• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Agustus 31, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dedikasi Panjang Guru Honorer di Garut, Harapan di Ujung Masa Pengabdian

bydejurnalcom
Jumat, 17 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Dedikasi Panjang Guru Honorer di Garut, Harapan di Ujung Masa Pengabdian
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Kisah pengabdian panjang seorang guru honorer kembali mencuat dari Kabupaten Garut. Somantri, yang telah mengabdikan dirinya selama puluhan tahun di dunia pendidikan, membagikan perjalanan hidupnya saat diwawancarai Dejurnal.com di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kabupaten Garut, Jumat (17/4/2026).

Di usia yang telah menginjak lebih dari 60 tahun 7 bulan, Somantri mengenang awal mula dirinya mengajar di sekolah swasta Nurul Huda sejak sekitar tahun 2007. Namun jika ditarik lebih jauh, total masa pengabdiannya telah mencapai kurang lebih 28 tahun. Ia pernah mengajar di SD Karamatwangi 3 yang berada di kaki Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan sebuah wilayah yang tidak mudah dijangkau, namun justru menjadi saksi dedikasinya terhadap dunia pendidikan.

“Karena kecintaan saya terhadap sekolah dan anak-anak di daerah, saya jalani semua ini dengan ikhlas,” ungkapnya.

BacaJuga :

Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan

Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis

Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis

Selama bertahun-tahun mengajar, Somantri mengaku penghasilannya sangat terbatas. Ia menyebut gaji yang diterimanya saat ini sekitar Rp1.200.000, yang sebagian berasal dari partisipasi pihak sekolah. Meski demikian, ia menyoroti kondisi rekan-rekannya yang masih aktif mengajar dengan gaji lebih rendah, bahkan ada yang mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi.

“Sekarang ada yang dulu menerima Rp700 ribu, malah turun jadi Rp500 ribu. Ini tentu sangat memprihatinkan,” katanya.

Di sisi lain, ia bersyukur beberapa rekannya telah diangkat menjadi PPPK, meskipun sebagian hanya berstatus paruh waktu. Namun, Somantri sendiri harus mengubur harapan untuk diangkat secara penuh karena terbentur batas usia pensiun. Ia hanya sempat mengikuti seleksi PPPK sebanyak dua kali sebelum akhirnya memasuki masa pensiun pada Juli 2025.

“Waktu mau diangkat, usia saya sudah habis. Jadi tidak keburu,” ujarnya.
Meski demikian, Somantri tetap bersyukur karena telah menerima penghargaan dan sertifikat dari Bupati Garut sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya. Baginya, penghargaan tersebut menjadi penutup yang bermakna, walaupun belum sepenuhnya menjawab kesejahteraan yang diharapkan.

Pasca pensiun, kepedulian Somantri terhadap dunia pendidikan tidak luntur. Ia masih aktif memperjuangkan nasib rekan-rekannya, khususnya guru honorer paruh waktu yang hingga kini masih menghadapi berbagai kendala administratif.

Ia menyoroti banyaknya guru yang belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun database resmi, sehingga menghambat proses sertifikasi dan pengembangan karier mereka.

“Saya mohon kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, agar segera membantu mereka mendapatkan SP (Surat Perintah), supaya bisa masuk Dapodik dan database. Jangan sampai mereka terus terombang-ambing, apalagi ada kabar mau dirumahkan. Itu sangat kasihan,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan SP menjadi kunci awal bagi guru honorer untuk mendapatkan insentif dan pengakuan administratif. Dengan masuknya data ke dalam sistem, peluang untuk memperoleh sertifikasi dan peningkatan kesejahteraan akan semakin terbuka.

Kisah Somantri menjadi potret nyata perjuangan guru honorer di daerah tentang ketulusan, keterbatasan, dan harapan yang terus diperjuangkan hingga akhir masa pengabdian.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

WFH ASN Ciamis Resmi Berlaku Setiap Jumat, Ini Ketentuannya

Next Post

Ganti PPDB! SPMB 2026 Ciamis Pakai Sistem Baru, Prestasi Wajib Tes Akademik

Related Posts

Polres Ciamis Sita 352 Botol Miras dan 36,57 Gram Sabu
deNews

Polres Ciamis Sita 352 Botol Miras dan 36,57 Gram Sabu

Senin, 31 Agustus 2026
Layanan Publik Bapperida Kabupaten Ciamis
deNews

Layanan Publik Bapperida Kabupaten Ciamis

Senin, 31 Agustus 2026
Kampung Zakat ke-15 Desa Pawindan Resmi Diluncurkan, Ini Harapan Bupati
deNews

Kampung Zakat ke-15 Desa Pawindan Resmi Diluncurkan, Ini Harapan Bupati

Senin, 31 Agustus 2026
Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan
deNews

Kemenag Ciamis Serahkan SK Kampung Zakat ke UPZ Pawindan

Senin, 31 Agustus 2026
Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis
deNews

Pelatihan Protokol Berakhir, 20 Penegak Siap Jadi Wajah Pramuka Ciamis

Minggu, 30 Agustus 2026
Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis
deNews

Jalan Sehat Warnai Puncak HUT RI ke-81 Kelurahan Ciamis

Minggu, 30 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

KabarDaerah

KCD Pendidikan Jabar Wil XI Dukung Persoalan Lahan Garut Dikelola “Orang Provinsi” Dituntaskan

Rabu, 2 Oktober 2019

NPCI Ciamis Dilantik, Siap Cetak Atlet Disabilitas Berprestasi

Kamis, 22 Oktober 2020
Kasatpol PP Kabupaten Bandung Uwais Qorni.

Satpol PP Kabupaten Bandung Bongkar Reklame Tak Berizin

Kamis, 23 Oktober 2025

Lahan Milik Pemkab Garut Dikelola “Orang Provinsi”, Potensi PAD Hilang Capai Milyaran

Minggu, 29 September 2019

KPU Kabupaten Garut Gelar Refleksi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 Bersama Unsur Media Massa

Minggu, 23 Februari 2025

Anggaran Perubahan Ditolak DPRD, Kades Rahayu Minta Kalau Bisa Bupati Keluarkan Diskresi

Jumat, 25 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste