• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Ada Warga Makan Nasi Aron, Erwin Pertanyakan Kinerja Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung

bydejurnalcom
Sabtu, 2 Mei 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Seorang warga Kampung Babakan Leuwi Bandung, RT. 05 RW. 01 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung harus makan nasi aron ketika berbuka puasa karena tidak memiliki beras.

Ini salah satu potret warga Kabupatem Bandung yang terkena dampak Covid-19, selain berbuka puasa demgan makan nasi aron, juga ada yang mengganti susu anaknya dengan air dicampur gula merah (aren).

BacaJuga :

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Kondisi ini membuat prihatin anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bandung H. Erwin Gunawan.

“Mereka itu warga Kabupaten Bandung, dan layak dapat bantuan pemerintah. Apalagi Dayeuhkolot kan masuk sebagai wilayah Pembatasan Berskala Besar (PSBB) yang kebutuhan wargamya wajib dipenuhi,” tuturnya saat melakukan Bakti sosial, membagikan 150 nasi bungkus bersama PAUD Al-Hidayah, Jumat (1/5/2020) Sore di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Menurut Erwin, warga yang harus makan nasi aron itu bernama Oleh yang kesehariannya menjadi pemulung dengan penghasilan Rp 40 perhari. Namun, saat hujan dan banjir Oleh dan keluarganya harus puasa, karena tidak ada penghasilan sama sekali.

“Apalagi sekarang dengan terjadinya musibah Covid-19, Oleh tidak berpenghasilan sama sekali. Bankan untuk berbuka puasa anak dan istrinya dia hanya mampu memberinya nasi aron,” kata Erwin.

“Kejadian sama, akibat wabah pandemi Virus Corona menimpa pada Yusmarini, yang di PHK oleh perusahaannya, dengan terpaksa mengganti susu anaknya dengan air yang dicampur gula merah,” imbuh Erwin.

Dengan kejadian ini, Erwin mempertanyakan kinerja Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Bandung, yang dinilainya tidak efektf.

“Percuma anggaran sebesar Rp. 123 milyar, tapi kinerjanya belum terbukti,” tegasnya.

Anggaran untuk pencegahan Covid -19 Pemda Bandung bahkan harus “mengkukud” dari tiap dinas lebih dari Rp 1 miliar. Hal ini diakui oleh Dedeh Yulia, S.Ip Seksi Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Dinas Perarsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung, yang harus membatalkan beberapa rencana belanja pengadaan buku, karena anggarannya “habis”.

“Tapi saya maklum karena ini situasi kejadian luar biasa. Mudah-mudahan segera berlalu,” ujarnya belum lama ini via telepon.

Sementara Erwin kembali menjelaskan, untuk jaring sosial tidak cukup data dari Puskesos, dan BPS, sebab ujar Erwin tidak menutup kemungkinan itu data lama, sehingga warga miskin luput dari bantuan.

Erwin meminta, Pemkab Bandung segera melakukan pemutahiran data, agar pemberian bantuan bisa tepat sasaran. ” Yang saya temukan baru satu Oleh saja, tidak menutup kemungkinan masih ada oleh-oleh yang lainnya,” tuturnya.

Selama ini, jelas Erwin Kabupaten Bandung itu meraih segudang penghargaan, baik dari tingkat nasional dan regional. Tapi kenyataan, di wilayahnya masih ada masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinin dan luput dari jaring sosial.

Menurut Erwin, penghargaan, bukan jaminan keberhasilan suatu daerah, tapi pemenuhan kebutuhan makan masyarakat, terutama warga miskin harus menjadi prioritas.

“Memprihatinkan. Rakyat tidak butuh penghargaan, tetapi warga butuh makan untuk menyambung hidupnya,” pungkasnya. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pemda Karawang Gelar Apel Persiapan PSBB 6 Mei 2020

Next Post

Update Covid-19 Purwakarta : PDP Bertambah 2 Orang, Positif 15

Related Posts

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai
deNews

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai

Senin, 5 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih
deHumaniti

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81
depemerintahan

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81

Senin, 5 Oktober 2026
Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan
depemerintahan

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Kades Pameuntasan, H. Suganda

Menguak Asal Usul Sejarah Desa Pameuntasan dan Dinamikanya

Jumat, 4 November 2022

Peringati Hut TNI ke -75, Kodim 0611 Garut Laksanakan Bhakti Sosial Donor Darah

Kamis, 1 Oktober 2020

Legislator Yudha Puja Turnawan Turun Gunung Ikut Gotong Royong Perbaiki Irigasi dan Jalan Ambrol di Sukajaya

Jumat, 7 Maret 2025

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026

Stabilkan Harga Jelang Lebaran, Disperindag Jabar Gelar Operasi Pasar Bersubdi di Garut

Rabu, 19 Maret 2025
Kepala Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung Nandar Kusnandar (kanan) sedang isolasi mandiri di rumahnya.

Kades Sayati Terpapar Covid-19, Imbau Warganya Patuhi Prokes dan Wajib Vaksin

Selasa, 11 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste