Dejurnal.com, Garut – Momentum pergantian Tahun Baru selalu ditunggu-tunggu, sejak dahulu pawai obor ini sangatlah identik dengan menyambut Tahun Baru Islam, berkaitan hal tradisi masyarakat ini tidak tergeser oleh waktu, dimana acara ini biasanya dimeriahkan dengan adanya arak-arakan dan jalan kaki sambil membawa obor dan melantunkan shalawatan dan doa bersama sebagai simbol harapan semangat baru. Senin 13 Juni 2026.
Untuk diKabupaten Garut sendiri perayaan malam tahun Baru Islam ini hampir merata disetiap Kecamatan. Bahkan salah satunya terpantau dilapangan ratusan santri pondok pesantren Raudhatul Nawawi Kampung Lebak Agung Desa Lebak Agung Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat..
Menurut salah satu dari pengurus pondok pesantren, mengatakan
“Dalam rangka memperingati 1 Muharam, kita setiap 1 Muharam selalu mengadakan pawai dari pesantren Raudhatul Nawawi Kampung Lebak Agung Desa Lebak Agung Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut sampai kesini ” Ujarnya
Ketika ditanya mensoal makna kegiatan 1 Muharam
“Makna dari kegiatan ini sendiri, supaya dalam walaupun berganti tahun, tetapi semangat harus lebih daripada tahun kemarin” Ungkapnya.
Menurut Ujang Firdaus bahwa Pondok Pesantren Raudhatul Nawawi ini santrimya dari berbagai Kabupaten/Kota, Provinsi di Indonesia.
“Ya karena kita santrinya itu dari seluruh Indonesia, ada yang dari Jambi,.Aceh dan Jawa Barat dan sebagaimana harapannya mudah – mudahan dengan bertambahnya tahun baru, ini akan menjadi semangat baru lebih baik dan damai dihari yang akan datang”.Tandasnya.
Menurut Ujang Firdaus dalam acara pawai obor tersebut dirinya bersama 200 Orang Santri telah berkeliling kampung disekitar pondok pesantren dan sebelumnya telah mengikuti lomba Baca Quran dan lomba pukul bedug.***Yohaness.















