon doanya. Saya mendorong bahwa gedung PCNU yang bertingkat 4 lantai akan dimanfaatkan. Ini dalam upaya meningkatkan pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung, ” tandas bupati.

Meningkatkan pelayanan pendidikan juga, dilakukan Kang DS dengan dianggarkan untuk slot bea siswa bagi warga masyarakat Kabupaten Bandung.

Yang dilantik saat itu Pengurus Majelis Wakil Cabang Margaasih masa Khidmat 2021-2025, Pengurus PAC Muslimat Margaasih Masa Khidmat 2021- 2026,- Pengurus PAC Patayat Margaasih Masa Kidmat 2021-2025, – Pengurus PAC Ansor Margaasih Masa Kidmat 2021-2023, dan Pengurus Ranting se-Kecamatan Margaasih Masa Khidmat 2026.

Kang DS berharap, pengurus yang sudah dilantik, tidak sekedar dilantik tetapi harus mampu mengimplementasikan sesuai janji yang telah disepakati dalam AD/ART, bahwa NU salah satu organisasi Islam terbesar di negeri ini, termasuk di Kabupaten Bandung. “Kalau saya telaah berdasarkan hasil survey, bahwa keluarga besar NU se -Kabupaten Bandung itu mencapai 56 persen. Saya harap tetap kompak, ” imbuhnya.

Kang DS dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, program-program yang dijanjikan dalam Pilkada sudah terealisasi 80 persen. “Pada hari Juma’at kemarin sudah diparipurnakan bahwa 80 persen janji politik Bedas sudah terealisasi, ” ujarnya.

Program-program tersebut, tutur Kang DS di antaranya di tahun ini telah membuat anggaran hampir 16 ribu guru ngaji di Kabupaten Bandung yang akanl diberikan insentif. Tahun 2022 ditambah 1000 lagi.

Ditambahnya jumlah guru ngaji yang mendapatkan insentif, menurut Kang DS berdasarkan data base ternyata jumlah ustad dan ustazdah ada 23. 000. Dari 23 ribu itu karena ada muatan lokal dalam hal bidang pendidikan itu ada muatan lokal sekolah guru mengaji dan menghafal Al-Quran.

“Mengapa saya mengedepankan di sekolah? Karena berdasarkan survey, mayoritas orang Kabupaten Bandung itu beragama Islam, ternyata yang baru bisa mengaji itu hanya 18 persen. Ini tugas para kiyai dan para ustadz. Sehingga intervensi anggaran terhadap guru ngaji di Kabupaten Bandung, baru kali ini anggaran untuk guru ngaji sampai 112 miliar, ” kata Kang DS.

Yang akan diterima oleh guru ngaji, lanjut bupati, yakni pdiberikan setiap bulan transfer langsung ke rekening masing-masing sebesar Rp 350 ribu / bulan, kemudian mendapat 4 orang untuk BPJS kesehatan, dan BPJS ketenaagakerjaan.

Bupati meminta doa agar dirinya diberi kesehatan sehingga bisa menjalankan amanat . Selain itu, ia sadar bahwa bupati itu ada masa jabatanya. “Jadi melakukan hal yang bermanfaat yaitu dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang maslahat.

Sementara itu, Ketua pelaksana Pelantikan Bersama Pengurus NU Margaasih yang juga Wakil Ketua Tanfijiah DPC NU Kabupaten Bandung, H Uya Mulyana berharap dengan terbentuknya MWC Kecamatan Margaasih, ranting NU Kecamatan Margaasih, dan Pataya Muslimat, termasuk Ansor, ada sebuah kiprah di organisasi NU untuk masyarakat.

“Biasanya di NU itu kan ada kegiatan rajaba muludan di satu majelis. Nah mudah-mudahan dengan terbentuknya sebuah MWC sampai ke tingkat ranting kegiatan itu akan menyebar ke setiap daerah, ” kata H. Uya.

Anggota DPRD yang juga Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Bandung ini berharap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh ranting NU, dan MPC NU tidak hanya kegiatan riitual keagamaan, tetapi ada kegiatan sosial. “Seperti hari ini, selain pelantikan kita menerima bantuan dari kelompok Bunda Suci berupa pembagian sembako. Mereka yang membagikan, tapi memanfaatkan kegiatan yang kami lakukan ini. Bantuan itu diterima warga sekitar, ” ungkapnya.

Selain kerja sama dengan pihak luar, dalam. Kesempatan tersebut juga sebanyak 300 anak yatim diberi santunan. Sejumlah anak yatim itu perwakilan dari tiap desa yang ada di Kecamatan Margaasih.

Dengan terbentuknya pengurus di Margaasih, kata H. Uya NU bisa pula membuat program untuk membantu para ustadz yang tidakampu.

H. Uya mencontohkan, ada beberapa ustadz di Kabupaten Bandung, terutama di Kecamatan Margaasih yang tidak punya rumah dan numpang mertua. “Ini hal yang harus dibantu. Dengan terbentuknya pengurus bisa melakukan kerjasama dengan Ormas Islam lainnya. Ada Muhammadiyah,, Persis, SI dan yang lainnya, sehingga akan lebih meningkatkan baik tentang ibadah ataupun tentang kegiatan sosial lainnya, ” imbuh H. Uya.

H. Uya akan berupaya melakukan studi banding ke Jawa Timur seperti yang disarankan Pemimpin Pondok Pesantren Darul Ma’arif KH. Sopyan Yahya. Menurutnya, studi banding bagi pengurus akan diupayaakan tahun depan mm ungkin dalam moment peringatan tahun baru Hijriyah.

“Studi banding peru dilakukan. Ke Jawa Timur memang NU-nya sudah bagus. Mudah-mudahan ada rejekinya, ” pungkas H. Uya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Karang Taruna Desa Suci Lakukan Aksi Kemanusiaan Peduli Banjir Bandang Sukawening

Next Post

DPD PGM Indonesia Kabupaten Garut Gelar Musda IV

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Dila : Jangankan Satpam Disdukcapil, APH Saja Tak Boleh Bertidak Tidak Etis

Rabu, 28 Agustus 2019

Pagelaran Seni Budaya Baraya Bedas Warnai Hari Jadi ke-41 Desa Mekarmaju Pasirjambu

Rabu, 5 November 2025
Habib Basim Alhabsyi

Habib Basim Alhabsyi Lakukan Walkout di Audiensi Aliansi Umat Islam dengan Pemkab Garut, Ini Penyebabnya

Sabtu, 15 Maret 2025

Babinsa Desa Sumbersari Koramil 2408 Ciparay Terjun Lakukan Monitoring Genangan Banjir

Senin, 3 November 2025

Penantian Setahun, Akhirnya SEGI Terima LAHP Ombudsman Adanya Maladministrasi Dalam Seleksi Cawas dan Cakasek Disdik Garut

Rabu, 15 September 2021

Ratusan Calhaj Geruduk DPRD Garut, Sampaikan Keresahan Penurunan Kuota Haji 2026

Jumat, 21 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste