• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, September 12, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

MUI Pusat Ingatkan Ciamis, Persoalan LGBT Butuh Edukasi hingga Pembinaan Lintas Sektor

bydejurnalcom
Sabtu, 12 September 2026
Reading Time: 3 mins read
MUI Pusat Ingatkan Ciamis, Persoalan LGBT Butuh Edukasi hingga Pembinaan Lintas Sektor
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Persoalan sosial yang berkaitan dengan isu LGBT dinilai tidak cukup dihadapi melalui ceramah keagamaan semata.

Penguatan keluarga, edukasi di sekolah, pendampingan remaja, serta kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, yang akrab disapa Ang Icep usai mengisi seminar bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Anak, Remaja dan Keluarga” di Gedung Wisma Ikada, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (12/9/2026).

BacaJuga :

No Content Available

Kegiatan yang digelar Komisi Perempuan, Remaja, Keluarga dan Perlindungan Anak DPD MUI Kabupaten Ciamis tersebut mengangkat tema “Penguatan Fungsi Keluarga dalam Membentengi dari Ancaman LGBT dan Masalah Sosial.”

Ang Icep menegaskan, upaya menghadapi berbagai persoalan sosial tidak dapat dibebankan hanya kepada MUI. Menurutnya, diperlukan keterlibatan pemerintah, aparat, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, keluarga, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya sesuai dengan peran masing-masing.

“Ini bukan hanya tugas MUI. Pencegahan dan penanganan persoalan sosial seperti ini harus dilakukan bersama. Kita perlu bekerja sama dengan aparat, tim kesehatan, para pemerhati dan unsur lainnya. Kita harus bersatu padu,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan keagamaan tetap penting, tetapi harus berjalan beriringan dengan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Tidak cukup hanya dengan ceramah. Harus ada penanganan, pengarahan, pembinaan dan langkah-langkah lain yang sesuai. Edukasi harus dilakukan di rumah, di sekolah dan di masyarakat,” katanya.

Keluarga Jadi Benteng Awal

Menurut Ang Icep, keluarga memiliki posisi penting dalam membentuk karakter dan memberikan pendampingan kepada anak, terutama ketika memasuki masa remaja. Orang tua dinilai perlu membangun komunikasi yang terbuka agar anak tidak mencari informasi dan tempat bertanya dari sumber yang tidak tepat.

Pendampingan juga perlu diperkuat di lingkungan sekolah dan masyarakat. Remaja, kata dia, harus mendapatkan ruang yang sehat untuk berkembang, berinteraksi dan menyalurkan energi mereka melalui kegiatan positif.

“Anak-anak dan remaja harus diarahkan kepada kegiatan yang positif. Jangan sampai mereka dibiarkan menghadapi perkembangan zaman tanpa pendampingan dari keluarga, sekolah dan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar persoalan sosial dihadapi dengan pendekatan yang proporsional dan tidak dilakukan dengan cara yang dapat menimbulkan stigma maupun tuduhan sembarangan terhadap individu.

Menurutnya, setiap informasi atau temuan di masyarakat harus diverifikasi dan ditangani melalui mekanisme yang tepat.

MUI Pusat Dorong Sinergi hingga Daerah

Ang Icep menyebut MUI Pusat telah mendorong penguatan koordinasi dengan MUI di daerah dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada tingkat kabupaten, tetapi dapat diperkuat hingga kecamatan dan desa.

Ia mengatakan, pendekatan berbasis masyarakat penting karena persoalan sosial memiliki karakter yang berbeda di setiap wilayah.

“Semua unsur harus bergerak sesuai tugas dan kewenangannya. Masyarakat jangan sampai ditinggalkan. Kita harus bersama-sama melakukan edukasi, pembinaan dan penguatan keluarga,” katanya.

Terkait kondisi Ciamis, Ang Icep menilai  karakter masyarakat yang kuat serta menjadi salah satu daerah yang banyak dikunjungi masyarakat dari luar wilayah.

Karena itu, menurutnya, penguatan ketahanan sosial perlu dilakukan secara bersama-sama.

Ia menekankan pentingnya pemantauan kondisi sosial di ruang publik berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat tidak boleh melakukan penilaian atau tuduhan hanya berdasarkan penampilan maupun interaksi seseorang.

“Yang penting bagaimana kita melakukan pemantauan bersama di lapangan. Masyarakat juga perlu dilibatkan, tetapi tetap dengan cara yang tepat dan tidak sembarangan menuduh,” ujarnya.

Peran Perempuan dan Masjid Diperkuat

Selain keluarga, Ang Icep menilai masjid dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda. Fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai pusat pendidikan, dakwah, kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Masjid jangan hanya ramai pada waktu-waktu tertentu. Masjid harus benar-benar menjadi pusat kegiatan masyarakat, tempat memperkokoh persaudaraan, membangun kepedulian sosial dan membina generasi muda,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi, ia juga mengingatkan agar keluarga dan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menyebarkan pesan-pesan positif.

“Jangan sampai kita dikuasai internet. Kita harus menguasai internet untuk menyampaikan pesan-pesan yang positif,” ujarnya.

Ia mendorong para ibu dan perempuan untuk ikut membuat konten edukatif mengenai pengasuhan, etika, kehidupan keluarga dan nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi rujukan bagi anak-anak dan generasi muda.

“Jangan sampai anak-anak kita berada di luar masjid, sementara kita hanya menunggu mereka datang. Dakwah harus bergerak mendatangi mereka dengan cara yang baik, bijak dan sesuai perkembangan zaman,” katanya.

Ang Icep berharap upaya tersebut  dapat berjalan beriringan dengan pendidikan, pembinaan keagamaan, perlindungan anak, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Fadlil Yani Ainusyamsigenerasi muda Ciamisisu LGBT Ciamisketahanan keluarga Ciamismasjid CiamisMUI CiamisMUI Pusatpemberdayaan perempuan Ciamispembinaan remajapendidikan keluargaperlindungan anak Ciamis
Previous Post

Perangi LGBT dan Masalah Sosial, MUI Ciamis Gelar Seminar Penguatan Peran Keluarga dan Masjid

Related Posts

Ketua GOW Ciamis Buka Strategi Perempuan Lindungi Anak dan Keluarga
deNews

Ketua GOW Ciamis Buka Strategi Perempuan Lindungi Anak dan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026
HUT Pramuka ke-65, Ciamis Bidik Generasi Beriman, Peduli dan Produktif
deNews

HUT Pramuka ke-65, Ciamis Bidik Generasi Beriman, Peduli dan Produktif

Sabtu, 29 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Guna Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Pemkab Purwakarta Bangun PONED Puskesmas Jatiluhur

Sabtu, 26 September 2020
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) H. Irwan Hendarsyah, SE

Pilkades Serentak Sukses Tanpa Ekses, DKKG : Budaya Politik Masyarakat Garut Makin Baik

Selasa, 8 Juni 2021

Disperkim Garut Serius Mengelola Proyek Anggaran Banprov

Sabtu, 6 Oktober 2018
Ilustrasi tanah kebun

Tanah Asset Kelurahan Digadaikan Lurah, Ini Kata Praktisi Hukum?

Jumat, 30 April 2021

Kasus HIV Mulai Menyasar Usia Sekolah, Ciamis Perkuat Edukasi di Sekolah

Jumat, 28 November 2025

Pisah Sambut Kasi Intel Kejari Garut Dari Dody Ke Taufik

Kamis, 17 Oktober 2019

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste