Purwakarta,dejurnal.com – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta lakukan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke- 81 bersama jajaran dan seluruh PAC se- Kabupaten Purwakarta dilanjutkan dengan pelaksanaan donor darah yang bekerja sama dengan RSUD Bayu Asih, bertempat di sekretariat DPC PDI Perjuangan Purwakarta, Jln. A. Yani No. 147, Kelurahan Cipaisan, Purwakarta, Senin (17/08/26).
Di upacara hari Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, selaku pembina upacara,
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, H. Entis Sutisna, SE., SH , MH , MM, sedangkan Pimpinan Upacara di Pimpin Badan Kehormatan DPC PDI Perjuangan Purwakarta, Rudy Priatna, dan peserta upacara, Anggota Fraksi, PAC se- Kabupaten Purwakarta, serta Sayap Partai PDI Perjuangan (REPDEM).
Adapun di kegiatan donor darah peserta yang ikut donor darah, dari para Pengurus DPC PDI Perjuangan Purwakarta, PAC, Sayap Partai, dan Insan Media.
Dan yang bisa diterima ikut donor darah seluruhnya berjumlah 19 orang dan yang tidak bisa ikut donor/ditolak dengan keadaan tensi tinggi, 4 orang, Hb rendah 4 orang, dan yang lain lain (Sudah minum obat/Sakit) berjumlah 9 Orang, jadi yang ditolak semuanya ada 17 orang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta, H. Entis Sutisna, SE., SH , MH , MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan memperingati HUT Kememerdekaan RI ke- 53 ini merupakan instruksi partai dari DPP PDI Perjuangan juga DPD untuk dilaksanakan disetiap DPC wilayah masing masing.”jelasnya.
Adapun peserta yang wajib mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan kemerdekaan RI ke- 53 yaitu struktur partai mulai dari seluruh jajaran DPC, PAC serta Anggota Dewan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta.
Tak hanya upacara bendera, kami DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta saat ini pun lagi melakukan kegiatan dalam rangka HUT RI ke – 53 para PAC PDI Perjuangan se- Kabupaten Purwakarta melakukan kegiatan diwilayahnya dengan berbagai macam hiburan permainan anak anak juga ibu ibu dengan berbagai macam pertandingan, yang jelas kegiatan tersebut harus bisa bersentuhan dan berbaur bersama warga masyarakat sekitarnya,” tutup H. Entis.***budi















