• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

bydejurnalcom
Jumat, 20 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Pemerintah Kabupaten Ciamis kian memantapkan langkah transformasi sektor pertanian dengan menjadikan kacang tanah sebagai komoditas unggulan baru yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui Program Pengembangan Kacang Tanah Terintegrasi, Ciamis tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis modern berbasis kemitraan dan kepastian pasar.

Komitmen ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring  dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Ape Ruswandana, dari Ruang ULP Sekretariat Daerah. Jumat (20/02/2026).

BacaJuga :

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

 

Rapat tersebut turut melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian, perusahaan offtaker industri nasional, penyuluh pertanian, serta kelompok tani. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam memastikan program berjalan terukur, terarah, dan berkelanjutan.

Sekda Andang Firman Triyadi menegaskan, pengembangan kacang tanah di Ciamis dirancang sebagai model kemitraan agribisnis yang saling menguntungkan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa petani tidak lagi berjalan sendiri tanpa kepastian pasar.

“Yang kita bangun adalah sistem. Mulai dari penyediaan benih unggul, pendampingan budidaya, akses pembiayaan, hingga kepastian pembelian oleh offtaker industri nasional. Dengan pola ini, petani memiliki jaminan harga dan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Ciamis memiliki potensi lahan pertanian yang luas dan masyarakat tani yang adaptif terhadap inovasi.

Dengan dukungan teknologi budidaya serta penguatan kelembagaan petani, produktivitas diharapkan meningkat signifikan.

Sebagai tahap awal, Desa Panjalu ditetapkan sebagai lokasi pengembangan dengan luas lahan tanam sekitar 50 hingga 200 hektare yang dikelola kelompok tani setempat.

Penetapan  tersebut mempertimbangkan kesiapan lahan, komitmen petani, serta dukungan kelembagaan desa.
Kawasan tersebut akan menjadi pilot project pengembangan kacang tanah terintegrasi sebelum direplikasi di kecamatan lain.

Jika berhasil, model ini akan diperluas secara bertahap untuk memperkuat posisi Ciamis sebagai sentra produksi kacang tanah di tingkat Jawa Barat.

Kepala DPKP Ciamis, Ape Ruswandana, menjelaskan  peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen menjadi prioritas utama. Pendampingan teknis akan dilakukan secara intensif, termasuk pengaturan pola tanam, penggunaan pupuk berimbang, hingga penanganan pascapanen.

“Kami ingin memastikan hasil panen sesuai standar industri, baik dari sisi kadar air, ukuran biji, maupun kualitas keseluruhan. Dengan begitu, daya saing produk kacang tanah Ciamis semakin kuat,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan koperasi desa agar mampu berperan sebagai agregator hasil panen sekaligus mitra distribusi. Skema ini diharapkan meningkatkan nilai tambah di tingkat lokal.

Secara makro, program ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas pertanian. Dengan meningkatnya produksi dalam negeri, kebutuhan industri dapat dipenuhi dari petani lokal.

Lebih jauh, pengembangan kacang tanah terintegrasi diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan petani, penyerapan tenaga kerja di pedesaan, serta tumbuhnya aktivitas ekonomi turunan seperti pengolahan dan distribusi.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku usaha, dan petani, Ciamis optimistis mampu menata masa depan pertanian yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Kacang tanah bukan sekadar komoditas, tetapi menjadi simbol transformasi ekonomi desa dari lahan pertanian menuju pasar nasional yang membuka harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Ciamis. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Next Post

Perjuangkan Reforma Agraria, JWI Sukabumi Berencana Sampaikan Aspirasi Ke ATR/BPN

Related Posts

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026
Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman
deNews

Sidak Malam, Kanwil Ditjenpas DIY Pastikan Lapas Yogyakarta Aman

Senin, 5 Oktober 2026
HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara
deNews

HUT ke-81 TNI di Ciamis, Pesan Panglima dan Rampak Gendang Meriahkan Acara

Senin, 5 Oktober 2026
Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan
deSport

Delapan Peserta Lolos, Wakili Purwakarta di Seleksi Porprov Jabar Cabang Layangan

Minggu, 4 Oktober 2026
Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong
deNews

Peduli Keluhan Warga, Yana Suwandi Gagas Gotong Royong Swadaya untuk Atasi Genangan di Terminal Malangbong

Minggu, 4 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri), Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (tengah), dan salah satu guru ngaji, saat lauching kartu guru ngaji di Hotel Sutan Raja, Kamis (30/9/2021).

Launching Sekolah dan Kartu Guru Ngaji Diapresiasi Menteri Desa

Kamis, 30 September 2021

Daboribo Puji dan Kritis Kinerja Kejari Garut Pada HUT 60 Tahun Adhyaksa

Kamis, 23 Juli 2020

Dishub  Purwakarta Berikan Tips Berkendara Saat Puasa

Kamis, 15 April 2021

H. Alan Partimbang Ajak Semua Elemen Masyarakat Garut Jaga Kondusifitas

Kamis, 4 Juni 2020

Tim Gabungan Akhirnya Temukan Korban Tenggelam Di Danau Jatiluhur

Senin, 4 Mei 2020

Bantuan Pangan Kembali Disalurkan di 9 Desa Kecamatan Ciparay, KPM Terima 20 Kg Beras Dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste