• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sorotan Terhadap Penempatan Jabatan di Dinas Pendidikan Garut, Pian Sopyan Pertanyakan Kompetensi dan Proses Uji Kelayakan.

bydejurnalcom
Rabu, 7 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Sorotan Terhadap Penempatan Jabatan di Dinas Pendidikan Garut, Pian Sopyan Pertanyakan Kompetensi dan Proses Uji Kelayakan.
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Kebijakan pengangkatan seorang guru menjadi Kepala Bidang (Kabid) SD di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menuai perhatian dan kritik dari berbagai kalangan. Salah satu sorotan datang dari Pian Sopyan, pemerhati kebijakan publik asal Garut Selatan, yang menilai keputusan tersebut perlu ditelaah kembali dan dikaji ulang secara lebih objektif dan mendalam.

Pian, saat di temui Dejurnal.com di Gedung DPRD kabupaten Garut, Pada Rabu (7/1/2026). Ia menjelaskan perihal jabatan Kepala Bidang di Dinas Pendidikan merupakan posisi strategis yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki peran penting dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kebijakan pendidikan daerah. Oleh karena itu, jabatan tersebut menuntut kompetensi manajerial, pemahaman regulasi birokrasi, kemampuan analisis kebijakan, serta pengalaman dalam tata kelola pemerintahan

Ia menilai, latar belakang guru pada umumnya lebih berfokus pada aspek pedagogis dan pembelajaran di ruang kelas, seperti pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan serta interaksi langsung dengan peserta didik. Sementara itu, posisi Kepala Bidang menuntut sudut pandang makro dalam pengelolaan sistem pendidikan secara menyeluruh.

BacaJuga :

Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak

“Bukan berarti guru tidak memiliki kapasitas atau kemampuan. Namun setiap jabatan memiliki kebutuhan keahlian yang berbeda. Kepala Bidang harus memahami manajemen program, penganggaran, regulasi, serta koordinasi lintas sektor, yang membutuhkan pengalaman dan keilmuan tersendiri,” ujar Pian.

Selain itu, Pian juga mempertanyakan proses uji kompetensi yang menjadi dasar pengangkatan jabatan tersebut. Ia menyampaikan keraguannya terhadap sejauh mana uji kompetensi dilakukan secara objektif dan substansial. Menurutnya, uji kompetensi seharusnya tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan benar-benar menguji kapasitas kepemimpinan, kemampuan teknis, serta pemahaman calon pejabat terhadap bidang yang akan dipimpinnya.

“Jika uji kompetensi hanya bersifat formalitas, tanpa pengujian substansi yang ketat, maka akan muncul risiko lahirnya pejabat yang belum siap secara keilmuan maupun pengalaman. Dampaknya tentu akan dirasakan dalam kualitas kebijakan pendidikan yang dihasilkan,” tegasnya.

Pian juga mengingatkan bahwa sektor pendidikan merupakan bidang yang sangat strategis dan sensitif, karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kesalahan dalam penempatan pejabat, menurutnya, dapat berdampak pada tidak optimalnya pelaksanaan program pendidikan, lemahnya koordinasi antarbidang, hingga kebijakan yang tidak berbasis kajian akademik dan kebutuhan nyata di lapangan.

Sehubungan dengan itu, Pian berharap Bupati Garut dapat meninjau kembali kebijakan pengangkatan tersebut secara menyeluruh dan komprehensif. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip the right man on the right place dalam sistem birokrasi pemerintahan, khususnya di sektor pendidikan.

“Saya berharap Bupati Garut dapat melakukan evaluasi secara objektif. Jangan sampai di kemudian hari muncul persoalan akibat penempatan pejabat strategis yang belum sepenuhnya mumpuni secara manajerial dan keilmuan,” jelasnya.

Sebagai pemerhati kebijakan publik, Pian Sopyan menegaskan bahwa kritik ini bukan ditujukan kepada individu tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis kompetensi. Ia berharap ke depan, setiap pengangkatan jabatan struktural benar-benar mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak, serta relevansi keahlian, demi kemajuan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Garut secara berkelanjutan dan terwujudnya Garut Hebat. ***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Gaji PNS dan PPPK Ciamis Awal 2026 Sempat Terlambat, BPKD Jelaskan Penyebabnya

Next Post

Desa Ciwangi Contoh Nyata Kerukunan Toleransi Antar Umat Beragama di Purwakarta

Related Posts

Pramuka Garut Kukuhkan Mabi dan Pimpinan Saka, 52 Anggota Pasbara Disiapkan untuk HUT Pramuka ke-65
deNews

Pramuka Garut Kukuhkan Mabi dan Pimpinan Saka, 52 Anggota Pasbara Disiapkan untuk HUT Pramuka ke-65

Senin, 24 Agustus 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2026 dan Tiga Raperda Lain
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2026 dan Tiga Raperda Lain

Senin, 24 Agustus 2026
Sekda Garut Dorong Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Mental dan Karakter Generasi Muda
deNews

Sekda Garut Dorong Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Mental dan Karakter Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026
Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif
deEdukasi

Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif

Senin, 24 Agustus 2026
Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM
deNews

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

Senin, 24 Agustus 2026
RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak
deNews

RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Senin, 24 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

Erik Kridasetia Beri Bantuan Korban Banjir Desa Ciparay Paska Meluapnya Sungai Ciseel

Senin, 14 November 2022

Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII

Rabu, 15 April 2026

Dua Calon Ketua PWI Purwakarta Dinyatakan Lolos Verifikasi oleh PWI Jabar, Konferensi digelar 29 April 2025

Rabu, 9 April 2025

Menanggung Malu Akibat Ulah Kades, Masyarakat Cimaragas Geram

Senin, 22 Juli 2019

Oknum Wartawan Dilaporkan ke Polisi, Ini Kata Wakil Ketua Aliansi Media Massa Nasional Indonesia Kabupaten Garut

Jumat, 11 November 2022

Pendopo Dibanjiri Karangan Bunga Ucapan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Salah Satunya Dari ABAM Garut

Kamis, 20 Februari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste