• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Mewakili Garut, Desa Rancasalak Masuk Nominasi 5 Besar Lomba Desa Tingkat Nasional

bydejurnalcom
Rabu, 21 Agustus 2024
Reading Time: 3 mins read
Mewakili Garut, Desa Rancasalak Masuk Nominasi 5 Besar Lomba Desa Tingkat Nasional
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Desa Rancasalak menjadi salah satu Desa terbaik di Provinsi Jawa Barat, mewakili Kabupaten Garut di Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2024, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga masyarakat Desa Rancasalak dan Warga Kabupaten Garut umumnya. Bahkan atas raihan prestasi tersebut, kini tidak hanya menjadi catatan sejarah, ini merupakan kado terindah HUT RI Ke 79 Tahun 2024.

Atas raihan prestasi tersebut kini terus mengalir ucapan selamat keberhasilan Desa Rancasalak masuk nominasi 5 besar Lomba Desa Tingkat Nasional, tentunya semua itu apresiasi semangat, pengorbanan, gotong royong warga Desa Rancasalak, yang harus terus dipupuk dan dirawat, dan dicontoh bagi seluruh warga masyarakat desa lainnya berada di Kabupaten Garut.

Apresiasi datang langsung dari PJ. Bupati Garut, Barnas Adjidin yang didampingi seluruh SKPD Pemda Kabupaten Garut, dan begitu juga pihak Pemprov Jabar yang diwakili oleh DPMD Provinsi Jawa Barat, ikut turun langsung memastikan atas kesiapan kondisi yang ada dilapangan.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

“Tentu kami dari Pemerintah Kabupaten Garut, bergembiralah Desa Rancasalak dijadikan nominasi (Lomba Desa Tingkat Nasional ), Kita ingin menjadi terbaiklah, namun kita tahu bahwa ada tahapan – tahapan yang harus dilalui yaitu secara administrasi, bahwa secara administrasi kita sudah, dan tadi kita melihat apakah administrasi cocok dengan dilapangan?, tadi dilihat,, ternyata alhamdulillah,, apa yang ditulis ternyata ada dilapangan, tapi ada juga yang tidak ditulis mempunyai nilai daya ungkit tinggi untuk penilaian melengkapi, maka itu menjadi catatan baik, mudah mudahan yang tadi yang dikunjungi menjadi poni baik,” Ungkap Pj. Bupati, Selasa (20/08/2024).

Menurutnya, ada 5 Kabupaten lagi yang akan diusung kualifikasinya. “Nah kita yang pertama diklarifikasi oleh mereka jadi kita belum bisa menentukan apakah terbaik, apakah kedua atau ketiga karena masih ada 4 lagi yang harus diklarifikasi, baik itu Jawa Tengah, Jogja (DIY), Bali dan seterusnya kurang lebih,” Jelasnya

Kendati demikian, Pj. Bupati Garut berharap dengan keyakinan harus optimis menjadi juara, karena dilihat dari potensinya mendukung, kemudian dari pengalaman masyarakat berbuat juga sudah cukup lama, dan kita juga bisa menyaksikan bahwa potensi potensi yang ada itu membanggakan.

“Ya, tadi Kita itu melihat sebetulnya ada segi-segi (keberhasilan) itu ada 4 yang dinilai, bagaimana dengan tata kelola pemerintahannya, tapi ada yang lebih berbobot dan lebih tinggi yaitu inovasi yang tidak dimiliki oleh orang lain, contohnya saja inovasi, menurut saya kecil tapi itu dampaknya besar, misalnya rumah amal, dari rumah amal itu kan per minggunya ga seberapa misalnya hanya 2,5 juta, tapi kan kalau ada orang sakit itu bisa disumbang, ada orang meninggal bisa diberi dan ada rumahnya yang mau ambruk itu bisa dibantu dan lain sebagainya. Itukan kecil tapi manfaatnya menurut saya besar, jadi kalau besar itu tidak selalu harus terlihat besar, justru dari hal hal kecil, kalau itu terkumpul uang berati ada nilai kegotongroyongan nya, bukan nilai uangnya akan tetapi gotongroyongnya punya nilai, jadi sekali lagi jadi desa terbaik akan menjadi catatan sejarah, kemudian kalau terbaik juga akan menjadi cotoh bagi desa desa lainnya, mungkin juga ada desa yang lebih baik dari desa ini mungkin tapi kan belum ditunjukan kedepan mungkin dari pembinan akan terlihat ada desa ga untuk tahun depan untuk dilihat lagi, nah tentu harus ada pembinanan dari pemerintah dan masyarakat, pembinan itu gini yah segala sesuatu pemberdayaan desa itu walaupun bagaimana sepertinya banyak uangnya tapi karakternya bagus ga,.lalu kemudian banyak uangnya efektif efisien ga penggunaannya dan itu juga punya nilai,” paparnya.

Apresiasi untuk Desa Rancasalak juga datang dari PLH DPMD Provinsi Jawa Barat, H. Pupun. “Ya ini luar biasa karena Rancasalak bisa masuk nominasi terbaik se Jawa barat, dan itu saja begitu luar biasa, pasalnya menyisihkan 5311 desa di Jawa barat, Ini juga saya kira persaingannya nggak ringan / mudah ya cukup berat sehingga kami apresiasi dengan Desa Rancasalak yang sejak awal di level provinsi sudah mempersiapkan dengan baik,” Tandas PLH Kepala DPMD Provinsi Jabar.

Menurut H. Pupun, ini patut diapresiasi, aspek – aspek yang dinilai tersebut cukup kompleks. “ya tadi sebagaimana Pak Pj. juga menyampaikan, tidak hanya Tata Kelola Pemerintahan tetapi termasuk Kewilayahan, dan Pemberdayaan Masyarakat, serta Inovasi ini penting dan tadi alhamdulillah setelah administrasi masuk ke Jakarta, ini masuk 5 besar,” Jelasnya.

Menurutnya ini tidak gampang, karena hanya 5 besar yang diambil dari administrasi, kemudian dilakukan verifikasi. “Mudah-mudahan masuk ke 3 besar dan saya yakin optimis, setelah tadi lihat sama- sama verifikasi ke lapangan. Semua unsur itu membuktikan bahwa di sini luar biasa dari sisi aspek kekuatan sosial tadi ada “rumah amal” yang saya kira rumah amal ini menjadi inspirasi yang luar biasa dari swadaya masyarakat bisa membantu masyarakat dalam berbagai hal ini. Kemudian yang kedua dari sisi ekonomi, kita tahu bahwa ekonomi yang luar biasa, keterlibatan dari pihak swasta, nah kemudian juga dari aspek pemberdayaan tadi lansia juga diperdayakan kerajinan-kerajinan tas, jadi semua produktif,” tegasnya.

Menurut H. Pupun, orang-orang Garut luar biasa dan sebetulnya telah melaksanakan amanat undang-undang nomor 6 tahun 2014 kemudian dirubah menjadi bentuk dari pembinaan terhadap evaluasi perkembangan Desa secara hierarki dari Pusat, Daerah, Kecamatan dan unjung nya Desa, dalam setiap programnya itu selalu melihat aspek,bahwa ini tidak bisa dibiarkan karena setiap tahun pasti ada untuk proses evaluasi.

“Nah saya melihat sebetulnya di Jawa Barat itu tidak hanya di Garut di kabupaten lain juga banyak yang potensinya tinggi, tetapi melihatnya dimana Desa itu berkembang cepat dan itulah yang punya nilai karena dilihat perkembangannya, salah satu contohnya Desa Rancasalak,” Pungkasnya.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp327 Triliun Baru Tergali 10 Persennya, Bagaimana Kabupaten Bandung?

Next Post

Buka Muskab, Bupati Berharap PWRI Terus Berkontribusi untuk Kemajuan Kabupaten Bandung

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Kepala Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, Taufik,SE

Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung, Kades Sukamenak Nilai Cukup Optimal

Jumat, 13 Juni 2025

Dadang Supriatna, Dengan Smart City Semua Pelayanan Digitalisasi

Kamis, 29 April 2021

RA Lasminingrat Tokoh Literasi Garut

Selasa, 10 April 2018

KPU Jabar Sosialiasi Pendidikan Pemilih Pilgub Jabar Bersama DPD XTC Jawa Barat di Garut

Minggu, 29 September 2024
Camat Pagaden Hj.Tri Utami, S.Sos., M.Si

Antisipasi Sampah Menumpuk, Camat Pagaden Bakal Ajukan Bak Sampah

Selasa, 5 Oktober 2021
Foto : pelayanan Disdukcapil Ciamis di hari pertama libur lebaran

Keren, Libur Pertama Lebaran Disdukcapil Ciamis Buka Pelayanan

Jumat, 28 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste