• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Sebagai Bentuk Penghormatan : 27 Jalan di Garut Diberi Nama Tokoh, Ini Daftarnya

bydejurnalcom
Sabtu, 11 November 2023
Reading Time: 3 mins read
Sebagai Bentuk Penghormatan : 27 Jalan di Garut Diberi Nama Tokoh, Ini Daftarnya
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Di Hari Pahlawan, Bupati Garut, Rudy Gunawan, secara simbolis meresmikan Jalan K.H. Yusuf Tauzirie di area Kantor Kecamatan Wanaraja. Penamaan jalan baru tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.804-DISHUB/2023 tentang Penetapan Nama-Nama Jalan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Garut mengungkapkan, pihaknya akan melaksanakan peresmian kembali di berbagai tempat, di mana terdapat 27 ruas jalan di Kabupaten Garut yang diberi nama.

“Karena 27 ruas jalan yang diberi nama dengan tokoh tokoh Kabupaten Garut di hari pahlawan ini,” ucap Bupati Garut.

BacaJuga :

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Rudy menegaskan, bahwa pemberian nama jalan ini merupakan sebuah bentuk penghormatan dari pemerintah daerah kepada para pahlawan yang telah berjasa di Kabupaten Garut. Selain nama jalan, imbuh Rudy, pihaknya juga akan melakukan pemberian nama untuk infrastruktur gedung di Kabupaten Garut.

“Dan juga ada nama-nama gedung nanti yang akan kita sematkan ya, untuk menghormati pendahulu-pendahulu baik di pemerintahan, di kalangan ulama, tokoh kepemudaan, tokoh pergerakan dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Selain Jalan K.H. Yusuf Tauzirie, peresmian juga dilakukan untuk Jalan Dr. Ir. Andung A. Nitimiharja dan Jalan Pangeran Papak. Bersamaan dengan peresmian tersebut, bupati juga memberikan bantuan 2 kendaraan operasional berupa motor kepada Kepala Seksi di Kecamatan Wanaraja untuk memperkuat pelayanan masyarakat.

Camat Wanaraja, Mia Herlina, menyatakan ada 3 nama jalan baru di kecamatan tersebut, yakni Jalan K.H. Yusuf Tauzirie, Jalan Dr. Ir. Andung A. Nitimiharja, dan Jalan Pangeran Papak. Mia berharap peresmian ini mendapatkan berkah.

“Alhamdulillah mungkin hari ini akan diresmikan secara langsung oleh Pak Bupati. Mudah-mudahan ke depannya mendapatkan berkah khususnya untuk jalan tersebut,” ucapnya.

Selain itu, Mia memaparkan bahwa dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Prasasti Kantor Kecamatan Wanaraja yang sebelumnya telah dibangun pada 19 Oktober Tahun 2015 lalu.

Terakhir, Mia berharap dengan bantuan kendaraan operasional tersebut dapat meningkatkan kinerja Kasi di Kecamatan Wanaraja untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat.

Jalan K. H. Tauzirie sendiri merupakan ruas jalan dari Sadang – Wanaraja – Pertigaan Cihuni. Sedangkan ruas Jalan Jalan Dr. Ir. Andung A. Nitimiharja, mulai dari pertigaan Wanaraja hingga Kawah Talaga Bodas. Sementara, ruas Jalan Pangeran Papak adalah dari Simpang Dumuscili hingga pertigaan Cinunuk Pasar Wanaraja.

Berikut nama-nama jalan baru berdasarkan Surat Keputusan Bupati Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.804-DISHUB/2023 :

1. KH. Ahmad Nahrowi yaitu Jalan Lingkar Cibatu dengan panjang 4.33 km
2. Letjen H. Mashudi yaitu dari Pertigaan Cihuni sampai Alun-Alun Cibatu dengan panjang 7.76 km
3. Rd. Gahara Wijaya Suria yaitu dari Simpang Cihuni sampai Pasar Sukawening dengan panjang 1.77 km
4. Dr. Ir. Andung A. Nitimiharja yaitu dari Pertigaan Wanaraja sampai Kawah Talagabodas dengan panjang 14.58 km
5. KH. Yusuf Tauzirie yaitu dari Sadang – Wanaraja – Pertigaan Cihuni dengan panjang 7.75 km
6. Kolonel H. Aboeng Koesman yaitu dari Pertigaan Sadang sampai Cigadog Sucinaraja dengan panjang 7.75 km
7. Pangeran Papak yaitu dari Simpang Dumuscili sampai pertigaan Cinunuk Pasar Wanaraja dengan panjang 4.63 km
8. Syekh Nuryayi dari Bunderan Suci hingga Jembatan Cisangkan (ex RM Layungsari) dengan panjang 7.09 km
9. Sunan Rohmat dari Ciparay sampai Makam Godog dengan panjang 4.93 km
10. Jendral Pol. Hoegeng Iman Santoso yaitu dari Pertigaan Jalan Otista dengan Cipanas Baru sampai dengan Jalan Pertigaan Jalan Cipanas Lama dengan panjang 1.97 km
11. Prof. KH. Anwar Musaddad yaitu dari Kubang sampai perempatan Jalan Hasan Arief dengan panjang 4.555 km
12. Syekh Jafar Siddik yaitu dari Cibiuk sampai Simpang Tiga Jalan Raya Limbangan dengan panjang 7.98 km
13. Kolonel Taufik Hidayat yaitu dari Simpang Tiga Patriot (Masjid At Taufik) sampai Simpang Tiga Jalan Samarang – Tarogong dengan panjang 0.7 km
14. Ratu Intan Dewata dari Simpang Kantor DPMD sampai dengan perempatan Jalan Letjen Ibrahim Adjie dengan panjang 1.2mm
15. Prof. KH. Cecep Syarifuddin yaitu dari Tarogong hingga Simpang Jalan Letjen Ibrahim Adjie dengan panjang 1.5km
16. KH. Syaikhuna Badruzzaman yaitu dari Pertigaan Jalan Ibrahim Adjie sampai Palnunjuk Samarang dengan panjang 7.07 km
17. KH. Rd. Hidayatulloh dari Palnunjuk sampai Simpang Bayongbong dengan panjang 5.42 km
18. Lettu. Moch. Toha dari Cilawu (Genteng) sampai dengan Munjul (Mangkurayat) dengan panjang 4.33 km
19. Laswi yaitu dari Simpang Salamajah sampai dengan Simpang Karyabakti Kadungora dengan panjang 1.58 km
20. Idji Hatadji dari Alun-alun Leles hingga Lingkar Jalan R. Soeprapto dengan panjang 0.460 km
21. Embah Dalem Arief Muhammad dari Perempatan Jalan Soeprapto hingga Jalan Soekarno Hatta dengan panjang 3.2 km
22. KH. Sulaeman Afif dari Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Ahmad Yani dengan panjang 3 km
23. Rs. Afandi Djajadiningrat dari DPMD sampai Jalan Ibrahim Adjie dengan panjang 1.4 km
24. Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin dari Perempatan Jalan Soekarno Hatta sampai dengan Perempatan Pasar Leuwigoong dengan panjang 4.6 km
25. MH. Djamhari dari Perempatan Jalan Hasan Arief Musaddad sampai pertigaan Jalan Sudirman dengan panjang 4 km
26. Prof. Aam Hamdani dari Simpang Panday sampai dengan Perempatan SDN 3 Tarogong atau Jalan Suherman dengan panjang 0.6 km
27. Komarudin (Yang Chil Sung) dari Pertigaan Indomaret Cipicung sampai Jalan Pangeran Papak dengan panjang 1.76 km.***Watono

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Progran Insentif Guru Mengaji Gebrakan Revolusioner BEDAS di Desa Bojongkunci

Next Post

Tim Relawan Garuda 08 Kabupaten Sukabumi Dikukuhkan, Sukseskan Prabowo Subianto Jadi Presiden RI

Related Posts

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna bersilaturahmi dengan Ki Dalang Dadan Sunadar Sunarya, di Padepokan Giri Harja 3, Kel Jelekong, Kec Baleendah, Kab Bandung, Rabu (21/4/21) malam.

Apresiasi Terhadap Seni Wayang Golek, Bupati Bandung Terpilih Siap Bangun Taman Giri Harja

Kamis, 22 April 2021

Buka Resmi Diklatsar SIGAP, Helmi Budiman : Memperkuat BPBD Kabupaten Garut

Jumat, 13 Januari 2023

Duka di Balik Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban dari Kantong Pribadi

Sabtu, 19 Juli 2025

Disbudpora Ciamis Gelar Forum Konsultasi Publik Rancang Program 2026 dengan Kearifan Lokal

Kamis, 27 Februari 2025

Diguyur Hujan Lebat, Rumah Janda Di Ciamis Ambruk

Rabu, 21 Oktober 2020

Ketua Dewan Penasehat MKGR Kabupaten Garut Dukung Ketua Umum Adies Kadir Dua Periode

Sabtu, 26 Juli 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste