Dejurnal.com,Cianjur – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai memasuki tahapan penting menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada 8 November 2026. Tahun ini, pelaksanaan Pilkades di 47 desa yang tersebar di 23 kecamatan tersebut menjadi perhatian seiring penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau electronic voting (e-voting).
Peralihan dari sistem pencoblosan manual ke sistem digital menjadi bagian dari upaya modernisasi demokrasi di tingkat desa. Namun, penerapan teknologi tersebut juga membutuhkan persiapan matang, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar seluruh pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik.
Salah satu desa yang tengah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades dengan sistem digital adalah Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Panitia Pilkades Desa Sukamanah melaksanakan pengundian nomor urut lima calon kepala desa di aula Desa Sukamanah, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika dan Muspides.
Ketua Panitia Pilkades Desa Sukamanah, Dede Sopyan, mengatakan bahwa penerapan sistem e-voting menjadi pengalaman baru bagi panitia. Karena itu, persiapan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis, tetapi juga pada sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Ini pertama kalinya kami menyelenggarakan pemilihan kepala desa secara digital. Karena ada perubahan dari sistem manual ke sistem digital, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari tugas panitia. Persiapan kami lakukan secara intensif,” ujar Dede.
Menurutnya, pada awal sosialisasi, sebagian warga menganggap sistem digital akan lebih rumit dibandingkan metode pemungutan suara secara manual. Namun, setelah mendapatkan penjelasan dan mengikuti simulasi tata cara pemilihan, respons masyarakat mulai menunjukkan perkembangan positif.
Ia berharap sosialisasi yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme pemilihan elektronik, sehingga pelaksanaan Pilkades berlangsung lancar, tertib, aman, dan dapat diikuti seluruh pemilih yang memenuhi persyaratan.
Lima Calon Diminta Jaga Sportivitas
Dalam kontestasi Pilkades Desa Sukamanah, terdapat lima calon kepala desa yang akan bersaing untuk memperoleh kepercayaan masyarakat.
Dede Sopyan mengingatkan seluruh calon beserta tim pendukungnya agar menjaga sportivitas, menghormati tahapan pemilihan, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap siapa pun yang terpilih nantinya dapat diterima bersama. Ini bagian dari proses demokrasi yang harus kita hormati. Seluruh calon dan pendukungnya diharapkan dapat menjaga kondusivitas serta mematuhi aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa apabila ditemukan dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkades, penanganannya harus dilakukan berdasarkan ketentuan dan tata tertib yang berlaku serta melalui mekanisme sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Menurutnya, kompetisi politik di tingkat desa tidak semata-mata menjadi ajang perebutan suara, tetapi juga menjadi cerminan kedewasaan para calon dan pendukungnya dalam menghormati aturan serta menjaga kepercayaan masyarakat.
PJ Kepala Desa Minta Pemerintahan Berjalan Amanah
Sementara itu, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sukamanah, Solehudin, S.IPem, berharap seluruh calon kepala desa beserta tim pendukungnya dapat berpartisipasi dalam menyukseskan Pilkades secara tertib, aman, dan kondusif.
Ia juga mengingatkan panitia pelaksana, pemerintah desa, serta lembaga mitra desa agar senantiasa menjaga netralitas dalam setiap tahapan pemilihan guna menghindari kecurigaan maupun kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
Solehudin berharap kepala desa terpilih nantinya dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik, mengedepankan transparansi, serta membawa Desa Sukamanah menuju kemajuan.
“Siapa pun yang menjadi pemenang, itu merupakan hasil pilihan rakyat. Jalankan pemerintahan dengan baik, amanah, dan transparan dalam segala hal demi Sukamanah yang lebih baik dan lebih maju,” ujarnya.
Ketua BPD Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukamanah, Dedi Kurtubi, menyambut baik penerapan teknologi digital dalam pelaksanaan Pilkades.
Ia mengajak seluruh masyarakat, calon kepala desa, panitia, serta para pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh kelancaran proses pemungutan suara, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak dalam menjaga persatuan dan menghormati hasil pemilihan.
“Kami menyambut baik penerapan teknologi pemilihan secara digital ini. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat, calon kepala desa, panitia, dan para pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung. Siapa pun yang terpilih nanti, mari kita dukung dengan sebaik-baiknya,” tutup Dedi.
Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, kesiapan teknis, sosialisasi kepada pemilih, serta komitmen menjaga netralitas dan sportivitas menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan Pilkades Desa Sukamanah agar berjalan tertib, aman, dan demokratis.***Beni


















