Dejurnal.com, Garut – Forkopimcam Karangpawitan menggelar pertemuan antara Paguyuban Wartawan Intan Dewata (PWID) dengan Apdesi DPK Karangpawitan guna membahas isu yang telah dimuat dalam pemberitaan beberapa wartawan yang tergabung dalam PWID, Kamis (27/10/2022).
Diketahui, PWID sendiri merupakan komunitas para jurnalis berbagai media cetak dan online yang ada di wilayah Kecamatan Karangpawitan dan sekitarnya.
Pertemuan antara PWID dan Apdesi DPK Karangpawitan digelar di Aula Kecamatan Karangpawitan pada pukul 13.00 WIB Kamis (27/10/2022) dan berlangsung tertutup alias jurnalis lain yang bukan termasuk PWID tak diperbolehkan untuk masuk mengikuti jalannya pertemuan.
“Ini kan terkait pemberitaan namun kenapa malah jadi pertemuan kaya rapat, tertutup lagi, aneh,” ujar salah satu wartawan yang merasa kecewa karena tak diperbolehkan masuk dalam pertemuan.
Di pertengahan pertemuan, beberapa peserta pertemuan melakukan aksi walk out dari ruangan aula dengan roman muka kesal, namun beberapa saat kemudian atas permintaan Danramil kemudian masuk lagi ke aula melanjutkan pertemuan.
Pasca pertemuan, Ketua Apdesi DPK Karangpawitan, Dedi menjelaskan bahwa pertemuan membicarakan tentang adanya pemberitaan yang dinilai sepihak terkait iuran Apdesi.
Kendati demikian, Ketua Apdesi DPK Karangpawitan menyatakan permasalahn sudah selesai dengan islah.
Hal senada disampaikan Ketua PWID Tatang membenarkan bahwa pertemuan ini akhirnya islah. “Sudah.. Sudah Islah, kita saling memaafkan,” ujarnya.
Ketua PWID berharap ke depan Apdesi bisa lebih saling terbuka. “Harapan kami, Apdesi bisa saling terbuka kepada kami-kami ini,” ujarnya singkat.
Terpisah, Kapolsek Karangpawitan Kompol Saifuddin Hamzah menjelaskan bahwa pertemuan antara PWID dan Apdesi DPK Karangpawitan adalah inisiatifnya.

“Ini bermula dari salah paham, oleh karena itu kami selaku forkopimcam berinisiasi untuk mengislahkan kedua belah pihak,” ujarnya saat ditemui dejurnal.com pasca pertemuan.
Ketika ditanya apakah ada upaya memberikan hak jawab, Kapolsek mengatakan bahwa itu pernah disampaikan namun tentunya melaksanakan pertemuan seperti ini jauh lebih baik untuk lebih saling terbuka.
Kapolsek mengakui sempat ada perbedaan cara pandang dari kedua belah pihak, namun bisa diredam. “Alhamdulillah, sudah.. sudah islah,” pungkasnya.***Adesya/Red