Dejurnal.com, Garut – Gelaran 7th Garut Young Koi Show 2026 yang berlangsung pada 10–12 April 2026 di Gedung Bonyoe Sinergi Mandala, Garut, Jawa Barat, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ajang ini kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kontes koi paling bergengsi di Indonesia, dengan daya tarik utama berupa hadiah perjalanan ke Jepang yang menjadi incaran para peserta.
Partisipasi dalam kontes tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Sebanyak 1.394 ekor koi turut dikompetisikan, melibatkan ratusan pemilik ikan dan puluhan handler profesional. Tingginya keterlibatan ini memperlihatkan bahwa minat terhadap dunia perkoian terus berkembang dan menjadikan Garut sebagai salah satu pusat kegiatan koi berskala nasional.
Dominasi tuan rumah juga terlihat jelas. Kabupaten Garut berhasil meraih predikat Most Entry berkat kontribusi jumlah ikan terbanyak. Sementara itu, Rizki Prakoso dari Kofu tampil menonjol dengan jumlah partisipasi koi terbanyak, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam kompetisi ini.
Tidak hanya unggul dari sisi kuantitas, Rizki Prakoso juga mencatatkan kualitas terbaik dengan meraih penghargaan Most Point. Prestasi tersebut mengantarkannya memperoleh hadiah utama berupa perjalanan ke Jepang, yang sejak awal menjadi magnet terbesar dalam gelaran ini.
Puncak acara berlangsung dramatis ketika gelar Grand Champion A diumumkan. Koi jenis Taisho Sanshoku berukuran 70 cm milik Hartono Sukwanto dari Bandung, yang ditangani Samurai Koi Centre Bandung, berhasil keluar sebagai juara. Kemenangan ini sekaligus mempertegas konsistensi kualitas yang dimilikinya di tingkat kompetisi nasional.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Batam, hingga Kalimantan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa ajang ini telah berkembang menjadi titik temu penting bagi komunitas pecinta koi dari berbagai penjuru.
Keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari keunggulan Garut sebagai lokasi. Kondisi lingkungan yang sejuk, didukung kualitas air yang baik, dinilai sangat mendukung kesehatan dan performa ikan selama kontes berlangsung. Faktor ini menjadi nilai tambah yang membuat Garut semakin diminati sebagai tuan rumah event serupa.
Selain kompetisi, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi daerah. Pameran UMKM lokal yang digelar bersamaan turut menarik perhatian pengunjung, sekaligus menjadi sarana promosi produk unggulan Garut kepada tamu dari luar daerah.
Di balik kesuksesan acara ini, terdapat peran penting sosok inisiator, H. Asako selaku pemilik Asako Management. Ia menjadi penggagas utama yang konsisten mendorong terselenggaranya ajang ini hingga mampu berkembang menjadi event berskala nasional dengan daya tarik yang semakin kuat dari tahun ke tahun.
Salah satu pengunjung, Deden, mengaku menikmati keseluruhan rangkaian acara. Ia menilai bahwa Garut tidak hanya menawarkan kontes berkualitas, tetapi juga pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari kuliner hingga fasilitas penginapan yang memadai.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa peningkatan partisipasi tahun ini menjadi indikator positif bagi perkembangan dunia perkoian di Indonesia. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dinilai berperan penting dalam terselenggaranya acara yang sukses dan tertib.
Dengan capaian tersebut, Garut Young Koi Show tidak lagi sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi telah berkembang menjadi sebuah perhelatan yang menggabungkan unsur hobi, prestasi, pariwisata, dan penguatan ekonomi lokal dalam satu rangkaian kegiatan.***Willy
















