• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Januari 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kementerian LHK Desak Tiga Bupati Selesaikan Pencemaran Sungai Cilamaya

bydejurnalcom
Jumat, 6 Desember 2019
Reading Time: 1 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Karawang – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan desak tiga bupati untuk dapat menyelesaikan sungai hitam Cilamaya.

Hal itu dikatakan Presidium Pordas Cilamaya berbunga Deni Pranata usai rapat pembahasan perbaikan kualitas air sungai Cilamaya antara Fordas Cilamaya Berbunga dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta dihadiri beberapa perwakilan pemerintahan Desa yang terdampak pencemaran sungai Cilamaya tersebut.

BacaJuga :

Dilirik Jadi Tempat Beternak Sapi, Warga Desa Sukamurni Keluhkan Pencemaran Limbah Kotorannya

Terkait Ribuan Ikan Mati Diwaduk Jatiluhur Satpolair Polres Purwakarta Berikan Imbauan Antisipasi Pencemaran Lingkungan

Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Pabrik Kulit Sukaregang, Kejahatan Lingkungan?

Dalam pertemuan tersebut Deni Pranata menuturkan hasil yang didapat perihal penanganan pencemaran sungai Cilamaya diantaranya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mengundang pelaku usaha dan/kegiatan usaha yang membuang air limbahnya di DAS Cilamaya untuk melakukan komitmen perbaikan kinerja pengolahan air limbah.

“Serta mendorong Gubernur Jawa Barat untuk mengkoordinir Bupati Karawang, Bupati Purwakarta dan Bupati Subang untuk membuat surat keputusan bersama (SKB) dalam rangka penanganan pencemaran sungai Cilamaya karena menyangkut kepentingan publik serta menyusun rencana aksi untuk perbaikan kualitas air sungai Cilamaya,” Tegasnya.

Sementara itu Yusup Presedium Wilayah Subang mengatakan bahwa mengingat kasus pencemaran ini sudah extraordinary KLHK akan terus mendorong percepatan pemasangan alat monitoring pembuangan limbah cair terhadap perusahaan-perusahaan yang berada di DAS Cilamaya yang terintergrasi langsung secara online ke KLHK sehingga jalannya penyelesaian kasus pencemaran ini akan lebih mudah dan cepat.

Yusup juga mengatakan, semoga dengan bergeraknya masyarakat umum, pemerintahan Desa, anggota Dewan Perwakilan Daerah dan Provinsi maupun anggota Dewan Perwakilan-RI serta didampingi oleh Stafsus Kepresidenan yang ikut serta berjuang dengan Fordas Cilamaya Berbunga, sungai Cilamaya akan kembali jernih, Indah dan Berdayaguna.***Rif

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: pencemaran lingkungan
Previous Post

Kades Langensari Agus Kusumah Berikan Cinderamata Kepada Para Perangkat Desa

Next Post

Hj Thoriqoh Akhiri Reses di Bojongsoang, Terima Keluhan Warga Terkait Proyek Podomoro

Related Posts

Respon Cepat DPRKPLH Ciamis Tinjau Pencemaran Udara Akibat Pembuangan Kotoran Ayam di Padomasan
deNews

Respon Cepat DPRKPLH Ciamis Tinjau Pencemaran Udara Akibat Pembuangan Kotoran Ayam di Padomasan

Kamis, 24 April 2025
Jadi Biang Kerok Pencemaran Lingkungan, Bupati Purwakarta Himbau Masyarakat Kurangi Sampah Plastik
deNews

Jadi Biang Kerok Pencemaran Lingkungan, Bupati Purwakarta Himbau Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Sabtu, 24 Juni 2023
HMI Garut Kecewa, APKI Tak Hadiri Audiensi Terkait Pencemaran Lingkungan Limbah Sukaregang
deBisnis

HMI Garut Kecewa, APKI Tak Hadiri Audiensi Terkait Pencemaran Lingkungan Limbah Sukaregang

Senin, 7 November 2022
Ilustrasi
GerbangDesa

Dilirik Jadi Tempat Beternak Sapi, Warga Desa Sukamurni Keluhkan Pencemaran Limbah Kotorannya

Jumat, 24 September 2021
deNews

Terkait Ribuan Ikan Mati Diwaduk Jatiluhur Satpolair Polres Purwakarta Berikan Imbauan Antisipasi Pencemaran Lingkungan

Selasa, 2 Februari 2021
deNews

Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Pabrik Kulit Sukaregang, Kejahatan Lingkungan?

Rabu, 2 Oktober 2019

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Bupati Bandung Minta Penebangan Liar di Pengalengan Diproses Hukum

Sabtu, 29 November 2025

Kepsek SMPN 2 Cikoneng Tolak Publikasi Proyek Revitalisasi Rp1,29 Miliar

Jumat, 15 Agustus 2025

Hadiri Konsultasi Publik Ranwal RPJMD Serta Musrenbang Penyusunan RKPD 2026, Ketua DPRD Garut Sampaikan Ini

Selasa, 29 April 2025

Bah Nanu Ciptakan Tari Goyang Mamarung Untuk Peringati Tari Sedunia

Minggu, 16 Agustus 2020

Pilkada Diundur KPU Dan Bawaslu Wajib Hitung Ulang Anggaran

Rabu, 17 Juni 2020

Hadapi Musim Kemarau, Pemdes Sukabakti Bersama Mitra Cai Bahas Strategi Pengelolaan Air

Selasa, 22 Juli 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste