Dejurnal.com, Bandung – Sebanyak 50 orang terdiri dari jajaran Pengurus dan Panitia HUT ke -4 Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Bandung mengadakan pertemuan di Sekretariat Bersama ORARI Kabupaten Bandung di Jalan Kopo Nomor 320 Margahayu Kabupaten Bandung, Selasa, 17 Februari 2026.
Ketua ORARI Kabupaten Bandung H. Dadan Konjala, SH menyebut inti dari pertemuan tersebut adalah silaturahmi, sekaligus munggahan menjelang bulan suci Ramadha 1447 H, dan pembubaran Panitia HUT ke-4 ORARI Kabupaten Bandung.
” Meskipun acara HUT ke-4 ORARI sudah lama dilakukan. Namun karena banyak kegiatan dan lain hal, pembubaran panitianya baru dilaksanakan hari ini. Kegiatan hari ini di momen sakral karena menyambut bulan suci Ramadhan,’ kata pria jangkung yang akrab disapa Abah Aang Deka ini seusai acara.
Abah Deka menyampaikan pula bahwa pertemuan tersebut diisi dengan berbagai rapat, di antaranya terkait kegiatan Ramadhan Net, pangandali di frekwensi baik untuk lokal maupun nasional.
“Kemudian rapat mengenai bantuan komunikasi menyambut Idul Fitri. Berdasarkan juklak atau skep H -7, H+ 7 anggota ORARI akan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Bandung, Forkopimda dukungan komunikasi (Dukom) dalam rangka hari Raya Idul Fitri,” kata H.Dadan Konjala yang di ORARI memiliki callsign YB1MYT.
Dalam pertemuan itu dibahas juga persiapan Special Event Station (SES) menyambut HUT ke 385 Kabupaten Bandung. Menurut mantan anggota DPRD Kabupaten Bandung ini, biasanya ORARI memasang beberapa band.
“Bukan nasional lagi, tapi sudah mendunia. Siapa saja yang bisa menghubungi station kami, penyelenggara mendapatkan spesial penghargaan atau piagam, di antaranya ada foto Bupati Bandung di situ. Karena Pak Bupati juga salah satu anggota ORARI lokal Kabupaten Bandung dengan nama panggilan YG1BDS.
Terkait persiapan HUT ke 385 Kabupaten Bandung nanti ORARI akan memasang jaringan radio, bisa di Sekretariat atau di Pemda. ” Kalau misalkan dari Dimaskominfo welkcome kita ingin stanbaynya di Kantor Pemda , karena bagaimanapun ORARI itu dibawah naungan Diskominfo. Meski ORARI itu organisasi hobi, kata Abah Deka tapi membayar pajak ke APBN masuknya juga bukan ke APBD,” pungkas H.Dadang Konjala.* Sopandi


















