CIAMIS, deJurnal,- Langkah mewujudkan kemandirian ekonomi desa tidak cukup hanya dengan membangun sarana usaha, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelolanya secara profesional.
Berangkat dari semangat tersebut, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mengukuhkan jajaran pengelola strategis bidang perikanan, pertanian, UMKM, serta Tim Pengawasan Gerai KDMP, Kamis (19/6/2026).
Pengukuhan yang digelar di Gerai KDMP Ciharalang itu menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola organisasi koperasi sekaligus mempercepat pengembangan sektor-sektor ekonomi produktif yang selama ini menjadi penopang utama kehidupan masyarakat desa.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Ciamis, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), pengelola Sistem Resi Gudang (SRG), Camat Cijeungjing, Pemerintah Desa Ciharalang, jajaran pembina, pengurus, pengawas, anggota kehormatan, mitra kerja, serta tokoh masyarakat.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat melalui pembacaan Surat Keputusan, pengambilan komitmen, dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk legalitas sekaligus penegasan tanggung jawab masing-masing pengelola dalam menjalankan program kerja organisasi.
Ketua KDMP Ciharalang, Ir. H. Kuswara Suwarman, MSc, menegaskan bahwa pengukuhan tersebut merupakan bagian dari strategi besar membangun kelembagaan koperasi yang kuat dan mampu menjadi penggerak utama perekonomian desa.
Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal maupun sarana usaha, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelola dan menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memperkuat kelembagaan agar seluruh pengelola dapat bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Kami ingin setiap bidang memiliki arah kerja yang jelas sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kuswara.
Ia menjelaskan, sektor pertanian, perikanan, dan UMKM merupakan potensi unggulan yang dimiliki Desa Ciharalang. Potensi tersebut harus dikelola secara terintegrasi agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Keberadaan Gerai KDMP, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli produk, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang menghubungkan hasil produksi masyarakat dengan pasar yang lebih luas.
“Dari gerai desa inilah kita ingin membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Gerai harus menjadi pusat distribusi, pemasaran, dan pengembangan produk lokal sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga,” katanya.
Pengukuhan pengelola bidang strategis ini juga menjadi implementasi program kerja KDMP Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pelayanan kepada anggota dan masyarakat.
Melalui struktur organisasi yang semakin kuat, KDMP Ciharalang menargetkan peningkatan koordinasi antarbidang sehingga setiap program dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Selain itu, pengawasan terhadap operasional gerai dan berbagai unit usaha koperasi diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan yang sehat, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, para pembina dan pemangku kepentingan yang hadir juga memberikan dukungan terhadap langkah KDMP Ciharalang dalam membangun model koperasi desa yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap berakar pada semangat gotong royong.
Mereka menilai penguatan kelembagaan menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi, sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat desa untuk berkembang dan mandiri.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Ciamis untuk mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berkelanjutan melalui penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
Dengan pengukuhan pengelola strategis ini, KDMP Ciharalang optimistis dapat mempercepat berbagai program pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadikan koperasi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Dari sebuah gerai desa yang tumbuh bersama masyarakat, KDMP Ciharalang kini menatap langkah yang lebih besar: menghadirkan kemandirian ekonomi yang lahir dari kekuatan lokal, dikelola secara profesional, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan seluruh warga desa. (Nay Sunarti)















