Dejurnal.com,Purwakarta — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta, Ricky Syamsul Fauzi, terlihat geram dan menegur Sekretaris Dewan (Sekwan) beserta sejumlah staf DPRD Purwakarta terkait kesalahan teknis dalam pembuatan format surat pernyataan sikap bersama hasil audiensi dengan gabungan serikat buruh.
Ketegangan tersebut terjadi setelah diketahui surat pernyataan yang akan digunakan sebagai hasil kesepakatan audiensi masih terdapat kesalahan dalam format dan penyusunannya. Kondisi itu membuat proses penandatanganan surat pernyataan bersama menjadi tertunda.
Ricky terlihat menyampaikan teguran secara langsung kepada Sekwan dan staf DPRD yang menangani pembuatan dokumen tersebut. Ia menilai persoalan teknis seperti format surat seharusnya dapat dipersiapkan dengan baik, terlebih dokumen tersebut merupakan hasil audiensi resmi antara DPRD dan perwakilan buruh.
Kekecewaan juga disampaikan Ketua SPSI Purwakarta, Ira. Ia menyayangkan adanya kesalahan teknis dalam pembuatan surat pernyataan bersama tersebut sehingga para buruh harus menunggu lebih lama.
“Sangat disayangkan, di saat para buruh sedang memperjuangkan aspirasinya, sekelas DPRD masih terjadi kesalahan teknis dalam pembuatan surat pernyataan bersama,” ujar Ira.
Menurutnya, DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat semestinya memiliki dukungan staf yang mampu mempersiapkan kebutuhan administrasi dengan baik, terutama ketika agenda audiensi sudah dijadwalkan.
“Harusnya sekelas DPRD mempunyai staf yang cukup baik. Ketika sedang audiensi, surat atau dokumen yang diperlukan sudah disiapkan,” tegasnya.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan dalam audiensi gabungan serikat buruh Kabupaten Purwakarta yang diikuti sejumlah organisasi pekerja. Para buruh berharap hasil pertemuan dan pernyataan sikap bersama tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh DPRD Purwakarta.***Budi

















