• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Hadiri Sidang Paripurna DPRD Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Gubernur KDM Sebut Tata Ruang Bandung Ada Yang Salah

bydejurnalcom
Senin, 20 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Hadiri Sidang Paripurna DPRD  Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Gubernur KDM Sebut Tata Ruang Bandung Ada Yang Salah
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) blak-blakan menyebut bahwa tata ruang Bandung itu salah, sehingga kerap terjadi banjir.

“Jujur saja tata ruang Bandung ini salah. Sawah dibuat pabrik jadi banjirnya segini,” kata KDM seraya memeta tangannya menunjukan setinggi badan.

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi kepada wartawan yang mencegatnya di teras Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, seusai dirinya menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Senin 20 April 2026.

BacaJuga :

DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang

Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Menurut Dedi Mulyadi, Bandung itu asal kata dari bendungan, jadi harus banyak danau. Karenanya sudah ada pembahasan kolaboratif dengan Bupati Bandung.

KDM yang didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyebut sudah ada pembebasan tanah di Kabupaten Bandung 3 hektar. “Biar nanti dibangun danaunya oleh provinsi ,termasuk jalan yang di Tegalluar, rumah Pak Bupati banjir biar nanti ditingkatkan kualitas jalannya dan tanahnya yang sudah dibebaskan oleh perusahaan akan dibangun danaunya,” katanya.

Terkait momentum Hari Jadi ke -385 Kabupaten Bandung, menurut KDM yang paling utama adalah mengingatkan kepada Bandung sebagai nama, ada nilai -nilai hutan yang harus dijaga.

“Tadi sudah disampaikan, nanti dengan kolaboratif menyelesaikan berbagai persoalan di Bandung Selatan, termasuk mengalihfungsikan pekerjaan yang tadinya kuli buruh nanam sayur menjadi buruh menanam kopi, téh ,dan tanaman keras lainnya. Tetapi mereka tetap tidak kehilangan penghasilannya malah ditambah,” katanya.

Secara variabelnya, terang KDM sedang berjalan sekarang, tinggal nanti jumlah dan kolaboratifnya ditambah, termasuk tahun ini bupati sudah plapon tata ruang.

Sebelumnya, dalam sambutan pada sidang paripurna tersebut Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tugas gubernur itu mengatur peran, karena gubernur itu tidak punya wilayah.

“Karena gubernur itu tidak punya wilayah, yang punya wilayah itu bupati/wali kota. Karena tidak punya wilayah tugas gubernur itu ‘ngokolotan’. Kata bahasa seni itu mengorkestrasi, kata Bah Asep dalang itu tugas gubernur mendalang, mengatur téma,” kata KDM.

KDM pun menjabarkan tema Hari Jadi ke 385 Kabupaten Bandung “Ngarawat Lembur ,Ngaronjatkeun Zaman”. Meski Dedi Mulyadi menyebut “lieur” dengan tema tersebut, tapi kemudian ia memaparkannya.

“Ngarawat?.Oh ngaruwat, miara lembur. Ngaronjatkeun, ningkatkeun, ngigelan zaman.
Kenapa “ngigelan zaman?” Kan zaman itu bukan milik kita, zaman itu kalimat subjek kita itu objek, kita itu tidak bisa merubah zaman.. Karenanya kita “ngigelan” (menyesuaikan diri) dengan zaman.
Karena itu, apa yang harus diubah, yaitu tata kelola lingkungan,” katanya.

“Bandung harus kembali ka Indung, indung kita itu gunung. Di gunung itu ada pertama “sirah cai” atau mata air, dari mata air manjadi kulung-kulungan, dari kulung-kulungan lahir susukan, dari susukan jadi walungan,.jadi bendungan, bandung. Bendungan . Karenanya peradabannya bendungan. diwengku ku Bung Karno, diteruskan Pak Harto, yaitu Bendungan Saguling,” kata KDM.

Menurut KDM, kalimat saguling itu kalimat tunggal jadi jama, jama jadi tunggal, kalau orang Sunda itu nauhid. Kalau orang Sunda nauhid ( bertauhid) menceritakan Tuhan itu tidak boleh diucap-ucap, tidak boleh disebut-sebut, Tuhan itu ada dalam diri. Saguling itu manunggal.

Inti dari sambutan KDM itu bahwa kita harus memelihara alam dan lingkungan, yang disebut KDM kembali ka Indung.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

FAGAR Garut Dorong Status PPPK Penuh Waktu, Terkendala Regulasi Pusat dan Nasib Honorer Non-Database

Next Post

Gubernur Jabar KDM Nampak Haru, “Rindu Purnama” Dilantunkan Penyanyi Maliq

Related Posts

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Herdiat Dorong Penguatan PAD dan Ajukan Lima Raperda Baru
deNews

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Herdiat Dorong Penguatan PAD dan Ajukan Lima Raperda Baru

Rabu, 22 Juli 2026
DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang
deNews

Yudha Puja Turnawan Desak Kepastian Korwil dan Perbaikan Kesejahteraan PPPK Paruh Waktu di Garut

Selasa, 21 Juli 2026
Yudha Puja Turnawan Minta Kerusakan Sekolah Segera Ditangani, Dorong Kolaborasi BOS, CSR dan Baznas
deNews

Yudha Puja Turnawan Minta Kerusakan Sekolah Segera Ditangani, Dorong Kolaborasi BOS, CSR dan Baznas

Selasa, 21 Juli 2026
DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang
deNews

DPRD Garut Dorong Transparansi Seleksi Kepala Sekolah, Guru P3K dan PNS Tetap Berpeluang

Selasa, 21 Juli 2026
Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit
deNews

Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan dan Pengembangan Klinik Rotinsulu Menjadi Rumah Sakit

Selasa, 21 Juli 2026
Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna
Parlementaria

Malam Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta, Kemegahan yang Mengandung Makna

Selasa, 21 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Calhaj Garut Gugat Kebijakan Kuota : DPRD Siap Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat

Jumat, 21 November 2025

Buntut Dugaan Penghinaan Terhadap Wartawan, Salah Satu Kabid Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Diadukan Ke Polisi

Rabu, 7 Oktober 2020
Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Garut, Eko Suharno, A.Ptnh., M.H

BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf

Senin, 12 Januari 2026

Incar Kursi Ketua KNPI, Pemuda Pancasila Purwakarta Seleksi Sejumlah Kader

Rabu, 27 Oktober 2021

BARQ Gelar Aksi Yaumul-Quds di Alun-Alun Garut, Dukung Pembebasan Palestina

Jumat, 28 Maret 2025

PSBB Garut, Ini Lokasi Posko Check Point

Kamis, 7 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste