Purwakarta,dejurnal.com — Dinamika politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta untuk periode 2026–2031.
Salah satu nama yang kini mendapat perhatian adalah Mesakh Supriyadi. Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta tersebut secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, melanjutkan kepemimpinan sebelumnya yang dijabat Anne Ratna Mustika.
Langkah Mesakh mendapat dukungan dari sejumlah struktur Partai Golkar di tingkat kecamatan. Sedikitnya 12 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar menyatakan dukungan terhadap dirinya. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di RM Amor, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Senin 24 Agustus 2026.
Ke-12 PK tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Pondoksalam, Wanayasa, Pasawahan, Tegalwaru, Plered, Darangdan, Sukatani, Sukasari, Purwakarta, Bungursari, Jatiluhur, dan Cibatu.
Selain dukungan dari jajaran PK, tiga organisasi sayap Partai Golkar juga turut memberikan dukungan kepada Mesakh Supriyadi. Ketiganya yakni Kosgoro, SOKSI, dan KPPG.
Dukungan tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Mesakh dalam menghadapi proses Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta yang akan menentukan arah kepemimpinan partai untuk lima tahun mendatang.
Mesakh menyampaikan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata soal perebutan posisi, melainkan bagian dari upaya untuk bersama-sama membangun Partai Golkar Purwakarta agar semakin solid, terbuka dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, dinamika menjelang Musda merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi politik. Karena itu, seluruh kader diharapkan tetap menjaga persaudaraan dan kekompakan, meskipun memiliki pilihan dan pandangan yang berbeda.
“Bagi saya, Musda bukan sekadar memilih siapa yang menjadi ketua. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan seluruh kader Partai Golkar di Purwakarta,” demikian semangat yang dibawa dalam pencalonannya.
Kini, perhatian publik dan kader Partai Golkar Purwakarta tertuju pada proses Musda yang akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah perjalanan partai berlambang pohon beringin tersebut untuk periode lima tahun ke depan.***budi
















