Dejurnal.com,Purwakarta – Panggung Seni Budaya Atharrazka kini hadir di lokasi baru, Hutan Jati Cijauh, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Perpindahan lokasi tersebut mendapat dukungan positif dari pemuda dan masyarakat setempat.
Pendiri Atharrazka, H. Sugi, mengatakan pemilihan lokasi baru dilakukan untuk mendapatkan tempat yang lebih luas dan teduh, sehingga kegiatan seni budaya dapat berlangsung lebih nyaman. Kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang kegiatan masyarakat sekaligus wisata berbasis seni dan kuliner.
“Di sini tempatnya lebih luas dan teduh. Kami ingin kegiatan seni budaya bisa berkembang dan memberikan ruang bagi sanggar-sanggar untuk tampil,” ujar H. Sugi.
Menurutnya, Panggung Atharrazka tetap membawa konsep memberikan ruang kepada para pelaku seni, khususnya sanggar-sanggar yang membutuhkan tempat untuk menampilkan karya mereka. Masyarakat dapat menikmati berbagai pertunjukan tanpa dipungut biaya.
Dukungan terhadap kehadiran Atharrazka di lokasi baru juga disampaikan Ketua Pemuda Cijauh, Depi Supriadi. Ia menilai keberadaan kegiatan tersebut memberikan aktivitas baru bagi masyarakat karena kawasan yang sebelumnya relatif sepi kini menjadi lebih ramai.
“Kami sangat mendukung. Dengan adanya kegiatan ini, Kampung Cijauh menjadi lebih ramai dan masyarakat juga memiliki aktivitas,” ujar Depi saat ditemui langsung, Minggu (4/10).
Depi juga melihat keberadaan kegiatan tersebut berdampak positif terhadap lingkungan. Dengan semakin banyaknya aktivitas di kawasan tersebut, kondisi lingkungan menjadi lebih mudah dipantau, termasuk persoalan kebersihan.
Selain menjadi ruang seni dan budaya, kawasan Hutan Jati Cijauh diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu tujuan wisata kuliner dan seni budaya di wilayah Kecamatan Campaka.
Kegiatan awal di lokasi baru diisi dengan senam bersama, pertunjukan Jaipong, serta hiburan dangdut dari wilayah Benteng. Sementara pembukaan secara lebih resmi direncanakan pada 25 Oktober oleh Wakil Bupati Purwakarta.
Depi berharap keberadaan Panggung Atharrazka dapat terus berkembang dan ikut mendorong kemajuan seni serta budaya di Kabupaten Purwakarta.
“Semoga seni dan budaya di Purwakarta semakin maju. Di sini masyarakat juga bisa menikmati pertunjukan tanpa dipungut biaya sepeser pun,”pungkasnya.
***budi




















