• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, April 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Petani Pacet Lakukan Unjuk Rasa Ungkapkan Kekecewaan Terhadap Proyek SPAM PDAM Tirtaraharja

bydejurnalcom
Senin, 23 Juni 2025
Reading Time: 3 mins read
Petani Pacet Lakukan Unjuk Rasa Ungkapkan Kekecewaan Terhadap Proyek SPAM PDAM Tirtaraharja
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Masyarakat petani Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung yang tergabung dalam organisasi Gerakan Pemuda Tani Indonesia dan warga masyarakat umum menggelar aksi unjuk rasa di Katulampa Jalan Raya Pacet Desa Cipeujeuh Kecamatan Pacet. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan bentuk protes terhadap pelaksanaan proyek Sistem pengelolaan air minum (SPAM) yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja yang dianggap tidak wajar dan memberatkan masyarakat khususnya masyarakat para petani.

Ketua Koordinator Gerakan Pemuda Tani Indonesia Kecamatan Pacet, Dedi, mengungkapkan bahwa masyarakat petani mendesak ingin ada kebijakan dari PDAM untuk segera memberikan kejelasan terkait soal pelaksanaan proyek SPAM PDAM Kami dari warga petani Gerakan pemuda Tani Indonesia saya menghawatirkan adanya program PDAM SPAM tidak sesuai sama aturan sama masyarakat kecil lanjutannya air akan berkurang di masa musim kemarau.

“PDAM tidak ada sosialisasi sekali sama masyarakat kecil sama para petani tidak ada sosialisasi dan saya menanyakan kepada Kepala Desa jawaban kepala Desa sama dengan warga masyarakat petani ya akhirnya saya langsung sama para petani kelompok petani saya mengadakan acara Unjukrasa seperti ini,” Ungkapnya

BacaJuga :

Aksi Cepat Muspika! Warung Penjual Obat Terlarang di Pagaden Ditutup Mendadak

Polres Subang Ungkap Kasus Pestisida Palsu,Ribuan Produk Disita,Tiga Orang Tersangka Diamankan

Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba

Jadi tidak ada jawaban dari PDAM SPAM dari Cimahi, tidak ada jawaban untuk para petani mengambil air dari mana berapa detik dan diambil dari yang dulu juga sudah tidak cukup.

“Magung Sagaracipta Cipeujeuh saya megang sawah wilayah Cipeujeuh punya masyarakat petani mencapai semuanya 137 Hektar yang punya saya 20 Hektar jadi keluhan saya seperti itu bagaimana solusinya sama para petani pihak PDAM jangan seenaknya ngambil air tanpa musyawarah dari petani ini petani yang hadir semuanya petani saya yakin bukan petani palsu ini asli yang megang petani ini satu orang mencapai 600 tumbak dan 1 Hektar. Jadi tujuan saya meminta keadilan meminta keadilan saja bagaimana caranya pihak PDAM turun lah ke Kecamatan berdialog sama para petani itulah sementara yang saya bisa sampaikan.” Keluhnya.

Sementara di tempat yang sama Kepala Desa Cipeujeuh, Deden Ghofaro S.Ip, menyampaikan kekecewaan di warga masyarakat yang menyampaikan kepada kita selaku pemerintahan Desa Cipeujeuh, merasa kecewanya karena apa yaitu aturannya sosialisasinya belum dilaksanakan terhadap warga masyarakat.

“Tapi yang perlu saya sampaikan jangankan ke masyarakat ke saya ajah itungannya belum. Waktu untuk program yang ini progam yang gali kau tiba – tiba datang kesaya teh langsung menggali jadi warga masyarakat itu spontan karena mereka melihat ada plang mohon maaf terganggu dengan adanya galian makanya mereka itu spontan datang kesini dan tadi pun hanya berapa puluhan orang sebetulnya tidak banyak kalau tau semua waduh repot juga dan saya sebagai pemerintahan Desa sangat – sangat berharap kepada pihak PDAM dalam kegiatan program PDAM ini tolong sosialisasikan, dulu biar program ini berjalan lancar aman,” Ujarnya.

Mnurutnya, kita mendukung program pemerintah dengan catatan jalankan aturannya dan tetap masyarakat bertanya kepada pemerintahan desa sedangkan desa tidak tahu mau benjawab bagaimana.

“Makanya salah satunya PDAM tolong sosialisasikan dulu supaya warga masyarakat tenang didalam melaksanakan kegiatan pertanian yang mana kan program pemerintah pusat kan jelas harus kuat dalam ketahanan pangan sekarang mau kuat bagaimana ketahanan pangan kalau air nya di ambil 1.100 per detik nah itu salah satu catatan yang ini sosialisasikan dulu untuk pengambilan program air PDAM ini ” Tutur Deden Ghofaro.

Toni Santuri Perwakilan dari pihak pengusaha selaku pelaksana lapangan mengatakan, pihaknya akan sampaikan ke PDAM untuk sosialisasi ke warga khususnya daerah Pacet untuk menyelesaikan masalah – masalah di lapangan yang kita bisa lanjut aman dan tidak ada temuan lagi seperti ini.

“Untuk galian di wilayah Desa Cipeujeuh rasanya secepatnya setelah beres pekerjaan ini lanjut ke Cipeujeuh dari Cipeujeuh langsung ke Maruyung dari Maruyung ke Cikitu dengan adanya penolakan dari warga ini langkah yang akan di lakukan oleh pihak perusahaan dari saya mungkin permasalahannya seperti apa dan bisa melakukan sosialisasi dengan PDAM secara langsung dan saya akan sampaikan keatasan saya,” Katanya.(**AR)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

135 PNS Ciamis Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden, Apresiasi atas Loyalitas dan Dedikasi

Next Post

Perumda BPR Garut Raih Penghargaan Prestisius Top 100 BPR

Related Posts

Alihkan Sampah ke Energi Listrik,TPA Cikolotok Purwakarta ke PLTsa Sarimukti
Nasional

Alihkan Sampah ke Energi Listrik,TPA Cikolotok Purwakarta ke PLTsa Sarimukti

Rabu, 8 April 2026
BP2D Ciamis Arahkan Jembatan Cirahong Jadi Alternatif Wisata Sejarah dan Kuliner
deNews

BP2D Ciamis Arahkan Jembatan Cirahong Jadi Alternatif Wisata Sejarah dan Kuliner

Rabu, 8 April 2026
Foto : Kepala DPRKPLH Ciamis, Giyatno
deNews

Aturan Sampah Diperketat, Warga Ciamis Wajib Sediakan Tempat Sampah di Depan Rumah

Rabu, 8 April 2026
Aksi Cepat Muspika! Warung Penjual Obat Terlarang di Pagaden Ditutup Mendadak
Hukum dan Kriminal

Aksi Cepat Muspika! Warung Penjual Obat Terlarang di Pagaden Ditutup Mendadak

Selasa, 7 April 2026
Polres Subang Ungkap Kasus Pestisida Palsu,Ribuan Produk Disita,Tiga Orang Tersangka Diamankan
deNews

Polres Subang Ungkap Kasus Pestisida Palsu,Ribuan Produk Disita,Tiga Orang Tersangka Diamankan

Selasa, 7 April 2026
Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba
deNews

Razia dan Tes Urine Lapas Ciamis, Semua Negatif Narkoba

Selasa, 7 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

SDN 2 Sukakarya Samarang, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 18 September 2025

Tasyakur Binni’mah SDN Magung 01 Ciparay. Lepas Siswa Kelas VI dan Kenaikan Kelas Digelar Sederhana Namun Penuh Makna

Kamis, 26 Juni 2025

Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku UMKM Cianjur Tahap II Mulai Dicairkan

Jumat, 16 Oktober 2020

Mitra dan Pengelola Dapur SPPG Leles Salurkan Bantuan Sembako Untuk 50 Kepala Keluarga Warga Sekitar

Selasa, 14 Oktober 2025

Program MBG Rp5 Triliun Beredar di Kabupaten Bandung Bupati: Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 9 September 2025

Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan Tinggal Daftar ke KPU

Jumat, 21 Agustus 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste