• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Ada Angka Tertentu Di Kemasan Bansosprov, Pemprov Jabar Dinilai Tidak Melek Politik

bydejurnalcom
Selasa, 20 Oktober 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

dejurnal.com, Bandung –
Pendistribusian bantuan sosial (Bansos) dari Pemprov Jawa Barat ke masyarakat Kabupaten Bandung yang terdampak pandemi Coovid-19 menjadi persoalan. Pasalnya, kemasan atau pembungkus Bansos berisi paket sembako tersebut memuat angka tertentu yang dinilai cukup sensitif. Terlebih, pendistribusian Bansos tersebut dilakukan pada masa tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon NU Pasti Sabilulungan (Kurnia Agustina-Usman Sayogi), Cecep Suhendar menyayangkan langkah yang diambil Pemprov Jabar. Ia menilai Pemprov Jabar tidak melek politik.

“Dengan adanya konten numerik di kemasa Bansos tersebut tentu kami merasa dirugikan. Sangat disayangkan Pemprov Jabar tidak melek Pilkada,” ujar Cecep Suhendar saat dihubungi via telepon, Selasa (20/10/2020).

BacaJuga :

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Dikatakan Cecep, segala bentuk simbol baik gambar, angka, atau bahkan yang lainnya yang menyangkut Pilkada akan menjadi sensitif. Cecep meyakini, seluruh tim pemenangan pasangan calon kepala daerah di 8 kota/kabupaten juga merasa dirugikan dengan pendistribusian Bansos tersebut dengan kemasan yang memuat numerik.

“Saya rasa bukan hanya di Kabupaten Bandung saja yang merasa dirugikan. Tim pemenagan di daerah lain pasti juga demikian (dirugikan). Apalagi Bansos ini fasilitas dari pemerintah yang memang dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi,” kata dia.

Cecep sendiri tak mempermasalahkan masalah pendistribusian Bansos tersebut. Ia justru mendukung bahwa Bansos harus segera didistribusikan kepada warga Jawa Barat yang terdampak pandemi Covid-19. Namun, yang ia persoalkan adalah kemasan Bansos yang justru akan menguntungkan paslon tertentu.

“Kami meminta agar bungkus ditarik kembali dan diganti atau direvisi segera. Sekalian saat menarik pembungkus, distributornya harus menjelaskan secara rinci bahwa itu bukan dari paslon tertentu, tapi murni bantuan pemerintah. Kalau tidak direvisi atau ditarik kembali bungkusnya kami akan laporkan ke Bawaslu,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Tim Pemenangan Pasangan Calon Dahsyat (Yena Iskandar Masoem-Atep), Hen Hen Asep Suhendar juga mengatakan hal yang senada. Ia menyebut Bansos tersebut sangat merugikan pasangan Dahsyat. Sebab, bisa jadi masyarakat di Kabupaten Bandung menerjemahkan Bansos tersebut berasal dari salah satu paslon.

“Bukan hanya menyayangkan, tapi menyesalkan sekali. Penggunaan numerik di bungkus Bansos juga kan sensitif sekali, apalagi ini masa tahapan kampanye. Bisa-bisa menguntungkan paslon lain,” kata dia.

Hen Hen meminta agar Pemprov Jawa Barat kembali menarik bungkus Bansos yang sudah terlanjur didistribusikan. Bansos yang belum didistribusikan, kata dia, sebaiknya diganti dengan bungkus yang baru dan tidak memunculkan keambiguan.

“Apalagi ada tulisan ‘Kita Pasti Menang’. Tujuannya apa? itu tidak etis sekali. Bansos memang harus didistribusikan. Tapi, kan, harus peka juga. Jangan pakai bungkus yang seperti itu. Untuk kata-katanya, kan, bisa disiasati dengan kata-kata lainnya,” kata dia.

Oleh sebab itu, Hen Hen akan segera mengkomunikasikan dengan Tim Pemenangan Dahsyat ihwal penemuan adanya Bansos yang dibungkus dengan konten-konten yang dinilai cukup sensitif itu.”Ini kami sedang rapat juga, akan segera dikomunikasikan untuk ambil sikap. Yang jelas, kami minta agar bungkus segera diganti,” kata Hen Hen.***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pasangan NU Jadikan Sektor Pertanian 10 Program Prioritas

Next Post

Teh Nia Terus Ingatkan Masyarakat Patuh Jalankan Protokol Kesehatan

Related Posts

Pemdes Babakan Sambut Mahasiswa KKN STIT Bandung Tahun 2026
deNews

Pemdes Babakan Sambut Mahasiswa KKN STIT Bandung Tahun 2026

Rabu, 7 Januari 2026
Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda
deNews

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Selasa, 6 Januari 2026
UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen
deNews

UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen

Selasa, 6 Januari 2026
Disdukcapil Ciamis Peringatkan Warga Soal Maraknya Penipuan Aktivasi IKD Online
deNews

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

Selasa, 6 Januari 2026
DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah
deNews

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Selasa, 6 Januari 2026
Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan
deNews

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Selasa, 6 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Ratusan guru ngaji menerima sembako. (Sopandi/ dejurnal.com).

Ratusan Guru Ngaji di Kecamatan Margahayu Terima Sembako Hari Ini

Senin, 2 Januari 2023

Buah Manggis Sukses Tembus Pasar Internasional, Purwakarta Kembangkan Durian Jadi Komoditas Andalan Baru

Minggu, 30 Juni 2024

Tindak Lanjut KPU Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, DPRD Kabupaten Bandung Gelar Rapat Pleno Usulan Penetapan dan Pelantikan

Rabu, 5 Februari 2025

Tim Relawan Rescue RPS Evakusi Sarang Tawon Vespa Afinis Di Rumah Warga Desa Kamarung

Jumat, 7 Maret 2025

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019
Muhammad Agung (kiri) saat di Kantor Kecamatan Banyuresmi bersama salah satu jurnalis dan Sekcam Banyuresmi (kanan), Rabu (26/7/2023). (Foto : Rachman Esha/dejurnal.com)

Cerita Pilu Seorang Remaja di Garut Datangi Kantor Kecamatan, Mengadu Dirinya Ingin Sekolah

Kamis, 27 Juli 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste