CIAMIS, deJurnal,- Kesehatan mental perempuan menjadi perhatian Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis. Persoalan tersebut dinilai penting dibicarakan karena perempuan memiliki peran besar dalam keluarga, sekaligus menghadapi beragam tuntutan kehidupan yang berpotensi memicu stres.
Perhatian itu diwujudkan GOW Kabupaten Ciamis bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Ciamis melalui talkshow bertema “Perempuan Sehat Mental, Fondasi Keluarga Berkualitas” di Gedung Puspita Kabupaten Ciamis, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mengusung slogan “Sehat Jiwanya, Kuat Keluarganya, Merdeka Hidupnya”.
Talkshow menghadirkan dokter spesialis kejiwaan, dr. Andi Fatimah, Sp.KJ, sebagai narasumber. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali tekanan psikologis serta membangun kondisi diri yang lebih sehat dalam menjalankan peran di keluarga dan lingkungan sosial.
Ketua GOW Kabupaten Ciamis, Ny. Hj. Talbiah Munadi, MH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pertemuan rutin bulanan GOW yang dikemas dengan nuansa peringatan kemerdekaan.
Namun, menurutnya, pemilihan tema kesehatan mental bukan tanpa alasan. Kondisi kehidupan saat ini membuat banyak orang, termasuk perempuan, menghadapi tekanan dari berbagai sisi.
“Situasi dan kondisi saat ini banyak saudara-saudara kita dan teman-teman yang mengalami stres. Kita melihat kondisi ekonomi, pendidikan anak dan berbagai persoalan kehidupan yang semuanya membutuhkan biaya. Karena itu, kita membuat tema seperti ini minimal untuk mencarikan jalan keluar bagi ibu-ibu agar bisa terhindar dari stres,” ujar Talbiah.
Kesehatan Mental Perempuan Berpengaruh pada Keluarga
Talbiah menilai kesehatan mental perempuan perlu mendapatkan perhatian yang sama dengan kesehatan fisik. Terlebih, perempuan memiliki peran penting dalam membangun suasana keluarga.
Menurutnya, seorang ibu yang mampu menjaga kondisi mental dengan baik akan lebih siap menghadapi berbagai persoalan keluarga dan memberikan dukungan positif bagi anggota keluarga lainnya.
Karena itu, edukasi mengenai kesehatan mental diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong perempuan lebih peduli terhadap kondisi dirinya sendiri.
“Sehat mental itu penting karena perempuan memiliki peran besar di dalam keluarga. Kalau ibunya sehat, insyaallah keluarga juga bisa lebih sehat dan kuat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti organisasi wanita tingkat kabupaten maupun kecamatan. GOW Kabupaten Ciamis menaungi 61 organisasi wanita, sementara GOW tingkat kecamatan terdapat di 27 kecamatan.
Selain talkshow, kegiatan juga diisi dengan pembagian dan pemasangan bendera Merah Putih sebagai bagian dari semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
IIDI Ciamis Dorong Perempuan Tidak Mengabaikan Kesehatan Mental
Koordinator IIDI Cabang Ciamis, Apt. Guria Bayurini, mengatakan keterlibatan IIDI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya perempuan.
Ia mengatakan perempuan memiliki banyak peran yang harus dijalankan. Mulai dari mengurus keluarga, mendampingi anak, menjalankan aktivitas sosial hingga berbagai tanggung jawab lainnya.
Banyaknya peran tersebut, kata Guria, membuat perempuan perlu memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan mental.
“Perempuan lebih rentan terkena stres. Dengan peran yang begitu banyak di keluarga, bagaimana kita harus tetap sehat dan menjaga mental agar keluarga tetap sehat, itu intinya,” kata Guria.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan mental sebaiknya dimulai dari kemampuan untuk mengenali kondisi diri. Ketika tekanan mulai dirasakan, perempuan tidak seharusnya mengabaikannya dan perlu mencari cara yang tepat untuk mengatasinya.
IIDI Ciamis sendiri selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan bakti sosial. Kegiatan tersebut dilakukan dalam berbagai momentum, termasuk ketika terjadi bencana maupun peringatan hari-hari besar.
Kolaborasi bersama GOW menjadi salah satu upaya IIDI untuk memberikan manfaat yang lebih luas melalui edukasi kesehatan.
Guria berharap kegiatan tersebut dapat mendorong perempuan di Kabupaten Ciamis untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental.
“Untuk para wanita di Kabupaten Ciamis, seperti yang tadi disampaikan dokter spesialis kejiwaan, kita harus menjadi perempuan yang sehat mental karena itu merupakan fondasi untuk kebahagiaan keluarga,” ujarnya.
Semangat Kemerdekaan dan Peran Perempuan
Di sisi lain, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan GOW untuk mengajak perempuan terus mengambil peran dalam mengisi kemerdekaan.
Talbiah mengatakan perjuangan generasi saat ini memiliki bentuk yang berbeda dengan perjuangan para pendahulu. Jika para pejuang dahulu mempertaruhkan tenaga, harta hingga nyawa untuk merebut kemerdekaan, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisinya dengan pembangunan.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Pendidikan, kesehatan dan ekonomi menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
“Kalau para pejuang dulu mengorbankan tenaga, biaya, bahkan nyawa dan darahnya, kita sebagai pelanjut minimal harus bisa mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Dengan SDM yang baik, pendidikan yang bagus, kesehatan yang bagus dan ekonomi yang baik, mudah-mudahan kita bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan merata,” tuturnya.
Melalui talkshow tersebut, GOW dan IIDI Ciamis berharap pembahasan mengenai kesehatan mental perempuan dapat terus berkembang di tengah masyarakat.
Kesehatan mental bukan hanya persoalan individu, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hubungan dalam keluarga dan lingkungan. Perempuan yang mampu menjaga kesehatan mental diharapkan dapat menjalankan perannya dengan lebih baik, membangun keluarga yang sehat dan turut berkontribusi dalam kehidupan sosial.
Semangat itulah yang menjadi pesan utama kegiatan tersebut: perempuan sehat mental, keluarga lebih kuat, dan kemerdekaan dapat diisi dengan kualitas kehidupan yang semakin baik. (Nay Sunarti)
















