• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Januari 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sinkronisasi Data, Bupati Herdiat Siapkan Dana Rp1 Juta Tiap Desa/Kelurahan Bentuk Tim Survey Bersama Kader PKK

bydejurnalcom
Senin, 19 Mei 2025
Reading Time: 2 mins read
Sinkronisasi Data, Bupati Herdiat Siapkan Dana Rp1 Juta Tiap Desa/Kelurahan Bentuk Tim Survey Bersama Kader PKK
ShareTweetSend

Dejurnal, Ciamis,- Data terkait stunting, kemiskinan ekstrim dan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Ciamis tidak sinkron antar perangkat daerah (OPD) ditakutkan mengakibatkan kesalahan pemberian bantuan.

Hal ini disampaikan Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di Aula Gedung PKK Pendopo Ciamis. Senin (19/05/2025).

Bupati Herdiat menyampaikan bahwa data yang tidak akurat berisiko menyebabkan program intervensi pemerintah menjadi tidak tepat sasaran.

BacaJuga :

Perkuat Integritas Haji 2026, Kemenhaj Gandeng Disdukcapil Ciamis Pastikan Validitas Calon Jamaah Haji

UMP Jabar 2026 Resmi Ditetapkan, UMK Ciamis Disepakati Sesuai Rekomendasi Rp2,37 Juta

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

“Data adalah dasar dalam setiap kebijakan. Bila data stunting saat ini tercatat 3,8% dan kita ingin intervensi menuju zero stunting, maka validasi data harus benar-benar akurat. Kalau tidak, bantuan bisa salah sasaran,” tegasnya

Lebih lanjut Bupati Herdiat menjelaskan masalah tersebut belum terselesaikan selama lima tahun masa kepemimpinannya, masih belum sinkronnya data antar instansi seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dapat menghambat penyusunan program yang tepat dan menyeluruh.

“Selama lima taun di satu periode kepemimpinan saya kemarin keinginan untuk menyamakan data hingga saat ini masih belum bisa, apakah bupati yang tidak ada kemauan atau kepala dinas yang tidak ada respon? Hanya minta data masih belum sinkron juga,” ujarnya

Menurut Bupati Herdiat meski pemerintah Kabupaten Ciamis telah membangun ribuan unit rumah tidak layak huni (rutilahu) sejak 2022 hingga 2025 dengan total antara 4.000 hingga 6.000 unit, ternyata masih banyak rumah tidak layak huni yang belum terdata secara resmi oleh instansi terkait.

“Saya turun langsung ke lapangan dan masih menemukan rumah yang sangat tidak layak huni, namun belum masuk dalam data SKPD. Padahal, data ini sangat dibutuhkan untuk penyaluran bantuan secara tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati Herdiat menekankan pentingnya validasi dan pemutakhiran data stunting, kemiskinan ekstrim dan rutilahu agar program bantuan sosial bisa berjalan lebih efektif.

“Pemutakhiran dan validasi data yang akurat sangat dibutuhkan dan menjadi acuan untuk menyampaikan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Untuk memperkuat pendataan,Bupati Herdiat menyoroti peran kader PKK sebagai potensi besar yang bisa diberdayakan dalam pengumpulan data lapangan. Selain rutilahu, isu strategis seperti stunting dan kemiskinan ekstrem juga dinilai bisa lebih akurat jika melibatkan kader PKK dalam proses survei.

“PKK bisa dilibatkan dalam pendataan. Mereka sudah tersebar di desa-desa dan memahami kondisi wilayah masing-masing. Ini akan mempercepat dan memperkuat validasi data,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati Herdiat mengusulkan agar Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) mengalokasikan anggaran sebesar Rp265 juta kepada kader PKK untuk melaksanakan survei dan sensus di 265 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Ciamis. Dengan demikian setiap wilayah akan mendapatkan anggaran sekitar Rp1 juta untuk pelaksanaan pendataan.

“Biayanya untuk kader PKK sangat terjangkau, cukup Rp500 ribu sampai Rp1 juta per desa atau kelurahan. Anggaran ini sangat layak untuk memastikan akurasi data yang menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.

Bupati Herdiat berharap dengan adanya dukungan anggaran dan kolaborasi dengan kader PKK tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis bisa memperbaiki basis data stunting, rutilahu dan kemiskinan ekstrim guna meningkatkan efektivitas program pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Bupati CiamisCiamisHerdiat SunaryaPKK
Previous Post

Satlantas Polres Garut Gelar Kegiatan Police Go To School

Next Post

Sambangi Keluarga Korban Tragedi Peledakan Amunisi, Hj. Imas Aan Ubudiah : Semoga Tak Ada Lagi Peristiwa Serupa

Related Posts

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026
Borong 5 Penghargaan dan Dana Rp24 Miliar, Ciamis Tutup 2025 Dengan Gemilang
deNews

Borong 5 Penghargaan dan Dana Rp24 Miliar, Ciamis Tutup 2025 Dengan Gemilang

Rabu, 31 Desember 2025
Kado Akhir Tahun Ciamis 2025 Juara 1 Gapura Sri Baduga, Sindangrasa Diguyur Apresiasi Rp 9 Miliar
deNews

Kado Akhir Tahun Ciamis 2025 Juara 1 Gapura Sri Baduga, Sindangrasa Diguyur Apresiasi Rp 9 Miliar

Rabu, 31 Desember 2025
Kalam

Perkuat Integritas Haji 2026, Kemenhaj Gandeng Disdukcapil Ciamis Pastikan Validitas Calon Jamaah Haji

Kamis, 25 Desember 2025
UMP Jabar 2026 Resmi Ditetapkan, UMK Ciamis Disepakati Sesuai Rekomendasi Rp2,37 Juta
deNews

UMP Jabar 2026 Resmi Ditetapkan, UMK Ciamis Disepakati Sesuai Rekomendasi Rp2,37 Juta

Kamis, 25 Desember 2025
deBisnis

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

Rabu, 24 Desember 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Warga Garut Ini Ngamuk di Depan Anggota DPRD dan Kepala Dinas, Mensoal Gas Melon Subsidi di Pasaran Tak Sesuai HET

Senin, 29 Mei 2023

Dihadiri Dinkop UMKM, Komunitas Peternak Ikan Lele Garut Bentuk KOLEGA

Sabtu, 3 Oktober 2020

Polisi Selidiki Aksi Pembobolan Sebuah Minimarket di Bogor

Jumat, 16 Juni 2023

Ketegangan Sempat Mewarnai Audiensi Aliansi Umat Islam Bersama Pemkab Garut di Gedung DPRD

Jumat, 14 Maret 2025
Kepala Desa Sukanagara Asep Aos Mousul,

Jalan Penghubung Lakbok-Purwodadi Rusak, Roda Ekonomi Tersendat

Rabu, 2 Juni 2021

Legislator Demokrat Cucu Suhendar Ingatkan Bupati Garut : Sehatkan BIJ, Jangan Naikan Tarif PDAM

Minggu, 12 November 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste