dejurnal.com, Garut – Bukan menjadi sebuah hal penghalang hari libur, justru menjadi momen tersendiri bagi Bupati Garut. Berbagai kegiatan acara yang telah tersusun dan teragendakan oleh pihak Protokol Setda Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Salah satunya menghadiri Milangkala Ciplaz Garut Anu Ka – 2 Tahun 2026. Sabtu, 30 Mei 2026.
Manajemen Ciplaz, memberikan rasa hormat atas kehadirannya dalam undangan Panitia dan Pihak Manajemen Ciplaz, dalam rangka acara Milangkala ke – 2 Tahun 2026. Bahkan Bupati Garut, disambut tarian lengser khas sunda, dari pintu masuk loby geulis menuju podium, begitu hangat salam sapa dan rasa hormat atas kehadiran Kepala Daerah Garut.
Selain sambutan yang hangat dan ucapan terimakasih dari pihak manajemen Ciplaz, Bupati diberikan kesempatan foto bersama dan memotong tumpeng dan kue Bupati Garut disajikan pemandangan dan animo warga masyarakat yang hadir dan belanja di Ciplaz.
Sementara perwakilan dari Panitia dan Pihak Manajemen Ciplaz, di dalam sambutannya selain mengucapkan rasa syukur dan nikmat, juga mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh jajaran dan karyawan serta Pimpinan yang telah menghadirkan Ciplaz di Indonesia yang sudah memiliki usia belasan tahun.
Bahwa menurut Perwakilan dari Manajemen menyatakan bahwa sejatinya Manajemen Ciplaz ini sudah ada lebih belasan tahun, namun untuk Garut ini tahun ke 2. Perwakilan dari Manajemen mengucapkan terima kasih kepada Bupati Garut dan semua pihak yang telah hadir, dan semua pihak yang selama ini telah bekerjasama dalam mensukseskan Milangkala Ciplaz Garut Ke 2 pada Tahun 2026.
Dalam kesempatan memberikan sambutan Bupati Garut seolah tidak mau, melepaskan momen dan kebaikan serta rasa hormatnya kepada pihak Manajemen Ciplaz, yang telah ikut andil dalam investasi dan menyerap hal tenaga kerja, serta membantu Pemerintah Daerah dalam menjaga iklim investasi juga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut
Inilah sambutan dan ucapan selamat Bupati Garut didalam acara Milangkala Ciplaz Garut ke 2 Tahun 2026.
“Terima kasih kepada Manjemen Ciplaz, ya ini merupakan acara berbagi kebahagian dan tadi saya melihat lihat sebelum masuk ada beberapa restoran dan tentunya setiap orang bisa berkumpul, yang pasti kalau disini ada Mall maka Insyallah untuk Kabupaten Garut, itu akan menambah nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD)”. Paparnya.
Dalam lanjutan pidatonya, Bupati Garut juga menyapa dan memaparkan berbagai hal serta kebijakannya, dan disampaikan secara logat dan gayanya.
“Jadi setiap yang ada disini itu Bapak Ibu nantinya ada namanya Pajak Pembangunan 10 %, itu teh digunakan untuk membantu hal dalam melaksanakan pembangunan di Garut dan Saya ingin melakukan perbaikan jalan dan lain lainnya, meskipun nilainya masih kecil, kalau dihitung mencapai 40 Miliar dan dibandingkan dengan belanja (APBD Garut) itu 4,6 Triliun jadi masih sekitar 1 % nya, tapi tidak apa apa, yang pasti dengan adanya hal investasi di Garut itu secara tidak langsung telah membantu Pemerintah dengan telah menyumbangkan pajaknya dan yang kedua itu membatu / menyumbang untuk tenaga kerja dan membantu pertumbuhan ekonomi di Garut “. Ujarnya.
Bupati Garut menambahkan salah satunya itu dengan banyaknya kegiatan dan acara seperti even.
“Saya senang sekali dengan adanya berbagai kegiatan, acara atau event seperti begini, ini kan jadinya orang orang pada datang dan berkumpul, maka akan ada transaksi dan jalan jalan, sehingga ekonomi Garut bisa tetap tumbuh, bahkan kami sendiri saat ini sedang mengadakan turnamen liga voly desa, futsal dan sebentar lagi akan adanya event nyaneut itu tanggal 30 Juni 2026, Ibu Bapa tahu nyaneut itu apa ?, nyaneut itu ngopi cuma bukan pakai kopi tapi pake teh, lalu ada satu yang lebih keren yaitu festival layang layang internasional yang nantinya akan dihadiri oleh 10 Negara yang ikutan lomba”. Jelasnya.
Bupati Garut kembali menjelaskan terkaitan dengan akan dilaksanakannya event tersebut
“Terkait event layang layang internasional ini beda, kalau biasanya itu festival layang layang itu dipantai seperti di Bali, kalau nanti dikita mah lokasinya di Gunung,.kalau dilaut mah ngesep (mancing), tapi kita mah nanti digunung di Tepas Papandayan,.tentunya ini harus kita persiapkan atas kehadiran mereka dan tujuannya untuk mendorong pariwisata ke Garut untuk menikmati keindahan alam Garut, oleh oleh dari orang Garut, sehingga terjadinya perputaran uang di Garut, sekali lagi terima kasih kepada Manjemen Ciplaz yang telah membantu kami dengan telah mendorong penyerapan tenaga kerja dan tadi sedikit ngobrol katanya ada sekitar 500 orang yang bekerja, semoga Ciplas lebih maju dan terus mendorong orang Garut lebih sejahtera lagi, barangkali itu saja yang perlu kami sampaikan sekali lagi kami ucapkan ” selamat ulang tahun ke Ciplaz Garut, terima kasih atas semuanya, mohon maaf jika selama ini ada yang kurang berkenan ” Ucap Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin di dalam sambutan pidatonya.
Selepas dari mengisi sambutan Bupati Garut bergegas meninggalkan tempat dan untuk melanjutkan kembali keagenda acara yang sudah terjadwalkan oleh protokol. Sebelum meninggalkan Ciplaz, Bupati Garut sempat memberikan tanggapan dari awak media, yang sudah lama menunggu. Bupati Garut menjelaskan kehadiranya ke ulang tahun Ciplaz Garut ke 2 Tahun 2026.
“Iya ini acarakan bagus sekali selain untuk mendorong investasi di Garut dan juga ini akan menyerap animo kunjungan juga ini dapat menyerap tenaga kerja serta untuk pertumbuhan ekonomi, yang selama ini kita usahakan ada di Garut, dan saya lihat, baik baik saja, sehingga dapat memajukan ekonomi lokal kita “. Tegasnya.
Berkaitan dengan pernyataan Bupati Garut tersebut, tentunya ini menjadi simbol bagi para pengusaha lainya untuk berinvestasi di Garut seperti yang telah dicontohkan oleh Manajemen Ciplaz, dan disinggung atas hal tersebut tentunya ada pensan tersendiri bagi para pelaku usaha dan pengusaha di Garut.
“Ya, teruslah berinvestasi di Garut dan juga memperdayakan warga lokal sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan juga membuat tempat untuk berbagi kebahagian bagi warga Garut “. Tandasnya.
Dalam penghujung Bupati menghimbau bagi para pengusaha nakal, belum melengkapi hal perizinan usahanya.
“Berkaitan dengan perizinan bagi para pelaku usaha, pengusaha yang belum melengkapi izin usahanya, ini seharunya terkait perijinan usahanya itu dilengkapi, dan ditaati, jangan sampai nantinya merepotkan sendiri dan ini seharusnya sejak awal sudah dibereskan, jangan sampai baru ada atau timbulnya hal masalah, baru mau menyelesaikan, ya,, harus taat aturan, oke”. Pungkasnya.***Yohaness















