Dejurnal.com, CIAMIS. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola kepada warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di empat desa, Selasa, 27 Oktober 2026.
Pelayanan berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan mendatangi langsung rumah warga.
Empat desa yang menjadi sasaran pelayanan tersebut yakni Desa Cisaga, Kecamatan Cisaga, Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Desa Sirnabaya, Kecamatan Rajadesa dan Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg.
Petugas mendatangi kediaman warga untuk membantu mereka yang mengalami keterbatasan fisik, kondisi kesehatan, maupun hambatan lain sehingga kesulitan datang langsung ke kantor pelayanan.
Melalui kegiatan tersebut, sebanyak tujuh warga mendapatkan pelayanan.
Empat penyandang disabilitas di Desa Cisaga, satu warga lanjut usia di Desa Cileungsir, serta masing-masing satu penyandang disabilitas mental di Desa Sirnabaya dan Desa Jelat.
Pelayanan dari rumah ke rumah ini menjadi salah satu upaya Disdukcapil Ciamis untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan pendampingan dan memiliki keterbatasan akses.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, AP., S.IP., M.M., mengatakan pelayanan jemput bola menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
“Pelayanan administrasi kependudukan harus bisa menjangkau seluruh masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor. Karena itu, kami mendatangi warga agar kebutuhan pelayanan mereka bisa dibantu,” ujar Yayan.
Menurutnya, pelayanan publik tidak cukup hanya tersedia di kantor. Pemerintah juga perlu hadir langsung ketika ada warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan.
“Jangan sampai keterbatasan usia, kondisi fisik, atau kesehatan membuat warga kesulitan mendapatkan pelayanan. Melalui jemput bola, kami berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi mereka,” katanya.
Upaya tersebut salah satunya dilaksanakan melalui program GADIS MANIS, yang menjadi bagian dari pendekatan pelayanan Disdukcapil Ciamis kepada masyarakat yang membutuhkan layanan langsung di tempat tinggalnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi rumah warga dan membantu proses pelayanan sesuai kebutuhan administrasi kependudukan. Dengan cara ini, hambatan perjalanan yang dihadapi sebagian warga dapat dikurangi.
Pelayanan di empat desa tersebut juga menunjukkan upaya petugas untuk menjangkau warga yang membutuhkan perhatian khusus. Pelayanan dilaksanakan hingga malam hari agar sasaran yang telah ditentukan dapat dijangkau.
Disdukcapil Ciamis terus berupaya memperluas akses pelayanan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada layanan di kantor. Melalui pelayanan jemput bola, warga yang mengalami kesulitan untuk bepergian tetap dapat memperoleh bantuan sesuai prosedur yang berlaku.
Yayan berharap, pendekatan pelayanan langsung seperti ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah di tengah warga.
“Harapan kami, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tetap bisa terlayani dengan baik. Kami ingin pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau dan tidak menyulitkan warga yang memang memiliki keterbatasan,” pungkasnya (Nay Sunarti)

















