CIAMIS, deJurnal,- Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Alun-Alun dan Masjid Agung Ciamis pada Sabtu (6/6/2026) pagi.
Puluhan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis tampak memungut sampah, hingga menyisir sejumlah titik fasilitas publik.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Ciamis tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, yang mengajak seluruh lapisan masyarakat melakukan aksi nyata menjaga lingkungan melalui kampanye kebersihan, kerja bakti lingkungan, dan Gerakan Nasional Indonesia ASRI.
Sejak pukul 06.30 WIB, seluruh pegawai Disdukcapil Ciamis terlibat dalam kegiatan korve yang diawali dari lingkungan kantor.
Aksi kemudian dilanjutkan dengan membersihkan sejumlah fasilitas publik di pusat kota, yakni kawasan Alun-Alun Ciamis (Taman Rafflesia) dan area Masjid Agung Ciamis yang setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Dengan membawa peralatan kebersihan, para pegawai menyisir area taman, trotoar, saluran air, hingga sudut-sudut kawasan publik yang berpotensi menjadi titik penumpukan sampah.
Sampah yang terkumpul selanjutnya dipilah berdasarkan jenisnya untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, AP., S.IP., M.M., mengatakan partisipasi Disdukcapil dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan bersama yang dicanangkan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai aparatur pemerintah, kami memiliki kewajiban untuk memberikan contoh sekaligus mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Yayan menambahkan, persoalan sampah masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara kolektif. Karena itu, selain membersihkan lingkungan, para pegawai juga melakukan pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu sebagai bentuk edukasi sekaligus implementasi pengelolaan sampah yang benar.
Ia berharap momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia dapat menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan, kesehatan, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, Disdukcapil Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang prima, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Ciamis mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Semangat itu sejalan dengan nilai Disdukcapil PRIMA yang mengedepankan pelayanan Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Akuntabel, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. (Nay Sunarti)













