• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

ASN Mengantuk Saat Acara OJK, Bupati Herdiat Langsung Beri Teguran

bydejurnalcom
Rabu, 29 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
ASN Mengantuk Saat Acara OJK, Bupati Herdiat Langsung Beri Teguran
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menegur langsung sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang terlihat mengantuk saat menghadiri kegiatan Gerakan Edukasi Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026).

Teguran itu disampaikan di tengah sambutannya, ketika ia melihat beberapa peserta kehilangan konsentrasi. Padahal, waktu masih menunjukkan sekitar pukul 09.00 WIB.

Di hadapan Kepala OJK Tasikmalaya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Heri Rafni, kepala sekolah, tenaga pendidik SD hingga SMA/sederajat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, Herdiat memilih menghentikan sejenak penyampaian materi untuk mengingatkan para ASN.

BacaJuga :

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

“Jam sembilan sudah pada mengantuk. ASN macam apa ini? Malu. Jangan bikin malu. Nanti difoto media, malu kita semua,” kata bupati dengan nada tegas.

Ucapan itu langsung mengubah suasana ruangan. Peserta yang semula tampak kurang fokus segera membenahi posisi duduk dan kembali memperhatikan jalannya kegiatan.

Bagi bupati, teguran tersebut bukan sekadar persoalan peserta yang mengantuk. Ia menilai disiplin, etika, dan kesungguhan ASN dalam mengikuti kegiatan resmi merupakan cerminan kualitas birokrasi.

Aparatur, kata dia, harus mampu menunjukkan sikap profesional di setiap kesempatan karena mereka menjadi wajah pemerintah di hadapan masyarakat.

“Jika kita sendiri tidak menghargai forum seperti ini, bagaimana masyarakat akan percaya kepada pemerintah. ASN harus menjadi contoh, bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dengan perhatian dan tanggung jawab,” ujarnya.

Apresiasi Program OJK

Usai memberikan teguran, bupati melanjutkan sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada OJK Tasikmalaya atas penyelenggaraan Program Gerakan Edukasi Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) di Kabupaten Ciamis.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh narasumber dan peserta. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat melalui lingkungan pendidikan.

“Terima kasih kepada OJK yang telah melaksanakan kegiatan ini di Kabupaten Ciamis. Edukasi keuangan menjadi kebutuhan yang sangat penting, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat,” katanya.

Bupati mengatakan digitalisasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat. Kemudahan transaksi, akses informasi, hingga layanan publik kini semakin bergantung pada teknologi. Namun, perkembangan itu juga menghadirkan ancaman baru apabila tidak diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan literasi keuangan.

“Tadi kita mendengar pemaparan dari Kepala OJK. Digitalisasi memberikan manfaat yang sangat besar, tetapi dampak negatifnya juga tidak kalah besar. Karena itu kita harus mampu memilih dan memilah mana yang membawa manfaat dan mana yang harus dihindari,” ujarnya.

Judol dan Pinjol Jadi Ancaman

Dalam kesempatan itu, bupati membahas maraknya praktik judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang kini semakin meresahkan.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menimpa masyarakat umum, tetapi juga telah menyasar aparatur sipil negara.

“Dampak digitalisasi yang paling terasa sekarang adalah judi online dan pinjaman online. Korbannya bukan hanya masyarakat. ASN juga banyak yang terjerat. Bukan hanya laki-laki, perempuan juga ada,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan kemampuan mengendalikan diri dan kecakapan dalam mengelola keuangan.

Prihatin Kasus Kekerasan Anak

Selain persoalan ekonomi digital, Herdiat juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat 83 kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak di Kabupaten Ciamis.

“Kasusnya memang 83, tetapi jumlah korbannya bisa mencapai ratusan anak,” katanya.

Yang lebih memprihatinkan, lanjut Herdiat, mulai ditemukan kasus pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan anak usia sekolah.

“Baik di tingkat SMA, SMP bahkan SD sudah terjadi. Dulu kita mengira kasus seperti ini hanya terjadi di kota besar. Sekarang pengaruh teknologi begitu luas. Karena itu pengawasan orang tua dan guru harus semakin diperkuat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh dibiarkan tanpa pendampingan. Anak-anak harus dibekali karakter, etika, dan kemampuan menggunakan media digital secara sehat agar tidak mudah terpengaruh konten maupun pergaulan yang menyimpang.

Guru Berperan Membangun Generasi Cerdas Finansial

Melalui Program GENIUS, bupati berharap kepala sekolah dan tenaga pendidik mampu menjadi penggerak literasi keuangan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pemahaman mengenai cara mengelola keuangan harus mulai dikenalkan sejak usia dini agar anak terbiasa hidup hemat, bijak mengambil keputusan finansial, dan tidak mudah terjebak berbagai bentuk kejahatan digital.

“Bapak dan Ibu guru memiliki peran penting untuk mengajarkan kepada anak-anak bagaimana mengelola keuangan dengan baik sejak dini. Ini bagian dari membentuk karakter generasi yang mandiri dan bertanggung jawab,” katanya.

Indonesia Emas Dimulai dari Hari Ini

Di akhir sambutannya, Herdiat menegaskan bahwa cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa investasi besar pada pembangunan sumber daya manusia.

Ia mengingatkan bahwa kualitas generasi mendatang harus dipersiapkan secara sistematis melalui pendidikan, pemenuhan gizi, pencegahan stunting, penguatan karakter, hingga peningkatan literasi digital dan keuangan.

“Indonesia Emas 2045 tidak bisa diwujudkan secara instan. Semua harus dipersiapkan sejak dini, terprogram, dan terukur. Kalau kita masih menghadapi persoalan stunting dan rendahnya literasi, maka cita-cita melahirkan generasi emas akan semakin berat untuk diwujudkan,” pungkasnya.

Program Gerakan Edukasi Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) yang digagas OJK diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat literasi keuangan di kalangan pendidik dan peserta didik, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan era digital secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Menolak Lupa : Klinik Paru Garut Berdiri di Bekas Kompleks Pemakaman Astana Kalong, Tepat di Samping Makam Bupati Bandung

Next Post

Monalisa, Inovasi Digital Bapenda Ciamis untuk Meningkatkan PAD

Related Posts

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan
deNews

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026
Putera Asgar  Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026
deNews

Putera Asgar Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026

Rabu, 12 Agustus 2026
Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao
deNews

Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao

Rabu, 12 Agustus 2026
GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot
deNews

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Rabu, 12 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid
deNews

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Rabu, 12 Agustus 2026
Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah
deNews

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Rabu, 12 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Wakil Ketua DPR RI Didampingi Wabup Sukabumi Tinjau Lokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Jumat, 6 Desember 2024

Mada Barak Indonesia Cianjur Siap Ciptakan Pilkada Cianjur Kondusif

Minggu, 23 Agustus 2020

DPRD dan Bupati Purwakarta Sepakat Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2026 Sebesar Rp 2,4 T Ditandatangani

Senin, 20 Oktober 2025

Validasi Penetapan Data Calon Penerima BLT DD Jadi Hambatan Penyaluran Lambat

Minggu, 17 Mei 2020
Kepala.UPT Perparkiran Dishub Kabupaten Bandung Doddi.

Dishub Lakukan Evaluasi dan Pembinaan untuk Tingkatkan PAD Kabupaten Bandung dari Perparkiran

Sabtu, 5 Juni 2021

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Purwakarta Antisipasi Kepulangan Pekerja Migran

Selasa, 4 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste