Dejurnal.com, CIAMIS. Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, capaian tersebut datang dari sektor perhubungan setelah Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB) Ciamis meraih Terbaik II kategori kawasan megapolitan tahun 2026.
Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) dan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional 2026 yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Mewakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Uga Yugaswara, Sekretaris Dishub Ciamis Rissa Sugara hadir menerima penghargaan tersebut di Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Penghargaan tingkat nasional itu menjadi pengakuan atas kinerja UPUBKB Ciamis dalam menjalankan pelayanan pengujian kendaraan bermotor.
Di balik proses pengujian, terdapat tanggung jawab untuk memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat maupun angkutan umum memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Karena itu, layanan uji berkala tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya menekan risiko kecelakaan yang dipicu kondisi kendaraan sekaligus membangun budaya keselamatan dalam transportasi jalan.
Capaian ini juga menjadi dorongan bagi Dinas Perhubungan Ciamis untuk mempertahankan standar pelayanan yang telah berjalan sekaligus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Prestasi nasional tersebut diharapkan tidak menjadi tujuan akhir, melainkan pemacu untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, tertib dan profesional.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya sebelumnya menegaskan bahwa setiap penghargaan yang diterima pemerintah daerah harus dimaknai sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, sebuah prestasi merupakan buah dari kerja bersama. Karena itu, penghargaan yang diraih perangkat daerah harus menjadi energi untuk menjaga konsistensi pelayanan sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru.
Terlebih, sektor perhubungan bersentuhan langsung dengan keselamatan masyarakat.
Pengujian kendaraan secara berkala menjadi bagian dari upaya memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan telah memenuhi ketentuan teknis dan standar keselamatan.
Dengan capaian tersebut, Pemkab Ciamis berharap jajaran Dinas Perhubungan terus menjaga kinerja UPUBKB sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Ukuran keberhasilan tidak hanya dilihat dari penghargaan, tetapi juga dari sejauh mana pelayanan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Prestasi Terbaik II tingkat nasional ini sekaligus menambah catatan capaian Kabupaten Ciamis di tingkat nasional.
Di sisi lain, penghargaan tersebut memperkuat komitmen daerah untuk terus membangun pelayanan publik yang profesional, khususnya di bidang transportasi dan keselamatan lalu lintas.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Ciamis Rissa Sugara mewakili Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Uga Yugaswara, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diterima.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Dinas Perhubungan, terutama tim UPUBKB yang selama ini konsisten menjalankan pelayanan pengujian kendaraan bermotor.
Ia mengatakan penghargaan dari Kementerian Perhubungan menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan UPUBKB Ciamis mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran, khususnya tim UPUBKB yang selama ini terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Rissa menambahkan, pengujian kendaraan bermotor memiliki posisi penting dalam mendukung keselamatan lalu lintas.
Melalui pemeriksaan berkala, kondisi teknis kendaraan dapat dipastikan sesuai dengan ketentuan sebelum kendaraan tersebut beroperasi di jalan.
“Yang paling utama bukan penghargaan, tetapi bagaimana pelayanan ini benar-benar memberikan manfaat dan ikut memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan keselamatan dan kelayakan teknis,” pungkasnya. (Nay Sunarti)


















