Ciamis, deJurnal, — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ciamis terus diperkuat melalui berbagai program inovatif berbasis gizi masyarakat.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri. Kamis (02/04/2026)
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 paket olahan ikan dibagikan kepada masyarakat. Pembagian ini tidak hanya sebagai bentuk bantuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi gizi untuk mencegah stunting, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesmavet, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP, mengatakan bahwa konsumsi ikan memiliki peran strategis dalam pemenuhan gizi masyarakat karena kaya protein serta nutrisi penting lainnya.
“Melalui sosialisasi Gemarikan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai salah satu upaya efektif dalam mencegah stunting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembagian paket olahan ikan juga bertujuan memberikan contoh kepada masyarakat bahwa ikan dapat diolah menjadi berbagai produk yang praktis, lezat, dan bergizi.
“Sebanyak 150 paket olahan ikan ini kami bagikan sebagai stimulan agar masyarakat terbiasa mengonsumsi ikan dalam berbagai bentuk olahan,” tambahnya.
Lebih lanjut, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi perikanan lokal di Kabupaten Ciamis.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus ditekan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi makanan bergizi seimbang.
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun berkomitmen untuk terus menggencarkan program Gemarikan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Nay Sunarti)















