• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Rembug Pemuda Ciamis, Saatnya Gagasan Berbuah Tindakan

bydejurnalcom
Kamis, 29 Oktober 2026
Reading Time: 4 mins read
Rembug Pemuda Ciamis, Saatnya Gagasan Berbuah Tindakan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS. Persatuan pemuda tidak cukup diwujudkan melalui peringatan Sumpah Pemuda setiap tahun. Di tengah persoalan pengangguran, tuntutan keterampilan digital, dan terbatasnya kesempatan kerja, generasi muda perlu bergerak bersama agar gagasan yang lahir dari organisasi kepemudaan benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Rembug Pemuda yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Ciamis di arena pameran, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut sekaligus menandai penutupan rangkaian pameran KNPI Ciamis.

BacaJuga :

Dedikasi Tinggi, Dari Pagi hingga Malam Disdukcapil Ciamis Layani Warga Rentan

Ketua MPI Ajak Pemuda Ciamis Lebih Produktif dan Mandiri

Tagana Ciamis Perkuat Pelaporan Bencana Lewat Pelatihan Jurnalistik

Rembug Pemuda menjadi ruang konsolidasi bagi pengurus KNPI tingkat kecamatan dan berbagai elemen kepemudaan untuk menyamakan visi, mengevaluasi peran organisasi, serta membahas langkah menghadapi persoalan generasi muda di Kabupaten Ciamis.

Ketua KNPI Kabupaten Ciamis, Haris, menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui kesediaan untuk berbenah dan mengambil bagian dalam pembangunan.

Menurutnya, peningkatan kualitas pembangunan pemuda tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah.

Organisasi kepemudaan juga harus berani mengevaluasi diri, membangun kesepahaman, dan menjalankan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita harus memperbaiki diri terlebih dahulu dan membangun kesepahaman. Dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda, bukan hanya pemerintah yang berperan, tetapi pemuda juga harus menyadari tanggung jawabnya,” katanya.

Ia menilai perbedaan latar belakang organisasi, ideologi, maupun keagamaan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja sama.

Keberagaman justru perlu menjadi kekuatan dalam membangun gerakan pemuda yang terbuka dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

Haris mengakui, menyatukan berbagai elemen kepemudaan bukan perkara mudah. Kesibukan masing-masing pengurus dan perubahan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari kerap menjadi tantangan untuk menjaga konsistensi organisasi.

Karena itu, ia berharap Rembug Pemuda dapat memperkuat komunikasi antar elemen sehingga kerja sama tidak berhenti pada pertemuan dan diskusi.

“Jangan sampai perbedaan warna atau latar belakang organisasi membuat kita terkotak-kotak. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun Indonesia dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Haris juga mendorong pemuda menghidupkan kembali semangat gotong royong.

Menurutnya, kolaborasi dan kemampuan mengoptimalkan potensi masyarakat menjadi penting di tengah berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran.

Pengangguran dan Teknologi Jadi Tantangan Pemuda

Sementara itu, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Al Kautsar, menilai generasi muda harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan kepedulian terhadap persoalan di lingkungannya.

Perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menuntut pemuda terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Kemampuan tersebut semakin penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan peluang.

“Pemuda hari ini mau tidak mau dituntut untuk lebih melek teknologi dan digitalisasi. Perkembangan zaman terus berubah, sehingga kita harus belajar dan meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi agar tidak tertinggal,” kata Ega.

Selain kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, ia menyoroti persoalan pengangguran yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, perlu ada hubungan yang lebih kuat antara kebutuhan tenaga kerja, program pemerintah, dan kesiapan pemuda memasuki dunia usaha maupun dunia kerja.

Ega berharap investasi di Kabupaten Ciamis dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Pada saat yang sama, pemberdayaan pemuda perlu diperkuat melalui pengembangan usaha mandiri sesuai potensi daerah.

“Perlu ada upaya kolaboratif antara pemuda dan pemerintah. Kami berharap investasi dapat membuka lapangan kerja, sekaligus ada pemberdayaan pemuda melalui kelompok-kelompok usaha, baik di bidang wirausaha, pertanian, maupun peternakan,” ungkapnya.

Ia menilai sektor pertanian dan peternakan masih memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber penghidupan generasi muda.

Dengan pendampingan, keterampilan, dan dukungan usaha yang tepat, pemuda berpeluang membangun usaha produktif sekaligus membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Dengan demikian, pembangunan kepemudaan tidak hanya diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

IPP Harus Berdampak pada Kualitas Hidup Pemuda

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiyana, menegaskan pembangunan kepemudaan harus mampu meningkatkan kualitas hidup generasi muda, bukan sekadar mengejar angka Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

IPP mencakup lima aspek, yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kesempatan kerja,  partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.

Menurut Dian, pemuda perlu didorong menjadi pelaku perubahan yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ia juga berharap KNPI menjadi mitra strategis sekaligus kritis pemerintah daerah dengan menghadirkan gagasan solutif, memperkuat kolaborasi lintas organisasi, serta ikut mengawal program kepemudaan agar tepat sasaran.

“Berbagai persoalan kepemudaan harus dibahas secara terbuka dan konstruktif sehingga menghasilkan pemetaan kebutuhan yang tepat sasaran,” jelasnya.

Dari Forum Diskusi Menuju Aksi Nyata

Rembug Pemuda KNPI Ciamis menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan dan menyatukan langkah berbagai elemen kepemudaan.

Namun, keberhasilan forum tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh tindak lanjut dari setiap pembahasan.

Persoalan pengangguran, kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, pengembangan wirausaha, dan peningkatan partisipasi pemuda membutuhkan program yang jelas, terukur, serta berkelanjutan.

Karena itu, hasil rembug diharapkan tidak berhenti sebagai kesepahaman antar pengurus organisasi. Gagasan yang muncul perlu diterjemahkan menjadi kegiatan nyata, baik melalui penguatan kapasitas pemuda, pendampingan kelompok usaha, maupun kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha.

Semangat Sumpah Pemuda yang diwariskan sejak 1928 juga perlu dimaknai sebagai dorongan untuk membangun persatuan di tengah perbedaan. Persatuan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan modal untuk menghadapi persoalan bersama.

Melalui Rembug Pemuda, KNPI Ciamis diharapkan mampu memperkuat peran organisasi kepemudaan sebagai ruang bertukar gagasan sekaligus penggerak kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada akhirnya, tantangan terbesar bukan terletak pada kurangnya gagasan, melainkan bagaimana gagasan tersebut diwujudkan menjadi tindakan. Dari sanalah peran pemuda dalam pembangunan Ciamis dapat terlihat dan dirasakan secara nyata. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Bandung Lepas Ratusan PMI dan Mahasiswa Al-Azhar Mesir

Next Post

Disbudpora Ciamis Ajak KNPI Hadirkan Gagasan Solutif

Related Posts

Mulan Jameela Dorong Konsumen Cerdas di Era Digital, Ingatkan Bahaya Transaksi Online Tanpa Kehati-hatian
deNews

Mulan Jameela Dorong Konsumen Cerdas di Era Digital, Ingatkan Bahaya Transaksi Online Tanpa Kehati-hatian

Kamis, 29 Oktober 2026
Diduga Palsukan Lima Sertifikat Higiene Sanitasi SPPG, Polres Purwakarta Tetapkan Satu Tersangka
Hukum dan Kriminal

Diduga Palsukan Lima Sertifikat Higiene Sanitasi SPPG, Polres Purwakarta Tetapkan Satu Tersangka

Kamis, 29 Oktober 2026
Wabup Garut Dorong City Branding dan Village Branding, Fokus pada Pariwisata dan Aksi Nyata Berkelanjutan
deNews

Wabup Garut Dorong City Branding dan Village Branding, Fokus pada Pariwisata dan Aksi Nyata Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026
Dedikasi Tinggi, Dari Pagi hingga Malam Disdukcapil Ciamis Layani Warga Rentan
deNews

Dedikasi Tinggi, Dari Pagi hingga Malam Disdukcapil Ciamis Layani Warga Rentan

Kamis, 29 Oktober 2026
Ketua MPI Ajak Pemuda Ciamis Lebih Produktif dan Mandiri
deNews

Ketua MPI Ajak Pemuda Ciamis Lebih Produktif dan Mandiri

Kamis, 29 Oktober 2026
Tagana Ciamis Perkuat Pelaporan Bencana Lewat Pelatihan Jurnalistik
deNews

Tagana Ciamis Perkuat Pelaporan Bencana Lewat Pelatihan Jurnalistik

Kamis, 29 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Tok ! Lucky Hakim Bukan Lagi Wakil Bupati Indramayu

Jumat, 28 April 2023

Serap Aspirasi, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Nasdem Toni Permana Gelar Reses di Pacet

Kamis, 6 November 2025
Sekretaris Desa Cilame, Acu Sumarna

Cilame, Ingin Jadi Kawasan Desa Wisata di Kabupaten Bandung

Kamis, 20 Oktober 2022
oppo_2

Dibulan Suci Ramadan DPC GRIB Jaya Purwakarta Berbagi Takjil Dan Santunan anak yatim

Minggu, 16 Maret 2025

Diterima Gakumdu Kementerian LH, Warga Garut Adukan Dugaan Tindak Pidana Lingkungan Hidup Penyebab Banjir Bandang

Kamis, 9 Desember 2021

PMI Asal Garut yang Disiksa di Arab, Keberadaannya Mulai Ada Titik Terang

Jumat, 9 Juni 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste