• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Diberi Amanah Jadi Wawakil Galuh, Raden Rafiq Bicara Kanyaah dan Persatuan

bydejurnalcom
Sabtu, 8 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
Diberi Amanah Jadi Wawakil Galuh, Raden Rafiq Bicara Kanyaah dan Persatuan
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal – Menjadi Wawakil Kerajaan Galuh bagi Raden Rafiq Hakim Radinal bukan sekadar menerima sebuah penghormatan. Di balik amanah tersebut, ia melihat tanggung jawab untuk ikut menjaga marwah, sejarah, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan para karuhun.

Rafiq menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya sebagai Wawakil Kerajaan Galuh. Ia berharap peran tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mempererat persatuan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Baginya, nilai-nilai yang diwariskan para leluhur masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat saat ini.

BacaJuga :

Tekan Angka Perkawinan Anak di Garut, YAG dan Pascasarjana Universitas Garut Jalin Kerjasama Penelitian dan Pengabdian

Dr. Giyatno Bawa Ciamis ke Forum ASEAN, Kepemimpinan dan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Kunci Perubahan

Kepala Kemenag Menilai Pengajian BKMM Ciamis Efektif Perkuat Literasi Agama

Kanyaah, gotong royong, saling menghargai, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran merupakan nilai yang dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman.

“Kanyaah dipersatukan, semoga dapat membantu kita semua untuk menjadi satu yang jauh lebih baik, sesuai dengan apa yang diharapkan para karuhun kita,” ujar Rafiq.

Wawakil Galuh Bukan Sekadar Simbol

Rafiq menegaskan, amanah sebagai Wawakil Kerajaan Galuh tidak semestinya dimaknai sebatas kedudukan ataupun simbol adat. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab moral untuk ikut merawat sejarah dan memastikan nilai-nilai luhur Galuh tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, budaya Galuh memiliki kekayaan nilai yang tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari masa lalu.

Warisan tersebut perlu terus dihidupkan melalui kehidupan masyarakat, terutama dalam membangun hubungan sosial yang dilandasi kebersamaan dan rasa saling menghormati.

Karena itu, Rafiq melihat pelestarian budaya sebagai pekerjaan bersama. Pemerintah, keraton, budayawan, seniman, tokoh masyarakat, generasi muda, hingga masyarakat secara luas memiliki ruang dan peran masing-masing dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Galuh.

Ia berharap kehadiran Wawakil Galuh dapat menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarelemen masyarakat.

Menjaga Warisan Karuhun di Tengah Perubahan Zaman

Rafiq menyadari tantangan pelestarian budaya semakin besar seiring perubahan zaman. Generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang semakin terbuka dan dekat dengan berbagai pengaruh budaya dari luar.

Namun, menurutnya, perubahan tersebut tidak harus membuat masyarakat meninggalkan akar budayanya. Justru nilai-nilai lokal dapat menjadi pijakan untuk menghadapi perubahan tanpa kehilangan identitas.

Semangat gotong royong, kanyaah, menghargai sesama, serta mencintai tanah kelahiran merupakan nilai yang menurut Rafiq perlu terus ditanamkan dan diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun berharap generasi muda tidak hanya mengenal Galuh melalui catatan sejarah, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya.

“Harapannya tentu kita semua bisa berjalan bersama, menjaga apa yang sudah diwariskan para karuhun dan menjadikan nilai-nilai itu sebagai pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Kanyaah sebagai Perekat Persatuan

Bagi Rafiq, kata kanyaah memiliki makna penting dalam menjaga kebersamaan. Kecintaan terhadap budaya dan tanah kelahiran, kata dia, seharusnya tidak berhenti pada simbol atau seremoni, tetapi diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi perekat di tengah masyarakat sehingga perbedaan tidak menjadi penghalang untuk berjalan bersama.

“Mudah-mudahan amanah ini bisa menjadi jalan untuk mempererat persatuan, menjaga kanyaah terhadap karuhun, dan membawa kebaikan bagi kita semua,” harapnya.

Rafiq juga berharap amanah sebagai Wawakil Kerajaan Galuh dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam mendorong tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya daerah.

Dengan semangat tersebut, ia ingin nilai-nilai Galuh tidak berhenti sebagai warisan masa lalu. Nilai itu diharapkan tetap hidup, tumbuh, dan menjadi inspirasi bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

DKKC Sambut Wawakil Galuh, Sinergi Kebudayaan Segera Dibangun

Next Post

Motif Batik Cakra Galuh, Menerjemahkan Filosofi Galuh ke Era Kini

Related Posts

Ciamis Ukir Prestasi Nasional, Uji Kendaraan Bermotor Raih Terbaik II
deNews

Ciamis Ukir Prestasi Nasional, Uji Kendaraan Bermotor Raih Terbaik II

Selasa, 22 September 2026
Dari Buku Jadi Karya, Festival Literasi Ciamis Perluas Fungsi Perpustakaan
deNews

Dari Buku Jadi Karya, Festival Literasi Ciamis Perluas Fungsi Perpustakaan

Selasa, 22 September 2026
Bupati Herdiat Buka Festival Literasi Ciamis 2026, Dorong Warga Cakap Hadapi Era Digital
deNews

Bupati Herdiat Buka Festival Literasi Ciamis 2026, Dorong Warga Cakap Hadapi Era Digital

Selasa, 22 September 2026
Tekan Angka Perkawinan Anak di Garut, YAG dan Pascasarjana Universitas Garut Jalin Kerjasama Penelitian dan Pengabdian
deEdukasi

Tekan Angka Perkawinan Anak di Garut, YAG dan Pascasarjana Universitas Garut Jalin Kerjasama Penelitian dan Pengabdian

Selasa, 22 September 2026
Dr. Giyatno Bawa Ciamis ke Forum ASEAN, Kepemimpinan dan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Kunci Perubahan
deNews

Dr. Giyatno Bawa Ciamis ke Forum ASEAN, Kepemimpinan dan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Kunci Perubahan

Selasa, 22 September 2026
Kepala Kemenag Menilai Pengajian BKMM Ciamis Efektif Perkuat Literasi Agama
deNews

Kepala Kemenag Menilai Pengajian BKMM Ciamis Efektif Perkuat Literasi Agama

Selasa, 22 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Komisi III DPRD Purwakarta Terima Audensi LSM Barak dan PT TCP Terkait Ijin Domisili dan Pengelolaan Limbah

Rabu, 16 Juni 2021

Deni Suherlan, Sekda Kabupaten Garut Meninggal Dunia di Rumah Dinasnya

Senin, 11 Mei 2020

Tujuh Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Kabupaten Bandung Saat Berduaan di Kamar Hotel

Kamis, 13 Maret 2025

Bravo Komando Cianjur Tegaskan Bukan Lembaga Debt Collector

Jumat, 31 Januari 2020

Gegara “Sapi Lintuh”, H. Yanto Dipanggil Bawaslu

Kamis, 8 Oktober 2020

Rayakan Nataru dengan Kesadaran Lingkungan, Bupati Ciamis Terbitkan Edaran Pengendalian Sampah

Rabu, 24 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste