• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Mieling Ngadegna Sasak Cirahong 1894: Merawat Sejarah, Menguatkan Gotong Royong

bydejurnalcom
Minggu, 26 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Mieling Ngadegna Sasak Cirahong 1894: Merawat Sejarah, Menguatkan Gotong Royong
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Sasak Cirahong bukan sekadar jembatan penghubung wilayah. Lebih dari itu, ia menjadi simbol sejarah, kebersamaan, dan nilai spiritual masyarakat.

Melalui kegiatan Rumat Sasak Purwakala 1894: Mieling Ngadegna Sasak Cirahong, warga diajak kembali memahami dan merawat jejak masa lalu sebagai bagian dari identitas bersama.

Kegiatan yang digelar Sabtu (25/4/2026) di kawasan Jembatan Cirahong sisi Ciamis (eks RM Batu Hitam) ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.

BacaJuga :

Tak Sekadar Berbagi Makanan, Jumat Berkah Dinsos Satukan Warga dalam Kebersamaan

Jelang Jumat Berkah Part 3, Tujuh Personel Tagana Ciamis Sibuk di Dapur Siapkan Menu Ikan Goreng dan Sayur Tahu

SMPN 4 Ciamis Gandeng de-Sille Barbershop Dinsos, Potong Rambut Jadi Gerakan Peduli Sesama

Warga dari Ciamis dan Tasikmalaya hadir dengan antusias, bahkan tanpa undangan resmi.

Kehadiran spontan ini menunjukkan kuatnya ikatan masyarakat terhadap sejarah jembatan tersebut.

Acara ini diinisiasi Persatuan Pesantren Ortodok, Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis, dan Yayasan Kusumah Diningrat Jambansari dengan mengusung tema “Ngarumat Tapak, Ngageuing Rasa, Mapag Cirahong Digjaya”.

Tema tersebut mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tawasulan kepada para leluhur dan tokoh pendiri Sasak Cirahong. Suasana berlangsung khidmat, diperkuat dengan lantunan salawat yang menggema dari arah Tasikmalaya menuju Ciamis.

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis, Dr. Yat Rospia Brata, M.Si., menjelaskan bahwa Sasak Cirahong memiliki nilai sejarah yang sangat penting.

“Berdasarkan manuskrip Eyang Kusumasubrata, jembatan ini diresmikan pada 1 November 1894. Ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi bagian dari perjalanan peradaban,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut melibatkan negara-negara Eropa seperti Belanda, Inggris, dan Jerman.

Hal ini menunjukkan bahwa Sasak Cirahong memiliki nilai sejarah hingga tingkat internasional dan kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.

Nuansa spiritual semakin terasa melalui prosesi Adzan Vitu, yakni tujuh orang melantunkan adzan dari titik berbeda di sekitar lokasi.

Tokoh Agama Kang Ujang Abdussalam menyebut prosesi ini sebagai simbol keseimbangan hidup.

“Adzan Vitu mengingatkan kita bahwa hubungan manusia tidak hanya dengan sesama, tetapi juga dengan Tuhan. Keduanya harus seimbang,” katanya.

Selain itu, ditampilkan pula tradisi Adan Vitu sebagai simbol penyangga jembatan.

Tujuh orang berdiri dalam formasi dua di utara, tiga di tengah, dan dua di selatan, melambangkan pentingnya kebersamaan dalam menopang sesuatu yang besar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mushofahah atau saling bersalaman antar peserta. Momen ini menjadi sarana mempererat persaudaraan warga dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan Rusyandi, S.Sos., M.M., menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menjaga identitas daerah.

“Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sejarah masih hidup. Ini bukan sekadar kegiatan budaya, tetapi gerakan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan agar generasi muda terus mengenal sejarah daerahnya.

“Kami juga berharap ke depan ada museum Sasak Cirahong sebagai pusat edukasi sejarah,” tambahnya.

Sebagai situs cagar budaya nasional, Sasak Cirahong tidak hanya memiliki nilai lokal, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah yang lebih luas.

Keberadaannya menjadi bukti perpaduan antara teknologi, budaya, dan nilai spiritual.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan bahwa sejarah tidak cukup hanya dikenang.

Tapi harus dijaga dan dirawat bersama agar tetap hidup dan menjadi pijakan bagi generasi mendatang. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sadudulur Cilokotot Tepung Lawung Halbi Besok Mengenang Masa Lalu di Rumah H. Oos Rahmat Kosasih

Next Post

Bertemu Bupati Herdiat, Irfan Hakim Kagum Sistem Sampah Ciamis yang Berbasis Warga

Related Posts

Tadarus Tani Satukan Ulama dan Petani, Dorong Pertanian Sehat Berbasis Syariat Islam
deNews

Tadarus Tani Satukan Ulama dan Petani, Dorong Pertanian Sehat Berbasis Syariat Islam

Sabtu, 25 Juli 2026
Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif,Penemuan Security Meninggal Dunia di Waduk Jatiluhur
Hukum dan Kriminal

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif,Penemuan Security Meninggal Dunia di Waduk Jatiluhur

Sabtu, 25 Juli 2026
Dari Forum Leuwi Keris ke BBWS Citanduy, Ciamis Siapkan Uji Coba Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik
deNews

Dari Forum Leuwi Keris ke BBWS Citanduy, Ciamis Siapkan Uji Coba Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik

Jumat, 24 Juli 2026
Tak Sekadar Berbagi Makanan, Jumat Berkah Dinsos Satukan Warga dalam Kebersamaan
deNews

Tak Sekadar Berbagi Makanan, Jumat Berkah Dinsos Satukan Warga dalam Kebersamaan

Jumat, 24 Juli 2026
Jelang Jumat Berkah Part 3, Tujuh Personel Tagana Ciamis Sibuk di Dapur Siapkan Menu Ikan Goreng dan Sayur Tahu
deNews

Jelang Jumat Berkah Part 3, Tujuh Personel Tagana Ciamis Sibuk di Dapur Siapkan Menu Ikan Goreng dan Sayur Tahu

Jumat, 24 Juli 2026
SMPN 4 Ciamis Gandeng de-Sille Barbershop Dinsos, Potong Rambut Jadi Gerakan Peduli Sesama
deNews

SMPN 4 Ciamis Gandeng de-Sille Barbershop Dinsos, Potong Rambut Jadi Gerakan Peduli Sesama

Jumat, 24 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Dua Calon Ketua PWI Purwakarta Dinyatakan Lolos Verifikasi oleh PWI Jabar, Konferensi digelar 29 April 2025

Rabu, 9 April 2025

Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan Tinggal Daftar ke KPU

Jumat, 21 Agustus 2020

RSUD Bayu Asih Purwakarta Raih Predikat Paripurna

Senin, 30 Januari 2023

Pencairan BLT Dana Desa Kebon Peuteuy Kondusif Mengikuti Protokoler Kesehatan

Sabtu, 17 Oktober 2020
Kolase foto emak-emak yang mengaku korban begal dan saat ditetapkan jadi tersangka laporan palsu.

Terjerat Hutang Rentenir, Emak-emak di Garut Merekayasa Cerita Dibegal 1,3 Miliar

Selasa, 12 Oktober 2021
Camat Margahayu Taty Suharyati dan Kades Sukamenak Taufik.

Gedung UMKM dan Mini Soccer Desa Sukamenak Resmi Mulai Digunakan Per 1 Desember 2025

Minggu, 30 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste