CIAMIS, deJurnal,- Kehadiran industri garmen baru, PT Chihaya Global Utama (CGU), di Kabupaten Ciamis menjadi angin segar bagi penyerapan tenaga kerja dan upaya menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di daerah.
Perusahaan tersebut resmi mulai beroperasi pada 1 April 2026, dengan target penyerapan tenaga kerja secara bertahap hingga ribuan orang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, SH., M.PD,. menyambut positif operasional perusahaan tersebut. Ia sebelumnya juga menghadiri kegiatan tasyakuran yang digelar PT CGU pada 31 Maret 2026 sebagai tanda dimulainya operasional perusahaan.
“Mulai 1 April ini, tahap awal penyerapan tenaga kerja sekitar 300 orang. Ke depan ditargetkan mencapai 1.200 pekerja,” ujarnya. Kamis (02/04/2026)
Dijelaskan Dase, dalam rencana jangka panjang, PT CGU diproyeksikan mampu menyerap hingga 4.500 tenaga kerja.
Hal tersebut dinilai akan memberikan kontribusi signifikan dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Ciamis.
“Keberadaan industri ini sangat strategis untuk membantu menurunkan TPT di Ciamis, sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah dalam RPJMD,” jelasnya.
Dase menuturkan PT Chihaya Global Utama merupakan perusahaan industri pakaian jadi (garmen) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Saat ini, perusahaan tengah melakukan rekrutmen intensif untuk berbagai posisi produksi.
Beberapa posisi yang dibuka antara lain bagian sewing (jahit), quality control (QC), cutting, finishing, hingga warehouse.
Lebih lanjut Dase mengungkapkan Disnaker Ciamis telah melakukan monitoring dan survei terhadap perusahaan tersebut sejak tahap awal.
Pada Oktober 2025, proses pengecekan lokasi dan kesiapan operasional telah dilakukan, hingga akhirnya memasuki tahap realisasi operasional pada awal April 2026.
Dase menegaskan, kehadiran PT CGU diharapkan tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ini peluang besar bagi masyarakat Ciamis untuk mendapatkan pekerjaan. Kami harap dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (Nay Sunarti)
















