Dejurnal.com, Garut – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Kecamatan Tarogong Kaler tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh makna. Kegiatan yang digelar selama dua hari, 17–18 April 2026, di Lapangan Cukangkawung, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, menjadi wadah strategis bagi para santri untuk menyalurkan bakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antar Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Sabtu (18/4/2026).
Sebanyak 295 peserta dari 35 MDT se-Kecamatan Tarogong Kaler ambil bagian dalam ajang ini. Mereka berkompetisi dalam 13 cabang olahraga dan seni yang dirancang tidak hanya untuk menguji kemampuan fisik dan kreativitas, tetapi juga membentuk karakter, menjunjung tinggi sportivitas, serta menanamkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.
Kepala Desa Sirnajaya, Andriyanto, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum penting dalam membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan diniyah.
“Dengan silaturahmi kita kuat, dengan bakat kita hebat, dan dengan prestasi kita bermartabat,” ujar Andriyanto penuh semangat di hadapan para peserta dan undangan.
Ia juga berharap kegiatan seperti PORSADIN dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki keterampilan yang membanggakan.
Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Ketua DPC FKDT Kabupaten Garut, Ketua DPC FKDT Kecamatan Tarogong Kaler, Camat Tarogong Kaler, perwakilan MUI Kecamatan, hingga pihak KUA Kecamatan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan diniyah serta pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai keagamaan.
Ketua DPC FKDT Kecamatan Tarogong Kaler menekankan bahwa PORSADIN merupakan media efektif untuk menggali potensi santri di berbagai bidang. Ia juga memberikan apresiasi atas kerja keras panitia serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sirnajaya yang telah memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.
Sementara itu, Camat Tarogong Kaler menyampaikan bahwa PORSADIN adalah kegiatan positif yang mampu membentuk generasi muda yang sehat, kreatif, dan kompetitif. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung semarak. Sorak sorai para pendukung, semangat para peserta, serta nuansa kebersamaan yang kental menjadi gambaran bahwa PORSADIN bukan hanya kompetisi, melainkan juga perayaan persatuan dalam komunitas pendidikan diniyah.
Melalui penyelenggaraan PORSADIN 2026 di Desa Sirnajaya, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan, kreativitas, dan prestasi yang mampu membawa nama baik daerah di masa mendatang.***Willy

















