• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, April 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Hadiri Pengukuhan Pengurus DPP Apdesi Periode 2024-2029, Dedi Mulyadi : Apdesi Tak Boleh Deklarasikan Dukungan Terhadap Kepala Daerah

bydejurnalcom
Kamis, 23 Mei 2024
Reading Time: 2 mins read
Hadiri Pengukuhan Pengurus  DPP Apdesi Periode 2024-2029, Dedi Mulyadi : Apdesi Tak Boleh Deklarasikan Dukungan Terhadap Kepala Daerah
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Penasehat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Dedi Mulyadi mengatakan , Apdesi tidak boleh mendeklarasikan dukingan terhadap kepala daerah.

“Waktu di Garut saya keberatan, ternyata di tempat itu dijadikan tempat untuk deklarasi mendukung saya secara organisasi. Saya tidak setuju karena Apdesi organisasi pemerintahan,” kata Dedi Mulyadi seusai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan pengurus DPP Apdesi periode 2024-2029 di Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu, 22 Mei 2024.

Menurut Dedi Mulyadi, hak orang untuk memberi dukungan itu menjadi hak pribadi, tidak boleh dibawa dalam keintstitusian organisasi.

BacaJuga :

Ciamis Gencarkan Promosi Wisata Lokal, BP2D Dorong Program Edukasi dan Zona Destinasi Unggulan

Duka di Balik Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban dari Kantong Pribadi

Pemkab Ciamis Dorong Argo Wilis Berhenti Lagi di Stasiun Ciamis, Perkuat Ekonomi dan Aksesibilitas Wilayah

Kemudian Dedi berharap kepada Apdesi agar mendorong desa harus segera membuat robed pembangunan yang memadai. Selama ini, menurut Dedi desa tidak punya rencana

“Capaian kepala desa dalam waktu 7 tahun itu apa sih? Kenudian dalam waktu 25 tahun apa? 40 tahun itu apa? Sehingga uang yang mengalir ke desa baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat itu nanti saling megiisi kekosongan dari pembangunan. Sehingga dalam waktu 7 tahun itu harus sudah kelar,” terang Dedi Mulyadi.

Artinya, lanjut Dedi jalan sudah tidak ada yang rusak, nsudah tidak ada rumah rakyat miskin lagii dan sudah ada ruang layanan di kesehatan, irigasi harus baik, tidsk boleh ada desa yang MCK-nya di depan rumah.

Dedi Mulyadi juga menyoroti mengenai tidak ada tata ruang.desa. “Okai lah di Kabuoaten. ada ruang hijau, dll. Di Desa engga, Pokoknya orang bangun aja, tidak ada ijin kepala desa, Harus ada, kalau engga desa berantakan,” katanya.

Seluruh sistem itu, menurut Desdi yang rapi tertata hanya ada di desa kampung adat. ” Itu karema ada Puun, ada kepala adatnya Seperti di Bali itu ada, di Banten, Kampung Baduy, ” katanya.

Dedi juga menyoroti desa harus punya tata kelola pembanhgunan desa. Bentuk bangunan antara kantor pemerintah provinsi, desa atau kelurahan harus ada standar dan brandnya.

“Kantornya kaya bagaiimana, rumah kaya bagaimana . Kalau sekarang modelnya aneh-aneh, ga ada standarisasinya. Istana begini, bangunan pemeritah provinsi begini, kabupatem begini desa begini itu harus ada nanti bentuk barndingnya. Sekarang ini kan di Indonesia sulit membedakan mana kota mana desa, mana kelurahan. ini akibat tidak ada brandingnya, ” terangnya.

Dedi Mukyadi berharap Apdesi ke depan untuk membuat pelatihan atau mengarahkan kepala desa kepada etika kepala desa dan etika profesi. Karena menurutnya kepala desa ini pemimpin kultur, jadi tidak melalui proses. “Seringkali dia gamang apa yang harus dilakukan ketika berada di luar ruang desanya, ” katanya.

Kepala desa menurut Dedi Mulyadi sangat dekat dengan masyarakat, sehingga selalu menjadi objek. “Jika bupati atau guber membeli mobil mewah tidak begitu jadi objek sorotan. Tapi kepala desa langsung menjadi sorotan, ” katanya.*** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: apdesiDedi Mulyadi
Previous Post

Warga Garut Laporkan KPU ke Bawaslu, Terkait Dugaan Maladministrasi Jadwal Pemilihan Kepala Daerah

Next Post

Pemkab Bandung Raih WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Related Posts

TPPD Bersama APDESI Garut Gelar Rakor Lintas Sektoral
GerbangDesa

TPPD Bersama APDESI Garut Gelar Rakor Lintas Sektoral

Kamis, 8 Januari 2026
PPDI dan APDESI Luruskan Polemik Video Viral Kuwu Ibro di Polres Ciamis
GerbangDesa

PPDI dan APDESI Luruskan Polemik Video Viral Kuwu Ibro di Polres Ciamis

Selasa, 25 November 2025
Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Bebegig Sukamantri Jadi Ikon Ciamis
Regional

Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Bebegig Sukamantri Jadi Ikon Ciamis

Minggu, 19 Oktober 2025
Ciamis Gencarkan Promosi Wisata Lokal, BP2D Dorong Program Edukasi dan Zona Destinasi Unggulan
deNews

Ciamis Gencarkan Promosi Wisata Lokal, BP2D Dorong Program Edukasi dan Zona Destinasi Unggulan

Minggu, 3 Agustus 2025
Duka di Balik Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban dari Kantong Pribadi
Regional

Duka di Balik Pesta Rakyat Garut, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban dari Kantong Pribadi

Sabtu, 19 Juli 2025
Pemkab Ciamis Dorong Argo Wilis Berhenti Lagi di Stasiun Ciamis, Perkuat Ekonomi dan Aksesibilitas Wilayah
deBisnis

Pemkab Ciamis Dorong Argo Wilis Berhenti Lagi di Stasiun Ciamis, Perkuat Ekonomi dan Aksesibilitas Wilayah

Sabtu, 5 Juli 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Kades Berkah Klarifikasi Isu Tentang Viral Video Para Kades : Tak Ada Nuansa Politis

Sabtu, 2 Mei 2020

Tasyakur Bi Nimah Muharaman, Ketua Fraksi PKB DPRD Garut Santuni Ratusan Anak Yatim

Kamis, 3 September 2020

Bupati Subang Pimpin Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

Selasa, 28 Oktober 2025

Hj. Diah Kurniasari Gunawan Sapa Warga Kelurahan Paminggir

Rabu, 6 Mei 2020

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019
GNPK RI bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Garut saat lakukan diskusi kecil terkait DAK, Jumat (9/7/2021).

Bagi-Bagi Proyek DAK Bidang Pendidikan Garut Sudah Menjadi Kultur?

Sabtu, 10 Juli 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste