Dejurnal.com, Garut – Rencana peningkatan status Klinik Paru Rotinsulu di Kabupaten Garut menjadi rumah sakit sekaligus memperluas area dan kapasitas pelayanankesehatan mengingatkan publik pada sejarah panjang pembangunan dimana klinik paru sekarang berdiri.
Sebelum ada Klinik Paru Rotinsulu, kawasan tersebut dikenal dengan area pemakaman Astana Kalong, berada di Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul. Lokasi yang kini menjadi pusat layanan kesehatan tersebut merupakan kawasan yang sejak lama dikenal sebagai kompleks pemakaman bersejarah karena terdapat Makam Raden Tumenggung Ardikusumah atau Demang Timbanganten.
Raden Tumenggung Ardikusumah dikenal sebagai Bupati Bandung kedua dan salah satu tokoh penting dalam sejarah Bandung. Keberadaan makam tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat ketika Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan sebagian area Astana Kalong sebagai lokasi pembangunan fasilitas kesehatan paru.
Sebelum pembangunan, Pemerintah Kabupaten Garut menjelaskan bahwa lahan Astana Kalong terdiri atas dua bidang hak pakai yang berbeda. Salah satu bidang dihibahkan kepada Kementerian Kesehatan untuk pembangunan Klinik Paru sebagai pengganti fasilitas lama yang terdampak bencana di kawasan Teras Cimanuk. Sementara bidang lainnya yang menjadi lokasi makam Raden Temenggung Ardikusumah direncanakan tetap dipertahankan dan dihibahkan.
Saat proses pembangunan dimulai pada 2023, puluhan makam yang berada di area pembangunan dipindahkan setelah melalui pendataan dan persetujuan keluarga. Pemerintah menegaskan bahwa pemindahan tersebut tidak mencakup makam Raden Tumenggung Ardikusumah yang tetap dipertahankan sebagai situs sejarah.
Kala itu, pembangunan sempat memunculkan perdebatan antara kebutuhan pelayanan kesehatan dan upaya pelestarian situs bersejarah. Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan berkomitmen menghormati nilai sejarah Astana Kalong dengan melakukan pengecekan secara manual di area sekitar makam serta membuka ruang dialog dengan keluarga keturunan trah Timbanganten.
Kini, pengembangan layanan paru di Garut terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Garut bersama Klinik Paru Rotinsulu merencanakan perluasan layanan, termasuk penambahan fasilitas rawat inap, mengingat tingginya kebutuhan pelayanan penyakit paru di Kabupaten Garut.
Keberadaan Klinik Paru di kawasan Astana Kalong menjadikan lokasi ini memiliki dua nilai penting sekaligus: sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat dan sebagai kawasan yang menyimpan jejak sejarah para tokoh penting Priangan. Perpaduan antara fungsi pelayanan publik dan pelestarian warisan sejarah inilah yang menjadikan Astana Kalong memiliki posisi yang unik dalam perkembangan Kabupaten Garut.***Raesha
















