• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Kalam

Selamatkan Lingkungan SOMASI Gelar Penanaman Pohon di Gambung

bydejurnalcom
Selasa, 2 Desember 2025
Reading Time: 2 mins read
Selamatkan Lingkungan SOMASI Gelar Penanaman Pohon di Gambung
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Solidaritas Masyarakat Konservasi (SOMASI) bersama PWI Kabupaten Bandung, Yayasan Panata Giri Raharja, SMSI, Perhutani, Palawi, dan PDAM Tirta Raharja melakukan kegiatan penanaman pohon di kawasan Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan gerakan pelestarian lingkungan, dan menjadi bagian dari peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 sekaligus penguatan kerja sama pentahelix.

Kawasan Gambung sendiri diproyeksikan menjadi living laboratory karena telah ditanami 217 jenis pohon langka dan endemik.

BacaJuga :

Yudha Puja Turnawan: Tidak Ada Anggaran Sekolah Rakyat di APBD Garut 2026, Pemkab Diminta Jujur kepada Masyarakat

PWI Purwakarta Serahkan Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari Purwakarta

Kadinsos Garut : Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Masih Dikaji, Samarang dan Cikelet Sama-Sama Dipertimbangkan

Pegiat lingkungan Eyang Memet menegaskan bahwa hutan bukan sekadar objek konservasi, tetapi sumber inspirasi yang harus dirawat secara nyata.

“Penanaman pohon ini untuk memperkuat langkah menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Bandung. Di penghujung tahun, kita diingatkan bahwa merawat alam adalah kewajiban spiritual dan moral,” ujarnya.

Eyang Memet menambahkan, SOMASI dibentuk sebagai wadah komitmen bersama menjaga konservasi.

“Saya mulai dari hobi menanam, dan kini sudah ada 217 jenis pohon tertanam. Target saya menambah 100 jenis pohon setiap tahun. Ini area milik kita bersama. Dalam ajaran Sunda hirup kahareup, gumantung kana melak ayeuna,” katanya.

Ia juga menyoroti dualisme kewenangan di kawasan hutan akibat regulasi, yang kerap membuat konservasi tidak berjalan optimal.

“Sering kali hanya minoritas yang peduli terhadap alam. Tapi melalui SOMASI, kami ingin gerakan ini diperluas dan diperkuat,” ujarnya.

Ketua PWI Kabupaten Bandung, Enung D. Susana, mengatakan bahwa PWI tergerak untuk terlibat karena kondisi lingkungan di Bandung Selatan semakin mengkhawatirkan.

“Ini bentuk nyata kepedulian kami. Meski dilakukan mandiri, PWI berkomitmen terus menanam, merawat, dan mengawasi perkembangan pohon-pohon yang ditanam,” tegasnya.

Perhutani dan Palawi melalui Jaka Isma Wijaya mengapresiasi kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pelestarian hutan tidak bisa dibebankan kepada satu institusi.
“Hutan lindung dan hutan produksi adalah tanggung jawab bersama. Ketika terjadi bencana, Perhutani selalu dituding. Padahal kewenangan kami dibatasi regulasi. Kami tetap berkomitmen menjaga kawasan ini bersama para pegiat lingkungan,” jelasnya.

PDAM Tirta Raharja juga menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan konservasi. Sebagai pemanfaat sumber air, PDAM menyebut penanaman pohon merupakan instrumen penting menjaga keberlanjutan pasokan air bersih bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jamparing Institute sekaligus pengamat kebijakan publik, Dadang Risdal Aziz, menyampaikan apresiasi sekaligus kritik keras terhadap pemerintah daerah.

“Gerakan masyarakat seperti ini seharusnya menjadi alarm bagi Pemkab Bandung. Sepanjang tahun 2025, tidak ada satu pun program reboisasi besar yang dikeluarkan pemerintah, padahal ancaman longsor, banjir, dan kekeringan semakin nyata,” tegasnya.

Ia mempertanyakan komitmen Pemkab Bandung dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Masyarakat bergerak, lembaga bergerak, aktivis bergerak. Tapi pemerintah justru tidak terlihat mengambil inisiatif. Ini ironi. Ke depan, Pemkab Bandung harus hadir dengan kebijakan yang konkret, bukan hanya wacana,” ujarnya.

Risdal menegaskan bahwa tanpa intervensi pemerintah, upaya pelestarian akan terus berjalan sporadis dan tidak mampu menjawab persoalan ekologis yang semakin kompleks.

“Jika pemerintah terus absen, persoalan ekologis yang kompleks tak akan pernah terjawab,” Risdal.***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dishub Ciamis Tegaskan Jembatan Bailey Cikaleho Hanya untuk Kendaraan Maksimal 20 Ton Dengan Sistem Buka Tutup

Next Post

Disdukcapil Ciamis Kembali Lembur Layani Warga Rentan, Program GADIS MANIS Sasar 8 RT dan 5 RW di Desa Buanamekar

Related Posts

Bupati Garut Lantik Tujuh Kades PAW, Dorong Kepemimpinan yang Amanah dan Berorientasi pada Kesejahteraan Warga
deNews

Bupati Garut Lantik Tujuh Kades PAW, Dorong Kepemimpinan yang Amanah dan Berorientasi pada Kesejahteraan Warga

Senin, 8 Juni 2026
Mantan Bupati Purwakarta,Kembali Penuhi Panggilan Pemeriksaan Kejari
Hukum dan Kriminal

Mantan Bupati Purwakarta,Kembali Penuhi Panggilan Pemeriksaan Kejari

Senin, 8 Juni 2026
Guru PPPK yang Dipecat  Mengaku Heran dengan Pengakuan Kepala SDN Sekarwangi
deNews

Guru PPPK yang Dipecat Mengaku Heran dengan Pengakuan Kepala SDN Sekarwangi

Senin, 8 Juni 2026
Yudha Puja Turnawan: Tidak Ada Anggaran Sekolah Rakyat di APBD Garut 2026, Pemkab Diminta Jujur kepada Masyarakat
deNews

Yudha Puja Turnawan: Tidak Ada Anggaran Sekolah Rakyat di APBD Garut 2026, Pemkab Diminta Jujur kepada Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026
PWI Purwakarta Serahkan Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari Purwakarta
Hukum dan Kriminal

PWI Purwakarta Serahkan Apresiasi dan Dukungan kepada Kejaksaan Agung Melalui Kejari Purwakarta

Senin, 8 Juni 2026
Kadinsos Garut : Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Masih Dikaji, Samarang dan Cikelet Sama-Sama Dipertimbangkan
deNews

Kadinsos Garut : Penentuan Lokasi Sekolah Rakyat Masih Dikaji, Samarang dan Cikelet Sama-Sama Dipertimbangkan

Senin, 8 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Ciptakan Ciamis Harmonis Polres Ciamis Gelar Ngariung Bareng dan Bhakti Kesehatan di Desa Selasari

Rabu, 12 Maret 2025

151 Botol Miras Oplosan Diamankan Sat Res Narkoba Polres Ciamis

Minggu, 9 Maret 2025

Pemkab Bandung Surplus Disektor PBB Dan BPHTB Rp 17 Milyar Per 20 September 2020

Rabu, 7 Oktober 2020

Dadang M Naser : Melalui HUT Golkar Evaluasi Kekurangan dan Kelebihan

Kamis, 22 Oktober 2020

Jumlah DPT Pilkada Kabupaten Bandung 2.356.412 Kurang 4.247 dari DPT Pileg

Jumat, 16 Oktober 2020

Humas Polda Jabar : Polisi Lakukan Pengamanan Di Kawasan Objek Wisata Pantai Batukaras

Minggu, 9 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste